Joy Tobing: Saya Mohon Presiden, Berikan Keadilan
Joy Tobing
Kapanlagi.com - Penyanyi Joy Tobing yang kini tengah mengandung 8 bulan merasa kecewa dan sedih dengan langkah kepolisian yang menahan suaminya, Daniel Sinambela. Dirinya melihat kasus ini merupakan kasus bisnis, yang bisa dibicarakan secara kekeluargaan, dan tidak main tahan tanpa proses yang seharusnya."Saya sangat kecewa dan sangat sedih. Ini murni masalah bisnis. Saya hanya bisa bilang di mana keadilan di negeri ini? Kenapa nggak bisa diselesaikan dengan baik-baik? Sampai ditahan hanya atas perintah dari seseorang yang juga anggota DPR," ungkap Joy Tobing dalam jumpa pers di City Walk, Sudirman, Jakarta, Minggu (23/01) malam."Di mana keadilan? Ini adalah masalah bisnis semata. Saya memohon dengan kerendahan hati, saya sedang mengandung 8 bulan, saya memohon kepada bapak presiden dan ibu presiden berikanlah keadilan," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.Kalaupun Daniel bersalah, lanjut Joy ada proses hukum yang harus dilalui. Pihaknya merasa ada kejanggalan dalam proses penangkapan suaminya, yang hanya dalam waktu tiga hari setelah pelaporan ke polisi. Padahal seharusnya dua proses pemeriksaan pendahuluan, setidaknya selama dua minggu.Pihak Daniel melihat ada tekanan karena status Muhammad Nazaruddin yang berstatus sebagai anggota DPR RI sekaligus Pengurus Pusat Partai Demokrat, partai yang sekarang ini tengah berkuasa. Bahkan pihak Joy juga melihat adanya rekayasa dalam penangkapan suaminya itu."Jangan main asal tangkap. Punya hati nurani nggak kalau itu terjadi sama keluarga mereka. Saya mohon karena saya sangat menghormati," tegasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/adt/dar)
Advertisement
