FILM INDONESIA

Produseri Biopik Susy Susanti, Daniel Mananta Sempat Ragukan Dion Wiyoko

Kamis, 20 September 2018 09:45 Penulis: Rahmi Safitri

Dion Wiyoko © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Daniel Mananta menjadi produser film biopik  Susy Susanti bertajuk SUSY SUSANTI: LOVE ALL. Pria yang dikenal sebagai presenter ini rupanya sudah meminta izin kepada Susy untuk membuat biopik sekitar lima tahun lalu. Namun baru dua tahun terakhir proyek impiannya benar-benar dikembangkan.

Sewaktu pertama mengajak Laura Basuki untuk ikut casting, Daniel sudah mengira bila peran Susy Susanti akan jatuh pada Laura. Dan prediksinya ternyata tidak meleset.

"Saat open casting kita ada beberapa kandidat selain Laura Basuki. Tapi saat melihat Laura nggak tahu kenapa merasa dia bakal jadi. Karena dari gaya bicara, dari look, udah dapat banget," kata Daniel ditemui di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018).

1. Bahasa Sunda

Seperti diketahui, Susy Susanti adalah legenda badminton yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Maka tak heran bila Laura Basuki diharuskan menguasai bahasa Sunda.

Kebisaan Laura berbahasa Sunda membuat Daniel Mananta kaget. "Tantangan terbesar membuat film ini adalah bagaimana Laura bisa ngomong di-Sunda-Sundain. Ternyata dia bisa dan bagus banget. Kebetulan saya udah lihat potongan-potongan adegannya," ucap presenter Indonesian Idol selama beberapa musim tersebut.

2. Meragukan Dion Wiyoko

Bila Daniel Mananta sudah melihat betapa cocoknya Laura Basuki sebagai Susy Susanti. Hal berbeda dirasakan kala tahu Dion Wiyoko diplot memerankan Alan Budikusuma.

Namun setelah melihat performa keduanya kala berinteraksi, Daniel merasa sutradara serta produser yang lain tidak salah pilih. Karena Laura dan Dion seperti memang sudah ditakdirkan sebagai pasangan Susy dan Alan.

"Sebenernya gue agak kayak, mmm gimana ya, mereka (Laura dan Dion) udah main film bareng banyak, tapi produser dan sutradara udah milih Dion. Ternyata emang chemistry mereka bagus banget. Di sini mereka udah menyuguhkan sesuatu yang sangat beda dari film mereka sebelumnya," tutur Daniel puas.


REKOMENDASI
TRENDING