Polemik 'SURAT DARI PRAHA', Angga Dwimas: Ada Solusi Konstruktif

Selasa, 09 Februari 2016 20:52 Penulis: Rahmi Safitri
Polemik 'SURAT DARI PRAHA', Angga Dwimas: Ada Solusi Konstruktif Surat Dari Praha © Visinema
Kapanlagi.com - Membuat SURAT DARI PRAHA bagi Angga Dwimas Sasongko tidaklah mudah. Film yang dibintangi oleh Tio Pakusadewo dan Julie Estelle itu dibuat berdasarkan riset serta naskahnya ditulis setelah melalui berbagai perdebatan dari beberapa penulisnya seperti Salman Aristo, Ginantri S Noer dan Wahana Penulis.

Naskah SURAT DARI PRAHA ini dibuat dengan memerlukan waktu sampai satu setengah tahun, terhitung dari draft awal. Angga dan tim memang membuat naskahnya dengan teliti, mulai dari sinopsis sampai dengan pengembangan karakter-karakternya.

"Prosesnya panjang mulai dari sinopsis, storyline, plot outline, lalu kita menentukan ada berapa sequence. Kemudian ada pertanyaan karakter. Kenapa karakter ini itu. Benturannya apa karakter ini dengan lainnya. Kalau dijabarkan panjang. Setelah itu masuk treatment, berupa skenario adegan tanpa ada dialog. Itu dibakar lagi. Baru jadi draft 1," ujar Salman saat ditemui di Hotel Tugu, Malang, beberapa waktu lalu.

Angga menyayangkan polemik yang terjadi sebelum SURAT DARI PRAHA dirilis © KapanLagi.com®/Budy SantosoAngga menyayangkan polemik yang terjadi sebelum SURAT DARI PRAHA dirilis © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Perjuangan tim SURAT DARI PRAHA tak hanya berhenti sampai di situ saja. Ketika syuting sedang berlangsung di kota Praha, tiba-tiba ada tuduhan kalau film ini menjiplak tanpa izin sebuah cerpen karangan dari Yusri Fajar.

Angga dan timnya pun menyayangkan adanya polemik tersebut. Apalagi mengingat perjuangan mereka dari awal, tuduhan plagiarisme yang muncul saat film belum dirilis membuatnya merasa kecewa.

"Tapi sudahlah itu sudah terjadi dan kita punya solusi konstruktif. Semoga ini tidak terulang lagi. Kalau memang ada keberatan, dispute antara dua karya
seni. Tunggu sampai satunya selesai, bandingkan dan kemudian diskusi di situ. Fair jadinya," pungkasnya.

(kpl/dka/pit)

Reporter:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING