Joshua Suherman Akui Kesulitan Berakting Dengan Bahasa Jawa di Film 'YOWIS BEN'

Selasa, 30 Januari 2018 19:52 Penulis: Natanael Sepaya
Joshua Suherman Akui Kesulitan Berakting Dengan Bahasa Jawa di Film 'YOWIS BEN' Joshua Suherman © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Awal tahun 2018 ini industri film Tanah Air bakal kehadiran film terbaru dari Bayu Skak, YOWIS BEN. Yang menarik, Joshua Suherman sebagai salah satu aktor di film tersebut mengaku jika dirinya sempat merasa kesulitan saat harus berakting dengan bahasa Jawa.

"Iya betul 3 tahun (nggak main film). Nggak kaku sih, cuman yang lebih susah gua berakting dengan bahasa Jawanya itu. Itu yang susah karena belum pernah. Selebihnya ya masih ada banci tampilnya, aman lah. Iya (butuh belajar lagi di lokasi), membiasakan diri dengan kosa kata, kosa kata yang gak pernah dipake di Jakarta sih. Sebulan sih untuk ngelancarinnya," aku Joshua, saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2018).

Joshua Suherman sempat alami kesulitan berakting dengna bahasa Jawa di film 'YOWIS BEN' © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaJoshua Suherman sempat alami kesulitan berakting dengna bahasa Jawa di film 'YOWIS BEN' © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Tapi tentunya cukup aneh karena Surabaya adalah kota asal dari aktor sekaligus Stand Up Comedian ini. Tapi bukan berarti Joshua lupa dengan bahasa Jawa karena terlalu lama di Jakarta, namun lebih kepada pembiasaan kembali mengingat dirinya jarang memakai bahasa tersebut untuk berkomunikasi.

"(Kalau karena kelamaan di Jakarta) Nggak sih, cuman emang jarang dipake kan, jadi harus dibiasain lagi. Medoknya sih gak ilang, cuman berbahasa Jawa yang pake beneran bahasa Jawa itu yang susah. Beberapa bulan sebelum syuting membiasakan diri ngobrol full bahasa Jawa sama keluarga, sama temen-temen, jadi ya biar lidahnya terbiasa," lanjut aktor 25 tahun tersebut.

Sedangkan ketika ditanya mengapa film YOWIS BEN memakai bahasa Jawa, Joshua mengaku jika dirinya tidak banyak tahu mengenai alasan Bayu Skak. Hanya saja selain ingin mengangkat kearifan lokal, Joshua mengungkapkan jika bahasa tersebut dipilih karena Bayu Skak lebih dikenal sebagai YouTuber dengan bahasa Jawa.

"Gua gak tau tuh Bayu tuh tapi karena dia emang sebagai Youtuber pun di-branding sebagai youtuber Jawa, followers-nya banyak yang berasal dari Jawa. Dan kita pengen ngangkat kearifan lokal itu sih bahwa di daerah tuh Indonesia nih gak cuman satu-dua daerah aja tapi kita bisa lihat setiap daerahnya tuh punya kearifan lokal yang kuat," pungkas Joshua.

(kpl/far/ntn)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING