Dituduh Curi Mobil Orang, Limbad 'Serang' Balik Sang Pelapor

Jum'at, 02 Oktober 2015 00:22 Penulis: Guntur Merdekawan
Dituduh Curi Mobil Orang, Limbad 'Serang' Balik Sang Pelapor Limbad © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu, sebuah kabar tak mengenakkan datang menghadiri pesulap kondang, Limbad. Seseorang bernama Husein Ibrahim melaporkan pria berambut gimbal itu dengan tuduhan pencurian mobil Jazz di kawasan Apartemen French Walk Tower Lourdes Garden, Jakarta Utara.

Merasa tak melakukan seperti apa yang dituduhkan, sebuah tindakan tegas pun dilakukan oleh limbad. Melalui kuasa hukumnya, ia melaporkan balik Ibrahim ke pihak berwajib. Pasalnya, apa yang diucapkan Ibrahim dirasa sudah menodai nama baiknya.

"Saya ingin mempertegas bahwa kedatangan kami di SPK Polda Metro Jaya yaitu untuk membuatkan laporan polisi terhadap saudara Husein Ibrahim di mana dari pernyataan-pernyataan yang bersangkutan beberapa waktu terakhir memang sudah cukup mengganggu dan merisaukan klien kami di mana yang bersangkutan bukan lagi menduga Limbad melakukan pencurian, tapi sudah menuduh," ujar Zakir Rasyidin, kuasa hukum Limbad ketika ditemui di SKPT Polda Metro Jaya hari Kamis (1/10) malam.

Kuasa hukum Limbad tunjukkan bukti laporan untuk Ibrahim © KapanLagi.com®/Mathias PurwantoKuasa hukum Limbad tunjukkan bukti laporan untuk Ibrahim © KapanLagi.com®/Mathias Purwanto

Zakir menggunakan pemberitaan media sebagai bukti pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Ibrahim pada Limbad. Ia ingin sang penuduh dihukum sesuai dengan pasal yang berlaku.

"Ada beberapa poin-poin pernyataan yang dimuat beberapa media elektronik dan itu sudah kami lihat tadi. Atas dasar pernyataan itulah kami lapor bahwa yang bersangkutan telah melakukan fitnah dan pencemaran nama baik. Karena itu kami menduga yang bersangkutan melanggar pasal 310 dan 311 KUHP pasal 27 ayat 33 UU ITE," sambungnya.

Limbad sendiri cukup geram karena ia merasa dituduh tanpa adanya bukti-bukti valid. Ibrahim mengaku jika dirinya hanya melihat sosok pria yang dikenal karena memiliki ketahanan tubuh luar biasa itu dari CCTV.

"Jadi begini, poin yang paling penting tadi yang juga kami konsultasikan dan sudah dijelaskan bahwa ada pernyataan Pak Ibrahim yang menurut saya ini bukan menduga tapi sudah menuduh. Misalkan gini, 'Saya tidak kenal dengan saudara Limbad, begitu juga dengan mereka yang lainnya. Tapi yang saya ketahui mereka membawa lari dan mencuri mobil'. Sebagai warga negara yang baik harusnya yang bersangkutan tidak boleh langsung men-judge orang itu mencuri atau membawa lari mobil karena ini belum ada putusan hukum pada kasus yang seperti ini. Kalau sudah menjustifikasi berarti ini memang sudah jelas memfitnah dan mencemarkan nama baik yang bersangkutan," pungkas Zakir.

(kpl/pur/gtr)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING