Dianggap Hancurkan Karir MT, Ini Tanggapan Santai Kiswinar

Senin, 10 Oktober 2016 12:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Dianggap Hancurkan Karir MT, Ini Tanggapan Santai Kiswinar Ario Kiswinar/©KapanLagi.com®/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Kasus perselisihan antara Mario Teguh dan Ario Kiswinar serta mantan istrinya memang menghabiskan banyak tenaga. Selain itu, sang motivator tangguh itu juga mengaku sudah mengalami kerugian sebesar Rp 7 miliar atas masalah ini.

Banyak yang kemudian menganggap kemunculan Kiswinar merupakan sebuah titik awal kehancuran karir Mario Teguh. Secara tidak langsung, lelaki berkacamata yang menginginkan pengakuan Mario itu menjawabnya dengan santai. 

"Siapa yang duga itu (hingga rugi miliaran). Maksudnya kan kalau semua ini dijawab dengan sejujur-jujurnya dan selepas-lepasnya kan (tidak terjadi hal demikian)," tuturnya saat ditemui di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Aryani Soenarto, ibunda Kiswinar dan mantan istri Mario, juga menyatakan jika saja Mario tidak menuliskan respon kepada putranya, maka perselisihan panjang penuh drama ini tidak akan terjadi. Baginya, akar permasalahan ini sudah terlalu basi untuk diangkat.

Aryani:Kan saya udah pisah 24 tahun, jadi rasanya ini udah basi/©KapanLagi.com®/Mathias PurwantoAryani:Kan saya udah pisah 24 tahun, jadi rasanya ini udah basi/©KapanLagi.com®/Mathias Purwanto

"Kalau dia gak tuliskan respon tentang mas Kis, sebetulnya kan kami bisa meneruskan kehidupan ini dengan lebih tenang kemarin. Ini kan jadinya kami lebih tambah kerjaan lagi, tambah yang harus dipikirkan. Jadi ya mohon doanya aja supaya apa yang harus dilakukan ini tetap berjalan prosesnya dengan baik," ujar Aryani.

Ferry Amahorseya, kuasa hukum Kiswinar dan sang ibunda pun menitipkan pesan kepada sang motivator agar selalu rendah hati. Apa yang ia tabur, maka itulah yang ia aka tuai.

"Makanya pesan saya ke Mario Teguh, barang siapa meninggikan dan memuliakan dirinya akan direndahkan. Tapi barang siapa yang merendahkan dirinya akan ditinggikan," tutupnya.

(kpl/pur/tch)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING