Mathias Muchus: Dulu Dilarang, Sekarang Didorong
Kapanlagi.com - Makin tingginya peminat untuk menjadi seorang pelaku industri hiburan kini menjadi bukti bahwa profesi tersebut menjanjikan. Menurut Mathias Muchus, profesi artis pada jaman dahulu hanya dianggap sebelah mata. "Kalau dulu, profesi seperti ini masih dilihat sebelah mata. Belum dilihat sebagai karir yang baik. Tapi sekarang udah bisa diterima. Seperti saya yang selalu terus belajar, karena menurut saya harus ada pertanggungjawaban moral. Dulu seseorang yang mau bekerja di dunia ini harus berjuang karena kebanyakan tidak direstui sama keluarga. Tapi sekarang yang didorong-dorong, malah ada yang sampai keluarganya campur tangan secara berlebihan. Itu yang menjadikan anak itu nggak mandiri dan nggak percaya diri," papar Mathias di sela acara syukuran pra produksi film SANG PEMIMPI di Warung Solo, Cilandak, Jakarta Selatan (24/6). Ketidakkonsistenan para pelaku hiburan dalam menggeluti dunia hiburan, suami dari produser Mira Lesmana ini, membuat profesi sebagai seorang entertain hanya dijadikan sambilan. "Peluang bisa di bidang apapun asal kita menjalaninya secara total. Jangan menjadikan dunia entertain sebagai sambilan. Kalau memang memang anak punya bakat, ya harus di-support 100 persen. Tapi sekarang yang terjadi, anak cuma nyari manisnya. Habis itu nyari bidang lain. Jadi yang merusak entertain ya pola pikir seperti itu," tandasnya. Lalu, apakah hal itu bisa dikategorikan sebagai eksploitasi anak? "Itu lebih ke keluarga. Bagaimana orang tua bisa mempertanggungjawabkan. Karena menurut saya yang mengeksploitasi itu ya para orangtua, bukan PH (Production House - Red) atau dunia entertainment sendiri. Karena dari PH pasti ngejar sisi komersilnya. Nah, bagaimana orang tua yang punya anak di dunia entertainment itu punya aturan yang benar," pungkasnya. Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ant/bun)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
