CLOSE

Merasa 'Dicuekin' Polisi, Artis Fabioli de Oliviera Datangi KPAI

Fabioli de Oliviera ©KapanLagi.com®/Fikry Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Artis Fabioli de Oliviera hari ini, Senin (13/7/2015) mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat. Ditemani kuasa hukumnya, Rusdianto Matulatuwa SH, Fabioli meminta bantuan atas lambatnya kinerja kepolisian untuk menangkap tersangka penyiraman terhadap dara berusia 17 tahun itu. "Kedatangan kami ke KPAI pertama untuk menindaklanjuti langkah hukum kami. Pada awalnya pihak keluarga sudah melaporkan ke Polsek Palmerah namun hingga sampai saat ini perkara ini tak ada perkembangan sama sekali, sampai sejauh ini belum ada menghasilkan apa-apa. Kami menganggap kepolisian tak maksimal," kata Rusdianto, saat ditemui di Gedung KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2015). Kasus penyiraman air keras ini bermula saat Fabioli hendak pulang sekolah tanggal 28 Januari 2015 lalu. Pada sore hari sekitar setengah 4, Fabioli tiba-tiba diikuti oleh dua orang yang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Belum sempat menghindar, ia langsung disiram air keras di depan Kelurahan Slipi.

Fabioli de Oliviera mendatangi KPAI untuk meminta bantuan terkait kasus penyiraman air keras yang dialaminya. ©KapanLagi.com®/Fikry Alfi RosyadiFabioli de Oliviera mendatangi KPAI untuk meminta bantuan terkait kasus penyiraman air keras yang dialaminya. ©KapanLagi.com®/Fikry Alfi Rosyadi
"Mudah-mudahan dari hasil pengaduan ini pihak KPAI bisa menanyakan secara langsung (perkembangan kasus) kepada kepolisian," lanjutnya. Sebagai kuasa hukum, Rusdianto mengatakan karena kejadian penyiraman tersebut, kliennya sudah mengeluarkan banyak uang untuk mengobati luka yang dialaminya. Sayangnya karena air keras tersebut Fabioli mengalami cacat permanen.  Fabioli pun berharap dengan meminta tolong kepada KPAI, pihak Kepolisian bisa dengan cepat menyelesaikan kasus tersebut. Apalagi kejadian nahas yang dialami Fabioli ini membuat dirinya trauma dan mengalami kerugian yang sangat besar. "Nggak nyangka bakal kejadian kayak gini sama saya. Ada orang yang jahat banget. Apa sih salah saya. Sumpah saya tersiksa banget. Saya udah mau enam bulan tapi engga sembuh-sembuh," tandas Fabioli, sambil menangis.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/far/sjw)

Rekomendasi

Trending