Buktikan Diri, Sogi Indra Dhuaja Rayakan Ultah ke-40 Dengan Lari Triathlon

Jum'at, 03 Agustus 2018 13:45 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Buktikan Diri, Sogi Indra Dhuaja Rayakan Ultah ke-40 Dengan Lari Triathlon Sogi Indra Dhuaja (credit: Kapanlagi.com)

Kapanlagi.com - Kini Sogi Indra Dhuaja makin menekuni olahraga lari. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Berawal ia memiliki sebuah kelainan pada jantungnya bernama aritmia. Aritmia sendiri adalah adanya masalah pada irama jantung yang berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.

Maka dari itu, dari tahun 2014 ia rajin berolahraga salah satunya dengan berlari. Bahkan semenjak berlari, badan Sogi terlihat kurus. Setidaknya ia berhasil menurunkan 11 kg berat badan dari tahun 2015 sampai 2017.

"Kalau itu, gini, gue harus kurus agar bisa tetap lari jauh. Kurus bukan karena sakit atau karena pengen kurusin badan. Saya kurus ini supaya bisa lari semakin jauh dan lama. Karena kalau kurus, beban ke kaki jadi lebih sedikit kan," ucap Sogi Indra Dhuaja saat ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).

Sogi Indra Dhuaja mulai olahraga lari sejak tahun 2014 (credit: instagram.com/sisogi)Sogi Indra Dhuaja mulai olahraga lari sejak tahun 2014 (credit: instagram.com/sisogi)

Dengan berat badan yang turun perlahan, Sogi meyakini jika suatu saat beratnya naik tidak akan naik secara drastis. Saat ditanya kapan akan berhenti berlari, Sogi malah mengatakan ingin berlari terus. Bahkan untuk rayakan ulang tahunnya, ia juga akan berlari.

"Iya. Saya lari terus. Nanti merayakan ultah ke 40 di bulan september itu dengan lari triatlon di Bali bulan Oktober jarak sprint. Itu obsesi pribadi sih mau membuktikan di usia segini masih bisa," ungkap pemain EXTRAVAGANZA tersebut.

Kecintaannya akan olahraga lari ini begitu terasa. Namun ia tidak ada keinginan untuk ikuti kompetisi lari di luar negeri. Apa boleh buat, karena melihat kondisinya saat ini.

"Enggak pernah kalau ke luar negeri karena kan banyaknya itu marathon ya. Saya bukan apa-apa, kaki saya juga ada masalah. Duh saya banyak ya masalahnya. Jadi kaki saya itu under pronation. Jika orang telapak kakinya itu lurus, saya agak miring. Jadi kalau lari 18 km aja kelingking saya itu sudah sakit banget karena harus menopang gitu," pungkasnya.

(kpl/far/gen)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING