Diding Boneng Punya Sakit Asma Setelah Syuting Film Horor

Diding Boneng Punya Sakit Asma Setelah Syuting Film Horor
Diding Boneng Punya Sakit Asma Setelah Syuting Film Horor © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Diding Boneng akhirnya buka suara mengenai penyebab utama gangguan pernapasan yang dialaminya. Menepis anggapan bahwa sakitnya disebabkan oleh debu renovasi rumah, ia justru menunjuk aktivitas syuting film horor sebagai pemicunya.

Ternyata penggunaan efek asap yang berlebihan di lokasi syuting selama puluhan hari diakui telah merusak kondisi paru-parunya. Simak cerita Diding Boneng selengkapnya di sini.

Jangan lupa juga baca berita lainnya di Liputan6.com!

1. Diding Boneng Terpapar Smoke Gun

Diding menjelaskan bahwa selama proses produksi film tersebut, ia terpapar asap dari smoke gun secara terus-menerus. Kondisi lingkungan kerja yang didominasi adegan malam hari memperparah keadaannya. Diding merasa paparan asap kimia tersebut terhisap secara maksimal ke dalam tubuhnya selama berhari-hari.

"Saya sakit sebenarnya karena film juga, beneran. Film horor, 80 persen adegan malam. Hampir setiap scene itu pakai asap, pakai smoke gun. Smoke gun-nya gila-gilaan, empat smoke gun dipakai beneran," ungkap Diding Boneng.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Diding Boneng Sempat Dirawat di RS

Durasi syuting yang cukup lama membuat paparan asap tersebut menjadi akumulatif. Diding menceritakan bahwa dirinya sempat dilarikan ke rumah sakit saat masih berada di lokasi syuting di Yogyakarta. Namun, karena komitmen profesional, ia memilih kembali ke lokasi setelah mendapatkan izin dari tim dokter rumah sakit saat itu.

"Jadi setiap hari boleh dibilang hampir setiap malam saya syuting, itu bergaul sama asap-asap itu loh. Nah itu yang saya pikir kehisap sama saya karena saya satu judul 40 hari syuting siang malam. 40 hari itu kehisap itu smokegun. Akhirnya saya sakit di sana, tiga hari saya masuk rumah sakit Jogja," katanya.

3. Diding Tak Salahkan Pihak Produksi

Meskipun menyadari bahwa lingkungan kerja tersebut yang membuatnya sakit, Diding enggan menyalahkan pihak rumah produksi secara sepihak. Ia justru menunjukkan sikap bijak dengan menganggap kejadian ini sebagai risiko pekerjaan yang harus diterimanya. Baginya, menjaga hubungan baik dengan produser tetap menjadi hal utama.

"Tiga hari kemudian saya diizinin pulang dan diizinin saya syuting lagi. Balik lagi ke lokasi syuting sampai film itu kelar. Baru dua minggu di Jakarta saya sakit sampai hari ini. Saya kasih tahu aja, saya enggak tahu maaf ya Pak Produser, enggak salah film, yang salah saya," jelas Diding.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending