'MAGIC HOUR: SERIES 2' Tayang, Michelle Ziudith: Kompleks dan Intens

Jum'at, 18 Januari 2019 15:45 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary
'MAGIC HOUR: SERIES 2' Tayang, Michelle Ziudith: Kompleks dan Intens Michelle Ziudith © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Michelle Ziudith kembali mencatatkan namanya dalam film MAGIC HOUR: SERIES 2. Sebelumnya Michelle sendiri pernah bermain dalam series pertama sebagai wanita bernama Reina dan kini ia kembali menjadi karakter yang sama.

Ditemui di sebuah kesempatan wawancara Michelle mengaku senang bisa terlibat dalam series ini. Terlebih lagi ia mengetahui kalau pecinta film Indonesia excited dengan film yang dibintanginya ini sampai membuat server iflix down. Ia pun merasa senang bisa kembali membintangi film ini untuk kedua kalinya.

Michelle Ziudith © KapanLagi.com/Agus ApriyantoMichelle Ziudith © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Pertama kali ditawarin itu beberapa bulan setelah tayang MAGIC HOUR yang pertama. Senang banget! Pada saat pertama MAGIC HOUR itu ramai, banyak yang nungguin karena sempat bikin server iflix down. Jadi aku senang karena dikasih kesempatan untuk lanjutin sekuelnya," terang Michelle yang ditemui saat MAGIC HOUR: THE SERIES 2 XXI Plaza Senayan, Rabu (16/1).

MAGIC HOUR 1 VS 2

Michelle Ziudith dihadapkan pada konflik yang lebih intens © KapanLagi.com/Agus ApriyantoMichelle Ziudith dihadapkan pada konflik yang lebih intens © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Dengan dibuatnya sekuel MAGIC HOUR: SERIES 2 tentunya tim pembuatan film ini punya kejutan untuk para pencinta film tanah air. Terutama bagi kalian yang sudah mengikuti series pertamanya, series kedua ini akan membuat kalian penasaran dengan alur ceritanya yang lebih kompleks.

"Kali ini di season 2 kita punya konflik yang kompleks dan intens. Alur ceritanya jauh lebih cepat di sini dan semua terjadi begitu aja. Tingkat emosionalnya Reina jauh lebih deep daripada sebelumnya," ungkapnya.

Terjun ke Lapangan

Michelle sempat terjun ke lapangan demi totalitas peran sebagai Reina © KapanLagi.com/Agus ApriyantoMichelle sempat terjun ke lapangan demi totalitas peran sebagai Reina © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Melihat tingkat emosional peran Reina, alur cerita, dan konflik yang semakin kompleks tentunya Michelle dihadapkan pada tantangan yang membuatnya harus bekerja lebih ekstra demi menyuguhkan kualitas yang terbaik. Tak jarang ia sendiri harus terjun ke lapangan demi mendapatkan pengalaman yang bisa ia terapkan pada aktingnya secara langsung. Sedikit informasi, pada series kedua ini Michelle akan berhadapan dengan deretan adegan yang diambil di rumah sakit.

"Kita syutingnya di beberapa rumah sakit dan didampingi sama pihak yang udah biasa menangani hal tersebut, sama susternya juga sekalian. Jadi, tiap scene by scene itu kita konsultasiin sama pihak RS dan kita juga udah observe ke pasien yang mengalami hal yang sama sama Rangga (Dimas Anggara). Semua treatmentnya itu benar-benar diperhatikan secara nyata," jabar Michelle.

Michelle Ziudith © KapanLagi.com/Agus ApriyantoMichelle Ziudith © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Penasaran kan sama alur cerita MAGIC HOUR: SERIES 2 ini? Simpan rasa penasaran kalian dan cari tahu juga apa yang terjadi pada Rangga, serta dalamnya konflik yang dihadapin oleh Reina hanya di iflix. Jangan lupa simak juga update selanjutnya tentang MAGIC HOUR: SERIES 2 di KapanLagi, karena kalau bukan sekarang, KapanLagi?

MICHELLE ZIUAPT
*foto oleh Bang Agus


Michelle Ziudith Makin Hari Makin Seru Berpasangan dengan Dimas Anggara di Magic Hour 2




Michelle Ziudith saat peluncuran Magic Hour: The Series 2 XXI Plaza Senayan, Rabu (16/1).




Pertama kali ditawarin main disini gmn?
Pertama kali ditawarin itu beberapa bulan setelah tayang magic hour yg pertama. Seneng bgt pada saat pertama magic hour itu rame banyak yang nungguin krn sempet bikin server iflix down jadi aku seneng krn dikasih kesempatan utk lanjutin sekuelnya.


Perbedaan di pertama dan kedua?
Sama2 memerankan Raina, kali ini di season 2 kita punya koflik yg kompleks dan intens. Alur ceritanya jauh lebih cepat disin dan semua terjadi begitu aja. Tingkat emosionalnya reina jauh lebih deep daripada sebelumnya


Referensi?
Pada saat syuting, kita syutingnya ada di beberapa rumah sakit dan selama syuting kita didampigi sama pihak yang udh biasa menangani hal tsb sama susternya jg sekalian. Jadi tiap scene by scene itu kita konsultasiin sama pihak rs dan kita jg udh observe ke pasien yg mengalami hal yg sama sama rangga, semua treatmentnya itu bener2 diperhatikan secara nyata








Kesulitan?
Kesulitannya kalo dibawa secara nyata itu tuh beban sebenernya krn kita hrs jadi lebih kuat daripada yg sakit krn yg sakit butuh kekuatan lebih dari kita. Sementara aku selama syuting jg kayak ‘ini bener ga sih’ maksudnya kita ngurus sampe hal yang sedetail ini. Sampe aku sendiri wkt syuting ngerasa ga nyaman. Ini kan cuma pacaran belom suami istri masa sih sampe segininya banget.


 Blm pernah pacaran yg sampe segitunya banget. Aku sendiri juga bingung gitu tapi krn didampingin sama susternya yg biasa merawat pasien jadi ‘iya michel, nanti bakal gini gitu’ semua treatmentnya diambil dari nyata

(kpl/apt/ren)


REKOMENDASI
TRENDING