Miing Bagito Angkat Bicara Soal Insiden Pemukulan Fotografer

Selasa, 13 Oktober 2015 19:15 Penulis: Ahmat Effendi
Miing Bagito Angkat Bicara Soal Insiden Pemukulan Fotografer Miing ©KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Kasus pemukulan terhadap wartawan yang dialami fotografer Munady yang diduga dilakukan oleh asisten pribadi komedian Deni Cagur membuat Deddy Gumelar atau Miing angkat bicara. Mantan anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menilai, jika ada yang mengajak berantem itu sebuah ancaman.

"Orang yang mengajak berantem itu sudah merupakan teror psikologis lho. Hanya Munady punya pemikiran untuk tidak berantem. Belum tentu juga Munady ini bersalah. Anaknya (Arsy) juga tidak celaka, kenapa orang ini (Amrul) lalu mempersoalkan itu, bahkan mengajak bertengkar," papar Miing saat dihubungi, Selasa (13/10).

Sebelumnya diberitakan bahwa selain dicaci maki ketika memotret Arsy di ruang tunggu VIP DAHSYAT, Munady juga mengalami insiden pemukulan. Namun dalam versi Amrul, asisten Deni Cagur itu membantah melakukan pemukulan.

Miing berkomentar tentang insiden pemukulan wartawan. ©KapanLagi.comMiing berkomentar tentang insiden pemukulan wartawan. ©KapanLagi.com

"Ketika ada yang mengajak berkelahi, itu adalah ancaman. Dan, harus dibela," lanjut kakak kandung komedian Didin itu.

Dengan adanya ajakan untuk berkelahi, bagi Miing itu sebuah penghinaan. "Manajer artis itu siapa sih? Buat saya itu sudah penghinaan. Ada dua hal, pertama, Munady tidak suka perkelahian, atau yang kedua, Munady ini sudah tua dan secara fisik tidak memungkinkan untuk berkelahi," lanjutnya.

Miing menyarankan, jika merasa terancam dengan ajakan tersebut ada baiknya melaporkan kepolisi. Hal itu juga bisa memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Kalau memang merasa terancam, lapor ke polisi. Persoalan utama kan dia memotret Arsy dan dilarang oleh orang ini. Salah satu hak warga negara dalam UUD 1945 selain pendidikan dan kesehatan, adalah mendapatkan rasa aman. Nah, kalau merasa tidak aman, ya lapor polisi. Lapor polisi! Sekaligus jadi pendidikan buat orang ini agar tidak semena-mena terhadap orangtua," pungkasnya.

(kpl/hen/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING