SELEBRITI

Agung Hercules Meninggal, Intip Perjalanan Kariernya Dari Binaragawan - Penyanyi

Kamis, 01 Agustus 2019 18:12 Penulis: Dhimas Nugraha

Karir Agung Hercules ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Kabar duka tengah menyelimuti dunia hiburan tanah air. Artis multitalenta, Agung Hercules menghembuskan nafas terarkhirnya hari ini, Kamis (1/8/2019). Pemilik jargon 'Tak Goyang Barbel Melayang' ini harus kalah melawan penyakit kanker otak yang dideritanya.

Penyakit kanker otak yang menyerang Agung Hercules ini sudah ia derita sejak setahun yang lalu. Sejak divonis penyakit tersebut, Agung Hercules vakum dari layar kaca, dan melanjutkan perawatannya.

Sudah jalani operasi sampai tiga kali, Agung akhirnya harus kalah dengan penyakit yang ia derita. Nah, untuk mengenang mendiang, berikut ini adalah perjalanan karir Agung Hercules, dari mulai masa mudanya hingga akhir hayat.

 

1. Menjadi Penabuh Kendang di Grup Orkes Melayu

Bernama asli Agung Santoso, pria kelahiran Malang, 9 februari 1977 memulai karirnya sebagai seorang penabuh kendang grup orkes melayu. Ketika tak ada yang bernyanyi, kadang Agung Hercules lah yang menggantikan posisi si penyanyi.

Dari sini lah muncul bibit penyanyi dalam dirinya, hingga akhirnya ia mulai bernyanyi dan membuat single-nya.

2. Menjadi Seorang Binaragawan di Masa Muda

Meski sudah terjun ke dunia musik, nyatanya Agung Hercules muda lebih fokus pada kegiatannya sebagai seorang binaraga. Terbukti, ia berhasil menjadi perwakilan dari Jawa Timur pada PON 1999-2000. Tak hanya itu, ia juga meraih juara enam, di event binaragawan yang diadakan oleh Ade Rai.

3. Hijrah Ke Jakarta di Awal 2000-an

Agung Hercules akhirnya berhenti menjadi binaraga, karena dirasa terlalu banyak saingan. Tak pikir panjang, akhirnya ia hijrah ke Ibukota untuk mengubah nasib.

Ia memiliki cita-cita sebagai seorang entertainer dan menjadi seorang pelatih di pusat kebugaran. Akhirnya cita-citanya mulai tercapai sedikit demi sedikit.

4. Bermain Dalam Sinetron 'SARAS 008'

Setelah hijrah dari Malang menuju Jakarta, nasib baik sepertinya berpihak padanya. Tahun 1999, ia akhirnya mendapatkan peran pertamanya bermain di salah satu sinetron terkenal, Saras 008.

Dalam sinetron tersebut ia berperan sebagai Milkyman, teman dekat dari Saraswati.

5. Merekam Lagu 'Astuti' dan Buat Video Klip Budget Pas-pasan

Setelah sukses bermain peran di sinetron Saras 008, Agung Hercules mulai terjun ke dunia tarik suara. Ia merekam sendiri delapan lagu ciptaanya. Salah satu lagu yang menjadi hits kala itu berjudul Astuti, kependekan dari Asli Tukan Tipu.

Lagu yang dirilis tahun 2003 tersebut ternyata tak sesuai harapan Agung Hercules. Dengan budget pas-pasan, akhirnya ia membuat sendiri video klip lagu Astuti.

6. Tahun 2009 Dilirik Produser TV Karena Keunikannya

Akhirnya, mimpinya untuk menjadi seorang entertainer terwujud di tahun 2009. Video Astuti yang diunggah di youtube dilirik oleh salah satu produser TV.

Video klip yang kocak, serta menjadi satu-satunya penyanyi dangdut dengan tubuh kekar, menjadi alasan produser TV untuk merekrutnya.  Tahun 2012, akhirnya ia mengeluarkan single baru berjudul Ular Kadut.

Ia juga menambah ciri khasnya dengan mic berbentuk barbel, dan menyebut goyangannya dengan sebutan Goyang Barbel.

7. Mulai Bermain di Beberapa Film

Sukses sebagai seorang pedangdut, Agung Hercules mulai merambah dunia seni peran. Ia pun tergabung dalam beberapa projek film. Ia bermain dalam film COMIC 8 di tahun 2014.

Dalam film tersebut, ia berperan sebagai bodyguard Nikita Mirzani. Meski tak banyak bicara dalam film ini, karakter dan ciri khas Agung Hercules tetap terlihat. Dan tentu saja berhasil menghibur para penonton.

8. Sukse Dengan Bisnis Kuliner 'Bakso Barbel'

Sukses dengan karirnya sebagai seorang entertain, Agung Hercules mulai merambah dunia bisnis kuliner. Ia membuka usaha bakso, yang dinamakan Bakso Barbel.

Bakso ini mempunyai ciri khas daging, sendok, garpu, botol sambal dan mangkok berbentuk barbel.

9. Meninggal Dunia Karena Kanker Otak

Tahun 2018, Agung Hercules divonis penyakit kanker otak Glioblastoma stadium 4. Kanker yang dengan cepat menyerang otak ini, terus menggerogot tubuh Agung Hercules.

Setelah jalani tiga kali operasi, 33 kali radiasi dan beberapa kali kemoterapi, Agung Hercules akhirnya harus kalah dengan penyakit yang ia derita. Ia meninggal dunia di usia 42 tahun, Kamis (1/8/2019) sore tadi.

(kpl/dim)

Editor: Dhimas Nugraha


REKOMENDASI
TRENDING