Kisah Unik di Balik Deretan Film Bahasa Asing yang Berjaya di Oscar

Kamis, 13 Februari 2020 10:55 Penulis: Editor KapanLagi.com
Kisah Unik di Balik Deretan Film Bahasa Asing yang Berjaya di Oscar Source by IMDB

Kapanlagi.com - Sekitar lebih dari ratusan film berbahasa asing didaftarkan untuk mendapatkan nominasi di beberapa kategori film terbaik Oscar. Namun hanya segelintir film terpilih yang dapat memenangkan piala Oscar. Apalagi film berbahasa asing yang notabennya sedikit sulit untuk mendapatkan nominasi, karena lingkup dari Academy Awards sendiri adalah penghargaan film internasional berbasis bahasa inggris. Nah, apa saja film berbahasa asing yang berhasil mendapatkan piala Oscar? Yuk simak artikelnya di bawah ini.

1. PARASITE (2019)

Source by IMDBSource by IMDB

Film garapan sutradara Bong Joon Ho dan Han Jin Won ini kalahkan sutradara Quentin Tarantino penulis ONCE UPON A TIME IN HOLLYWOOD. Berkat PARASITE, untuk pertama kalinya film asal negeri ginseng dapat memenangkan piala Oscar. Tak tanggung-tanggung, film ini sabet 4 piala Oscar 2020 sekaligus sebagai Best Picture, Best Original Screenplay, Best International Feature, dan Best Director.

PARASITE merupakan film yang menggambarkan kesenjangan sosial dan ekonomi antar 2 keluarga. Keluarga Park (Lee Sun Gyun) digambarkan sebagai keluarga kaya raya dan keluarga Kim (Song Kang Ho) sebaliknya. Masalah yang bermula dari anak pertama Kim, Ki Woo (Choi Woo Shik) yang direkomendasikan teman universitasnya untuk bekerja menggantikannya sebagai guru les privat dengan upah yang besar. Setelah beberapa hari bekerja, Ki Woo pun mengambil kesempatan dari keluarga Park. Dia memanfaatkan Park untuk memperkerjakan satu demi satu keluarganya di rumah tersebut.

2. ROMA (2018)

Source by IMDBSource by IMDB

Film karya sutradara Alfonso Cuaron berjudul ROMA ini mencetak sejarah dalam Oscar 2019 sebagai layanan film streaming Netflix pertama kategori film terbaik. Netfilx sudah menerima 15 nominasi academy awards dan 2 piala kemenangan sejak 2014 silam, tapi bukan kategori film terbaik. Film ber-otobiografi hitam putih ini merupakan film dengan nominasi kategori film terbaik pertama yang tidak ada dalam box office karna hanya tayang pada Netflix dan beberapa bioskop tertentu seperti dilansir dari Kompas. 

Film yang berlatar era 1970 dan 1971 di Colonia Roma, Mexico ini menceritakan seorang gadis bernama Cleo (Yalitza Aparicio) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di keluarga Antonio (Fernando Grediaga) yang kaya raya dan istrinya yang bernama sofia (Marina De Tavira). Mereka tinggal Bersama 4 anak mereka, Teresa (Veronica Garcia) yaitu ibu sofia, dan asisten rumah tangga lainnya bernama Adela (Nancy Garcia). Kehidupan keluarga Antonio dan Sofia berantakan semenjak Antonio memutuskan pergi ke Quebec, Kanada untuk menghadiri sebuah konferensi yang ternyata disana ia malah berselingkuh dengan wanita lain dan pada akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan Sofia. Kehadiran Sosok Fermin (Jorge Antonio Guerrero), pria pecinta bela diri jepang yang masuk kedalam kehidupan Cleo mengubah hidupnya. Mereka menjalin hubungan dan menjadi sepasang kekasih. Namun tak lama setelah itu, Fermin meninggalkan Cleo yang dinyatakan hamil dan Fermin menolak untuk bertanggung jawab.

3. A FANTASTIC WOMAN (2017)

Source by IMDBSource by IMDB

A FANTASTIC WOMAN adalah film garapan Sebastian Lelio dan Gonzala Maza yang menceritakan tentang seorang wanita transgender yang diperankan oleh Daniela Vega. Film ini memenangkan nominasi Oscar 2018 dengan kategori film berbahasa asing terbaik serta membawa Cile pertama kalinya ke panggung Oscar.
Sebelumnya A FANTASTIC WOMAN juga memenangkan Silver Bear untuk Best Screenplay di Berlin Film Festival.

Seperti dilansir Caiyo.com, film ini mengisahkan seorang wanita transgender bernama Marina (Daniela Vega) yang bekerja sebagai pelayan dan penyanyi yang menjalin hubungan dengan Orlando (Francisco Reyes) seorang duda. Usia mereka terpaut sangat jauh bahkan ada beberapa yang mengatakan bahwa Marina lebih cocok menjadi anak Orlando.

Film ini langsung membawa penontonnya ke konflik masalahnya yaitu kematian Orlando secara tiba-tiba. Setelah kematian Orlando, hidup Marina menjadi lebih susah dan mengerikan.

Ia dihadapkan pada masalah dimana semua orang membencinya atas kematian Orlando termasuk keluarga dan mantan istrinya. Mereka menghakimi Marina dengan kata-kata yang tidak pantas serta melarangnya untuk pergi ke pemakaman Orlando. Dokter yang merawat Orlando sebelum kematiannya dan polisi mencurigai kematian Orlando disebabkan oleh Marina. Sebastian Lelio mengajak para penontonnya untuk melihat sisi kehidupan seorang transgender sebagai manusia. Bagaimana orang-orang menilai, menatap, berucap kasar terhadap transgender. 

4. THE SALESMAN (2016)

Source by IMDBSource by IMDB

Film THE SALESMAN adalah film kedua garapan sutradara Asghar Farhadi yang berhasil memenangkan nominasi kategori film berbahasa asing terbaik Oscar 2017. Sebelumnya Asghar Farhadi juga berhasil meraih penghargaan tertinggi untuk film garapannya berjudul A Separation tahun 2012. Namun ada sedikit masalah yang terjadi saat film ini dinyatakan masuk nominasi Oscar 2017. Presiden Amerika Serikat, Donald trump memprotes kebijakan terhadap wisatawan asing. Hal ini membuat Asghar Farhadi tidak dapat menghadiri acara Academy Award ke 89 itu dan memilih dua orang Iran-Amerika seorang insinyur perempuan dan mantan ilmuwan NASA untuk mewakilinya menghadiri acara tersebut seperti dilansir Tirto.

THE SALESMAN berkisah tentang pasangan suami istri Ranaa (Taraneh Alidoosti) dan Emad (Shahab Hosseini) yang bekerja sebagai aktor dan aktris yang tengah memainkan naskah berjudul “Death of a Salesman” karya Arthur Miller.
Konflik dari film ini muncul ketika mereka harus pindah ke apartemen baru karena apartemen lamanya runtuh akibat penggusuran. Ranaa dan Emad sempat bingung karena mendapati apartemen barunya yang masih penuh dengan barang peninggalan pemilik apartemen sebelumnya. Namun karena keadaan ekonomi yang mendesak dan mereka butuh tempat tinggal secepatnya, akhirnya mereka menyetujui menempati apartemen itu. Suatu malam ketika Emad harus pulang terlambat karena gladi resik pertunjukannya. Sedangkan istrinya Ranaa sudah pulang lebih awal. Ranaa diserang oleh orang yang tidak dikenal ketika ia sedang berada di kamar mandi. Ranaa sengaja tidak mengunci pintu karena mengira suaminya Emad akan segera pulang.

Emad yang baru saja pulang mendapati apartemen dengan keadaan tidak dikunci dan banyak noda darah berceceran. Ia segera mencari istrinya dan ternyata istrinya telah dibawa kerumah sakit. Akibat dari kejadian itu, ia mencari tau apa yang sebenarnya terjadi kepada istrinya tersebut seperti dilansir idntimes.com

5. SON OF SAUL (2015)

Source by IMDBSource by IMDB

Film Hungaria, SON OF SAUL meraih penghargaan Oscar 2016 dengan kategori film berbahasa asing terbaik. Ini merupakan film Panjang pertama garapan sutradara Laszlo Nemes dan Clara Royer sebagai penulis naskah. Sebelumnya film ini juga meraih penghargaan Golden Globe serta meraih juara kedua dalam film Cannes.
Nemes menganggap sangat penting untuk mengangkat film ini kelayar kaca karena pada zaman ini banyak orang terutama angkatan muda hanya menganggap holocaust sebagai sesuatu di masa lalu. Apalagi Nemes kehilangan anggota keluarganya dalam holocaust seperti dilansir Republika.

Film SON OF SAUL mengisahkan seseorang bernama Saul Auslander (Geza Rohrig) seorang tahanan anggota Sonderkommando Hungaria. Saul tidak memasang ekspresi banyak melainkan hanya melakukan apa yang diperintahkan oleh tantara Nazi yaitu membantu mengeksekusi para tawanan.

Karakter Saul digambarkan sebagai sosok yang dingin dan jauh dari kata dramatis. Ia tidak pernah menangis atau merasa ketakukan akan sekelilingnya. Hingga suatu ketika menjumpai seorang bocah lelaki yang merubah hidupnya.

Saul mendapati mayat seorang anak yang masih bernafas dalam kamar gas beracun di kamp itu. Mayat anak itu kemudian ditunjuk untuk diautopsi. Saul kemudian diperintahkan untuk membawa anak tersebut ke dokter penjara, Miklos (Sandor Zsoter). Saul mampu meyakinkan Miklos untuk tidak mengautopsi bocah tersebut. Ia lalu mengambil tubuh anak itu dari karung yang telah ditempatkan dan membawanya ke barak. Saul berminat membawa bocah itu ke pemakaman yahudi yang layak dan untuk itu, ia harus mencari seorang rabbi untuk membantunya.  

Penulis: Wela Firda Latifah

 

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING