HOLLYWOOD

Mengapa Staff Meghan Markle Banyak yang Mengundurkan Diri?

Rabu, 12 Desember 2018 13:03 Penulis: Rezka Aulia

Apa penyebab asisten Meghan Markle mengundurkan diri? (AFP)

Kapanlagi.com - Kehidupan pribadi Meghan Markle masih menjadi pembahasan yang cukup panas. Setelah drama tak berkesudahan dengan ayah kandung dan kakak tirinya kini muncul banyak rumor lain. Mulai dari dugaan masalah dengan Kate Middleton hingga pengunduran diri staff pribadi Meghan.

Sejak menjadi bangsawan di bulan Mei lalu, telah dua orang asisten pribadi Meghan yang memilih resign. Bahkan kali ini staff senior kerajaan yang berjuluk The Panther, Samantha Cohen. Wanita 50 tahun asal Australia ini telah mengabdi selama 17 tahun dan sebelumnya menjabat asisten pribadi Ratu Elizabeth.

Wanita ini juga yang membantu Meghan menyelesaikan berbagai projectnya. Selama menjabat sebagai Duchess of Sussex ia telah memandu komunitas Hubb Community Kitchen. Samantha juga mendampingi tur Meghan ke Australia, Fiji, Tonga, dan Selandia Baru pada Oktober lalu.

1. Alasan Samantha Mengundurkan Diri

Perilaku Meghan juga sempat diniliai bossy dan membuat banyak staff tak nyaman. Namun akhirnya Vanity Fair merilis alasan mengapa Samatha undur diri. Ternyata Samantha memang hanya menjanjikan mengisi posisi sementara selama enam bulan.

"Dia (Samantha) tidak mengundurkan diri karena drama dengan Meghan. Dia sudah setuju bertahan enam bulan, Samantha amat menghormati Harry dan Meghan serta menikmati bekerja untuk pasangan ini. Tapi waktunya telah usai," ungkap sebuah sumber.

2. Perbedaan Budaya Jadi Pemicu

Pada 2001 saat mengunjungi London Samantha melihat sebuah iklan bahwa Istana Buckingham butuh asisten. Ia pun melamar dan telah bekerja di Inggris selama hampir dua puluh tahun. Kini ia memutuskan kembali ke kampung halamannya.

Sebelum ini asisten pribadi Meghan, Melissa Touabti, yang mengurus persiapan pernikahannya pun mengundurkan diri setelah enam bulan. Menurut kabar yang beredar keduanya memiliki hubungan tak cukup baik. Meghan terbiasa bangun pukul lima pagi dan memberi banyak perintah pada para asisten.

Perbedaan budaya Meghan sebagai orang Ameriika yang lebih ceplas-ceplos bisa menjadi pemicu. Sedangkan orang Inggris, tepatnya bangsawan, lebih punya banyak tata krama. Perbedaan mendasar ini bisa membuat aksi Meghan terkesan bossy dan demanding.

 

(kpl/rna)

Editor: Rezka Aulia


REKOMENDASI
TRENDING