Pancasila Sebagai Dasar Negara, Joshua: Pahami dan Amalkan!

Jum'at, 02 Juni 2017 09:22 Penulis: Cinthya Septavy
Pancasila Sebagai Dasar Negara, Joshua: Pahami dan Amalkan! Joshua Suherman © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Belakangan ini muncul sebuah kampanye untuk kembali menumbuhkan semangat Pancasila dalam diri generasi muda. Gerakan yang diinisiasi oleh Kepala Bekraf RI, Triawan Munaf tersebut sukses mendapat sambutan hangat di media sosial lewat slogan 'Saya Indonesia, Saya Pancasila'. Sebagai salah satu generasi muda Tanah Air, Joshua pun turut berkomentar mengenai hal ini.

"Ya banyak yang ngepost foto dengan setengah saya Pancasila, ya awareness ini kalau memang positif harus makin didukung bahwa ideologi dasar negara ini ya Pancasila. Kita bukan cuma paham tapi juga mengamalkan nilai-nilainya," ujar Joshua Suherman saat ditemui usai acara Rumpi di Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (31/5).

Bagi Joshua, Pancasila sebagai ideologi negara dan pondasi sejak Indonesia merdeka tak bisa hanya sekedar dipahami saja. Setiap butir-butir di dalamnya juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.  

Joshua berharap generasi muda bisa mengamalkan nilai Pancasila dalam keseharian mereka © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaJoshua berharap generasi muda bisa mengamalkan nilai Pancasila dalam keseharian mereka © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya


"Gue pribadi, Ketuhanan yang Maha Esa ya gue mengakui adanya Tuhan. Kemanusiaan yang adil dan beradab ya adil sama orang. Ketiga, gue juga masih menjaga persatuan, nggak membuat negara sendiri, nggak 'hey keluar saya presiden' dan nilai-nilainya juga tetap diamalkan," ungkapnya.

Tanpa perlu menutup mata, Joshua pun menyayangkan banyaknya aksi yang belakangan muncul dilandasi oleh sikap intoleransi pihak tertentu. Pria yang namanya melambung berkat lagu Diobok-Obok itu pun menanggapi dengan bijak.

"Ya kalau itu menimbulkan sesuatu yang negatif pasti menyayangkan. Kan setiap orang bisa mengeluarkan aspirasi dengan cara yang baik, agar tak ada gesekan," tandasnya mengakhiri wawancara.

(kpl/pur/cvn)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING