CLOSE

Erin Bantah Lakukan Penganiayaan Terhadap Mantan ART

Erin Bantah Lakukan Penganiayaan Terhadap Mantan ART
instagram.com/erintaulany

Kapanlagi.com - Rien Wartia Trigina mantan istri Andre Taulany secara tegas membantah tuduhan penganiayaan yang dilayangkan oleh mantan ART-nya, Herawati. Tuduhan mengenai pemukulan menggunakan sapu hingga penendangan disebut sebagai fitnah yang tidak berdasar.

Erin menyatakan memiliki bukti rekaman CCTV yang akan membuktikan bahwa kejadian tersebut tidak pernah ada. Dalam klarifikasinya, Erin menunjukkan bahwa dirinya adalah pihak yang merasa dirugikan oleh opini publik yang terbentuk akibat tuduhan tersebut.

"Tidak benar sama sekali. Saya punya buktinya, saya punya CCTV-nya, punya chat komplain ke yayasannya, dan komunikasi sama pembantunya pun saya ada semua," ujar Erin saat ditemui di kawasan Senayan, Selasa (5/5/2026).

1. Bawa Bukti Fisik

Pihak kuasa hukum juga membawa bukti fisik berupa telepon genggam yang disebut-sebut dibanting oleh Erin. Berdasarkan pengecekan awal, tidak ditemukan kerusakan yang sesuai dengan narasi pembantingan, dan mereka siap melakukan pemeriksaan sidik jari untuk membuktikannya.

"Tidak ada sidik jari klien kami, apalagi membanting. Ini kondisinya tidak seperti apa yang dituduhkan oleh orang ini dan ART tersebut. Dibanting rusak katanya," ungkap Sunan Kalijaga.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Erin Menantang Pihak Pelapor 

Erin menantang pihak pelapor untuk membuktikan tuduhan kekerasan fisik seperti yang diceritakan di media sosial. Ia merasa aneh karena hingga saat ini surat visum yang diklaim sudah ada, ternyata belum diterima oleh pihak kepolisian.

"Bisa saya buktikan 100% (tidak benar). Katanya dia sudah melakukan visum, tapi anehnya dari pihak kepolisian mengatakan belum menerima surat visum, makanya
kita ikuti proses hukum. Saya akan buktikan dengan tegas, saya punya buktinya seisi satu rumah ada 14 video," tutur Erin Taulany.

3. Tekankan Soal Fakta Bukan Opini

Sunan Kalijaga kemudian menyebut bahwa semua keterangan dari pihak terlapor justru berbalik dengan fakta yang ada. Pengacara kondang ini menekankan soal fakta yang harus dikedepankan ketimbang opini belaka.

"Yang sudah heboh katanya bikin laporan saja keterangannya enggak benar, keterangannya justru berbalik seperti apa yang sudah disampaikan bukti-buktinya dari klien kami secara fakta. Jadi kalau hukum itu berbicara fakta, bukan opini," tegas Sunan Kalijaga.

4. Dalami Upaya Hukum Balik

Kuasa hukum lainnya, Erik, menambahkan bahwa tuduhan mengenai penodongan pisau adalah cerita fiktif. Pihaknya sedang mengkaji upaya hukum balik karena
menganggap laporan tersebut hanyalah sekadar opini yang tidak didasarkan pada fakta yang ada.

5. Kekerasan Fisik

Hera mantan asisten Erin menjalani pemeriksaan penyidik untuk memberikan keterangan terkait laporannya di Polres Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026). Dalam konferensi pers kepada wartawan, Hera menyebut kekerasan yang dilakukan Erin kepadanya.

Hera membeberkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal 28 April sekitar pukul 15.00 WIB. Pemicunya disebut sangat sepele, yakni hanya karena masalah hordeng dan pintu kamar mandi yang belum ditutup. Hal itu membuat sang majikan marah besar dan melakukan tindakan fisik.

Kekerasan fisik tersebut dimulai saat Erin menghampiri Hera di lantai dua. Menurut pengakuan Hera, majikannya tersebut langsung merebut sapu yang ia pegang dan memukulkannya ke arah bagian kepala. Tindakan itu disertai dengan kata-kata kasar yang merendahkan dirinya sebagai pekerja.

"Nah kata saya, 'Iya Bu, maaf Bu nanti saya tutup Bu'. Terus dia ngambil sapu yang saya pegang. Sapu lidi itu diambil sama dia, dipukullah kepala saya pakai gagangnya," ujar Hera.

6. Tak Cuma Sekali

Tak hanya sekali, Hera mengaku mendapatkan pukulan berulang pada bagian belakang kepala. Meskipun ia sudah meminta maaf dan memohon agar tidak dilakukan kekerasan, namun perlakuan tersebut tetap ia terima. Kejadian ini meninggalkan trauma mendalam bagi Hera yang baru bekerja belum genap satu bulan.

"Terus dia maki-maki saya. 'Kamu ini kerja asal-asalan, kamu ini tolol, kamu ini bego' kata dia gitu. 'Kamu enggak bisa kerja ya?' kata dia gitu. 'Maaf Bu, tapi jangan main tangan dong Bu', kata saya gitu, 'jangan kekerasan Bu, sakit' saya bilang gitu kan. Terus kata Bu Erin, bilang gini 'Ya kamu soalnya kerjanya tolol'. Terus diambil lagi tuh sapunya, disabetin itu, dipukul lagi tuh saya," kata Hera.

7. Belum Terima Gaji, Barang Pribadi Ditahan 

Nggak cuma itu, hingga saat ini Hera mengaku masih tidak memiliki akses terhadap barang-barang pribadi miliknya. Sejumlah aset penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan telepon genggam disebut masih dikuasai mantan istri Andre Taulany tersebut.

"HP, baju saya masih di sana, sama KTP, gaji pun belum dikasih sampai sekarang," ujar Hera.

Pihak yayasan penyalur yang mendampingi Hera, Nia, membenarkan adanya perampasan barang-barang tersebut. Nia mengaku sudah berupaya datang baik-baik untuk menjemput pekerjanya dan menyelesaikan urusan administrasi, namun justru mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dan diusir dari lokasi.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending