Kontroversi 'NGAWUR', Tio Pakusadewo: Manoj Harusnya Bersyukur

Selasa, 04 Juli 2017 20:52 Penulis: Cinthya Septavy
Kontroversi 'NGAWUR', Tio Pakusadewo: Manoj Harusnya Bersyukur Tio Pakusadewo © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Tio Pakusadewo tak pernah menyangka film parodi bertajuk NGAWUR yang dibintanginya akan mendapatkan protes dari pihak MD Entertainment selaku produser film horor DANUR. Padahal film NGAWUR sudah siap untuk segera merilis trailernya. Benarkah film ini juga mendapatkan ancaman dari sutradara DANUR?

"Sudah selesai. Tinggal tunggu. Trailer bentar lagi jadi 5 Juli. Sama tunggu anceman dari Pak Manoj aja saya hahahaha. Ya santai aja. (Somasi) Enggak ada. Belum. Mungkin dia nunggu kali hasilnya gimana. Anceman dari itu aja tuh dari si Risa yang punya ceritanya Danur. Katanya setan setannya bakal marah si Peter cs. Gue tungguin deh hehehe," ujar Tio Pakusadewo saat dijumpai di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (3/7).

Saat ditanya jadi atau tidaknya film NGAWUR tayang, begini komentar Tio Pakusadewo. "Itu mesti konsultasi sama produsernya Pak Sarjono. Karena bukan film saya sendiri. Saya hanya main di situ dan membantu beliau melancarkan. Biar beliau nantilah yang berikan jawaban. Belum tahu. Saya enggak tahu," lanjutnya.

Tio Pakusadewo tak tahu menahu soal jadi atau tidaknya 'NGAWUR' tayang di bioskop © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoTio Pakusadewo tak tahu menahu soal jadi atau tidaknya 'NGAWUR' tayang di bioskop © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto


Menanggapi protes yang dilayangkan pihak produser film DANUR, Tio Pakusadewo mengaku sangat menyayangkan. Pemain SURAT DARI PRAHA itu menilai jika Manoj Punjabi selaku produser seharusnya bersyukur lantaran muncul pengakuan atas kualitas film garapannya, DANUR, yang sangat digemari publik luas.

"Enggak masalah. Yang ribut kan mereka. Saya kan enggak ribut. hehehe. Namanya profesional siap aja. Selama segala sesuatunya sesuai. Saya enggak ada sakit hati sama MD atau siapapun juga. Ya enggak apa apa. Rezeki ada di mana mana kok. No worries. Kalau saya di posisi Manoj, harusnya sih bersyukur. Film yang dibuat beliau diakui oleh masyarakat sebagai film yang banyak penontonnya. Kemudian kami kan ingin membuat penonton yang banyak itu seneng karena dijaga dengan memparodikannya. Tapi enggak tahu kenapa tanggapannya begitu. Sayang aja," ungkap pria 53 tahun tersebut.

Terlepas dari kontroversi film terbarunya, kira-kira Lebaran Tio menghabiskan waktu di mana sih? "Di Betawi. Kite orang Betawi. Enggak ke mana-mana. Lebaran dong. Kayak biasa aja lontong sayur sama semur," tandasnya mengakhiri wawancara.

(kpl/aal/cvn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING