Farhat Abbas Sindir Pengacara Ahmad Dhani Cuma Ingin Masuk TV

Jum'at, 04 September 2015 19:20 Penulis: Rahmi Safitri
Farhat Abbas Sindir Pengacara Ahmad Dhani Cuma Ingin Masuk TV Farhat Abbas © KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Perseteruan antara Farhat Abbas dan Ahmad Dhani seakan tak pernah berhenti. Beberapa saat lalu sempat diadakan sidang pra-peradilan di mana Farhat minta agar status tersangkanya dicabut. Sayangnya, permintaan mantan suami Nia Daniati itu ditolak majelis hakim. Farhat pun lalu curhat dan menjelaskan duduk permasalahan sebenarnya.

"Inti soalnya anak Ahmad Dhani nabrak 7 orang sampai mati. Psikolog bilang Dhani bapak gagal. Berita dibilang Dhani bangkrut dan saya hanya mengutip, rangkaian peristiwa, makanya saya dipertaruhkan sebagai tersangka, saya dipermalukan selama dua tahun," kata Farhat saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Bukan hanya itu, Farhat juga mengkritik pengacara Dhani, Ramdan Alamsyah yang menurutnya tak pernah disumpah dan dilantik. Dia juga mengomentari Dhani yang ditolak jadi saksi di sidang pra-peradilan ini.

Farhat saat menjalani sidang pra peradilan © KapanLagi.com®/Budy SantosoFarhat saat menjalani sidang pra peradilan © KapanLagi.com®/Budy Santoso

"Harusnya Dhani sadar dan tahu diri pra peradilan itu tujuh hari putus. Dhani diajukan sebagai saksi pelapor. Ya ditolak hakim, jadi Dhani ke sini sia-sia, nggak ada gunanya. Nih lihat pengacaranya hanya nongkrong-nongkrong, berdiri di luar, makan siang doang, harusnya dia membela kepentingan kliennya dong," protes Farhat berapi-api.

Farhat juga mengungkapkan kalau dia malah merasa senang Dhani datang di sidang praperadilan walau tak jadi masuk. Lagi-lagi Farhat menyalahkan hal itu kepada Ramdan.

"Dhani bukannya ditolak hakim, tapi kan memang agendanya sudah keputusan. Makanya tadi dia nggak jadi masuk, mungkin karena pengacaranya mau bikin ramai saja kali, sudah lama nggak muncul di TV. Makanya ke sini," pungkasnya.

(kpl/aal/pit)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING