SELEBRITI

Banting Setir ke Bisnis Kuliner, Joy Tobing Buka Lapangan Pekerjaan di Tengah Pandemi Corona

Sabtu, 20 Juni 2020 15:00

Joy Tobing © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Jawara Indonesian Idol 2004 sekaligus pemenang Golden Memories musim pertama, Joy Tobing mencoba peruntungan untuk terjun ke bisnis kuliner. Bersama adiknya, Joy membuka sebuah restoran Korean Grill di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat.

Saat ditemui di restorannya tersebut, Jumat (19/6) meski terjun ke bisnis kuliner, Joy mengatakan bahwa ia tetap aktif menyanyi. Joy mengatakan bahwa saat ini jadwal manggungnya on schedule tapi masih ter-pending karena pandemi COVID-19.

"Kalau aku tetap nyanyi ya, puji tuhan semua men-support kita. Kebetulan kita sekeluarga emang suka makan, ya nggak salah kita sekeluarga nyoba buka usaha kuliner. Nyanyi tetap jalan tapi sebagai kerjaan tambahan aku buka usaha ini, ya sekalian buka lapangan pekerjaan juga kan ya," ungkap Joy Tobing.

"Selama pandemi ini emang banyak show juga tapi virtual, tapi show langsungnya itu ter-pending setelah pandemi ini mungkin tunggu membaik dulu, jadi status acara tetap on schedule tapi ter-pending," lanjutnya.

1. Alasan Pilih Bisnis Kuliner

Selain itu, wanita berusia 40 tahun ini pun juga mengatakan alasan kenapa memilih bisnis kuliner untuk sumber pendapatan lainnya. Menurutnya, usaha kuliner tak ada matinya karena masih menjadi kebutuhan masyarakat dan Joy mengaku sudah merancang usahanya tersebut dari tahun lalu.

"Nah kenapa sekarang terjun ke kuliner karena kuliner itu bakal terus berjalan, karena orang butuh makan kan, dan emang banyak juga orang yang dari kantor terjun ke dunia kuliner. Sebenarnya ini juga udah kita rancang dari tahun lalu," ujarnya.

2. Terapkan Protokol Kesehatan

Meski demikian, Joy Tobing mengaku protokol kesehatannya di restorannya tetap dijaga ketat. Bahkan, ia juga mengurangi kuota pelanggan yang datang langsung ke tempat makannya.

"Tetap kita lakukan, semuanya di sini udah steril mulai dari mereka masuk. Kita juga mengurangi kuota pelanggan, awalnya dari 50 lebih meja kita kurangin jadi cuma 30 meja," tukasnya.


REKOMENDASI
TRENDING