'THE THEORY OF EVERYTHING', Pengorbanan Tak Menjamin Cinta Abadi

Sabtu, 28 Februari 2015 00:34 Penulis: Rahmi Safitri
'THE THEORY OF EVERYTHING', Pengorbanan Tak Menjamin Cinta Abadi © Universal Pictures
Kapanlagi.com - THE THEORY OF EVERYTHING adalah salah satu film terbaik yang dirilis tahun lalu. Film ini adalah biografi romantis tentang Stephen Hawking yang diadaptasi dari buku Travelling to Infinity: My Life with Stephen karya Jane Wilde Hawking, mantan istri sang fisikawan.

Cerita dimulai ketika Stephen Hawking (Eddie Redmayne) bertemu dengan Jane Wilde (Felicity Jones), mahasiswi literatur di Universitas Cambridge. Keduanya saling jatuh cinta dan akhirnya berpacaran.

Ketika Stephen sedang berjuang mengerjakan tesis-nya tentang waktu, penyakit ALS mulai menyerangnya. Dokter pun memberitahu Stephen bahwa sebentar lagi dia tak akan bisa berjalan, berbicara, menelan, dan menggerakkan otot-ototnya. Dokter juga bilang, hidupnya tak lebih dari dua tahun.

Poster fil THE THEORY OF EVERYTHING © Universal PicturesPoster fil THE THEORY OF EVERYTHING © Universal Pictures

Jane yang tahu tentang penyakit Stephen tetap tak mau pergi dari sisinya. Keduanya lalu menikah dan punya dua orang anak. Namun sejak saat itu, Jane menyadari betapa berat kehidupannya punya dua anak tapi suami tak bisa banyak membantu.

Jane kemudian berkenalan dengan Jonathan (Charlie Cox) yang dengan cepat dekat dengan seluruh anggota keluarganya, termasuk Stephen. Jane dan Jonathan saling punya perasaan, namun mereka menyadari tak bisa bersatu. Seiring berjalannya waktu, Stephen pun tahu kalau Jane sangat membutuhkan sosok Jonathan.

Salah satu yang menonjol dalam film ini adalah akting Eddie Redmayne. Perannya sebagai seorang yang cerdas tapi punya penyakit ALS sangat luar biasa dan meyakinkan juri Oscar 2015 untuk memberinya penghargaan Aktor Terbaik.

(kpl/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING