'SOLITAIRE', Film Horor Yang Coba Keluar Pakem

Sabtu, 14 Juni 2014 06:51 Penulis: Mahardi Eka
'SOLITAIRE', Film Horor Yang Coba Keluar Pakem dok. KapanLagi.com/ Hendra Gunawan
Kapanlagi.com - Kesan vulgar dan porno sudah melekat dalam film horor Indonesia. Hal itu dikarenakan banyaknya film horor Indonesia yang hanya mengedepankan unsur vulgar atau esek-esek untuk menarik penonton.

Sebagai sineas, Rico Michael ingin mengubah pandangan penonton tentang film horor yang identik dengan kesan porno. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, Rico membuat film horor yang berjudul SOLITAIRE yang nantinya akan ditayangkan di di bioskop-bioskop pada bulan Oktober mendatang.

Pria berusia 39 tahun ini pun memutuskan untuk meniadakan gambar-gambar yang memunculkan kesan porno dalam filmnya. "Saat bikin film ini, saya punya komitmen dari awal untuk meniadakan adegan vulgar. Bahkan pada adegan di kolam renang, saya dan tim kreatif harus berdebat lama menentukan model baju renang yang dikenakan pemain. Saya nggak mau ada penampilan seksi dan vulgar sama sekali di sini," ujar Rico melalui email, Selasa (10/6).

Tidak hanya itu saja, Rico yang sudah menyutradarai film, EN6M (2007) dan IKHSAN, MAMA I LOVE U (2008) ini juga melawan arus film horor. Jika film horor digambarkan dengan minimnya cahaya lampu dan efek musik yang mengejutkan sudah menjadi keharusan agar memunculkan kesan seram mencekam.

Namun nyatanya, Rico justru menghilangkan aspek-aspek tersebut. Menurutnya, tanpa itu semua film horor garapannya bisa tetap menyeramkan.

"Sebab film ini berbicara tentang suasana mencekam di kala kita sendirian. Jadi, saya berusaha meminimkan musik. Ada beberapa adegan tegang tapi dibuat sepi tanpa efek suara. Jadi pemirsa bisa mencerna sendiri adegan itu tanpa harus diarahkan oleh efek musik," pungkas sutradara yang mengenyam pendidikan di New York Film Academy dan University of Southern California ini.

Nama Rico Michael memang masih terdengar asing, tapi karirnya didunia penyutradaraan terbilang lama. Beberapa penyanyi top Indonesia pernah dibuatkan video klipnya, seperti Andre Hehanusa dan Rita Effendy.

(kpl/hen/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING