'EXODUS' Diboikot, 'Orang Dalam' Hollywood Ini Ikut Bahagia

Jum'at, 17 Juli 2015 19:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
'EXODUS' Diboikot, 'Orang Dalam' Hollywood Ini Ikut Bahagia Exodus: Gods and Kings/©20th Century Fox
Kapanlagi.com - Tahukah kalian jika di balik kesuksesan EXODUS: GOD AND KINGS yang dirilis akhir tahun lalu ternyata tersimpan rasa kebencian yang mendalam di hati para kritikus film? Penyebabnya tak lain adalah white-washing allegation yang menimpa film garapan Ridley Scott ini.

Sama seperti kasus yang menimpa film ALOHA arahan sutradara Cameron Crowe, EXODUS dituduh terlalu mengomersilkan dan pilih kasih terhadap orang-orang kulit putih. Ujung-ujungnya sih memang rasis, karena mereka berpikir jika sosok Musa tak pantas dan tak cocok diperankan oleh Christian Bale yang berkulit putih. Apalagi, dalam film tersebut tak terlihat keberadaan orang-orang kulit hitam.

Salah satu 'orang dalam' Hollywood bernama Don Cheadle ternyata ikut mendukung aksi pemboikotan ini. Dilansir Uproxx, ia malah terkesan bahagia jika EXODUS diboikot akibat tuduhan white-washing.

Musa diperankan oleh aktor kulit putih adalah salah satu yang mendasari pemboikotan EXODUS/©20th Century FoxMusa diperankan oleh aktor kulit putih adalah salah satu yang mendasari pemboikotan EXODUS/©20th Century Fox

"Saya setuju kalau EXODUS diboikot. Boikot saja. Jangan tonton filmnya! Dari awal saja film ini sudah nggak benar. Latar waktunya salah, semua orang bicara dengan logat Inggris, dan nggak ada orang-orang kulit hitam. Jelas, ada masalah dengan film itu," ujarnya bahagia.

Namun, setelah ikut mengecam, Don Cheadle langsung mengeluarkan statement yang mengamankan posisinya sebagai 'orang dalam' industri perfilman Hollywood. Ia mengatakan jika sebenarnya, seorang pemeran utama berkulit putih itu sangat membantu berjualan.

"Kita memang masih membutuhkan seorang pemeran utama pria dalam sebuah film. Tak dipungkiri, mereka adalah sumber penghasilan utama dari film Hollywood. Kita nggak hanya jualan di AS saja, tapi juga Jepang, Korea dan lain-lain. Tentunya, kita juga ingin segera balik modal setelah mengeluarkan budget yang besar untuk menggarap film. Itulah kenapa, you need a white male actor!" tandasnya. Abis mengecam lalu mendukung. Labil kayak remaja kekinian.

(upr/tch)


REKOMENDASI
TRENDING