Pertama Kali Dapat Piala Citra, Cut Mini: Masih Syok Tapi Happy

Selasa, 08 November 2016 11:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Pertama Kali Dapat Piala Citra, Cut Mini: Masih Syok Tapi Happy Cut Mini/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Nama Cut Mini Theo atau yang akrab disapa Cut Mini muncul sebagai pemenang dalam kategori bergengsi Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam gelaran Festival Film Indonesia 2016 yang dihelat Minggu, 6 November lalu. Kaget dan tak menyangka, wanita 42 tahun itu sangat speechless ketika ditemui awak media usai acara. 

Dirinya berterima kasih kepada banyak pihak, terutama keluarga Jusuf Kalla dan juga Miles Films yang sudah memberinya kepercayaan dan kesempatan untuk memerankan ibunda JK dalam ATHIRAH. Hebatnya, ATHIRAH juga keluar sebagai peraih Film Terbaik tahun ini, dan sang sutradara, Riri Riza juga keluar sebagai pemenang Sutradara Terbaik. Nampaknya, Minggu malam itu menjadi hari baik bagi ATHIRAH.

"Enggak tahu lagi mau ngomong apa ini. Terima kasih untuk keluarga Jusuf Kalla dan keluarga Kalla semuanya yang boleh perankan Mama Aji. Miles (Films) juga terima kasih sudah percayakan saya main di ATHIRAH. Terima kasih ji! Yang pasti saya dapatkan ini atas izin suami saya, (saya) boleh keluar rumah. Kedua orangtua saya, keluarga dan semua sepupu saya, teman-teman saya. Semuanya terima kasih sekali lagi," tuturnya sambil membawa Piala Citra pertamanya usai gelaran FFI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu (6/11).

Ekspresi kegembiraan Cut Mini sukses bawa pulang Piala Citra pertamanya//©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoEkspresi kegembiraan Cut Mini sukses bawa pulang Piala Citra pertamanya//©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Cut Mini sangat bahagia bisa membawa pulang piala bergengsi ini. Selama ini, dirinya tak pernah menyangka bahwa kerja kerasnya bisa menuai hasil yang membanggakan. Ia hanya ikhlas dan selalu memberi yang terbaik ketika sedang bekerja.

"Wow, bagi saya, sangat bahagia sekali bisa membawa pulang piala ini. Karena saya bekerja sudah tidak pernah berharap bisa membawa apapun ke depan nantinya seperti Piala Citra ini. Saya hanya bekerja sebaik apa yang saya bisa. (Piala) ini saya berikan kepada tim film ATHIRAH yang sudah mempercayakannya kepada saya. Apa boleh buat, ternyata malam ini Piala Citra harus pulang bersama saya (cium piala), terima kasih sekali lagi kepercayaannya," ungkap istri dari M. Safril Sarwono ini.

Menurut riset redaksi KapanLagi.com®, sejak tahun 2003 hingga 2015, nama Cut Mini Theo belum pernah masuk dalam nominasi FFI, baik dalam kategori Pemeran Utama atau Pendukung Wanita Terbaik. Tahun ini adalah titik baliknya sebagai seorang aktris, yang mengawali karir beraktingnya pada film ARISAN (2003) arahan Nia Dinata. Bisa dibilang, hal ini membuatnya makin tak percaya bisa membawa pulang Piala Citra. Pertama kali dinominasikan, pertama pula membawa pulang 'hadiah terindah' ini.

Cut Mini juga berterima kasih kepada keluarga Jusuf Kalla//©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoCut Mini juga berterima kasih kepada keluarga Jusuf Kalla//©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

"Sebenarnya saya tidak percaya kalau ini milik saya. Nominee yang menjadi lawan saya itu berat-berat dan semuanya bermain dengan bagus dalam film-filmnya. Mereka juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan piala ini. Tapi saya tidak tahu kenapa dia harus pulang sama saya. Mungkin sudah jalannya dan sudah rezeki saya. Jadi saya harus membawa pulang ini. Saya masih syok karena terlalu bahagia," bebernya.

Cut Mini mengalahkan empat nama tangguh langganan FFI. Ada Christine Hakim yang masuk dalam kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik atas perannya dalam drama IBU MAAFKAN AKU. Disusul Atiqah Hasiholan dalam drama keluarga WONDERFUL LIFE, Sha Ine Febriyanti dalam NAY dan yang termuda adalah Chelsea Islan atas perannya sebagai kekasih pertama BJ Habibie, Ilona Ianovska dalam RUDY HABIBIE.

Ia tak ingin menjadikan Piala Citra sebagai beban untuk harus selalu berakting baik. Baginya, ada atau tidak ada piala tersebut, ia punya tanggung jawab moral untuk memberikan yang terbaik. "Enggak boleh jadi beban ya, karena ini bonus hasil kerja saya. Ada atau tidaknya Piala Citra ini, saya harus bekerja lebih baik," jelasnya.

Aktingnya sebagai Mak Aji antarkan Cut Mini meraih Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2016/©MilesAktingnya sebagai Mak Aji antarkan Cut Mini meraih Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2016/©Miles

Meski sudah membawa pulang piala kebanggaan para aktris Tanah Air itu, Cut Mini tak mau tinggi hati. Ia merendah dengan menyebutkan bahwa dirinya masih berada dalam proses pembelajaran.

"Saya bekerja tidak pernah memimpikan apapun itu. Saya akan bekerja lebih baik dan lebih baik. Bukan karena piala ini besok-besok saya ke depannya bermain alakadarnya, saya juga masih dalam proses belajar. Saya ingin seperti ibu Christine (Hakim) dan ingin bermain dengannya. Saya harus memberikan yang terbaik bagi tim yangg bekerjasama dengan saya," janjinya.

Sekali lagi, ia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh tim produksi ATHIRAH yang memungkinkannya meraih anugerah besar ini. "Semuanya membantu saya. Kru ATHIRAH the best. Mereka semua manggil saya 'Mak Aji', itu sebutan saya dalam film ATHIRAH. Jadi memang dari kru Makassar sendiri yang ketemu saya waktu syuting dan di Jakarta, semua membantu saya. Ini kebanggaan untuk semuanya, luar biasa sekali," tutupnya. Congrats, Cut Mini!

(kpl/aal/tch)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING