FILM INDONESIA

Penulis Skenario 'MARIPOSA' dan Universe 'DANUR' Bakal Jadi Mentor Peserta Kompetisi Star Script Hunt

Kamis, 17 Desember 2020 16:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Star Script Hunt © falconpictures_

Kapanlagi.com - Rumah produksi Falcon Pictures bekerja sama dengan platform kepenulisan Kwikku kembali mengadakan kompetisi menulis untuk materi layar lebar. Bila sebelumnya melibatkan tujuh sutradara, kali ini mengajak delapan aktor populer sebut saja Vino G Bastian, Salshabilla Adriani, Mawar De Jongh, Bryan Domani, Onadio Leonardo, Beby Tsabina, Aurora Ribero dan Adpati Dolken.

Pada kompetisi sebelumnya yang diberi tajuk Script Hunt, materi film yang dimenangkan berdasar tulisan berbentuk novel utuh. Dalam Star Script Hunt, formatnya sudah berbentuk skenario. Di mana pemenang akan langsung dipilih oleh delapan aktor yang secara otomatis membintangi film dari skenario tersebut.


 

 

1. Kelas Bersama Penulis Film Box Office

Menyadari tidak semua peserta kompetisi Star Script Hunt memahami dasar-dasar kepenulisan skenario dengan baik, Falcon Pictures dan Kwikku mengandeng enam penulis skenario layar lebar untuk mengisi kelas setiap minggu. Mereka adalah Alim Sudio, Titien Wattimena, Ifan Ismail, Danial Rifki, Jujur Prananto dan Lele Laila.

"Setiap minggu akan ada kelas, di kelas akan kita bagikan dari premis, karakter. Jadi ada silabus yang dudah dipersiapkan untuk lima-enam minggu ke depan. Bukan cuma dasar-dasarnya, tapi lebih dalam lagi," tutur Lele Laila yang menulis skenario film box office DANUR dalam jumpa pers via Zoom, Kamis (17/12/2020).

Alim Sudio penulis skenario film MARIPOSA menambahkan, "Yang pasti bakalan seru. Kita akan berbagi pengalaman yang nggak cuma manis, tapi juga pahit. Ini bukan cuma profesi yang seru tapi ada berbagai macam hal juga yang harus di-share," jelasnya.


 

 

2. Menulis Skenario adalah Kerja Tim

Pada kesempatan yang sama, enam penulis skenario layar lebar ini pun sedikit membagikan bocoran skenario yang baik. Menurut Alim Sudio, saat menulis skenario, penulis harus paham bahwa skenario bakal dikerjakan bersama tim sehingga tidak boleh mengedapankan ego.

"Penulis yang baik harus paham benar bahwa skenario bukan karya tunggal, melainkan karya bersama. Artinya, harus ada mentalitas team, karena yang membaca bukan cuma sutradara tapi ada wardrobe, casting. Jadi penulis yang baik harus paham itu. Bukan ego yang duluan. Harus sadar bila mereka pintu gerbang produksi, jadi pegangan semua orang. Jangan sampai menyusahkan orang lain," tandasnya.

 

 

(kpl/abs/phi)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING