Perjalanan Sheila Sandya, Dari Singapura Kembali ke Indonesia

@KapanLagi.com®/Muhammad Rasyad

Kapanlagi.com - Mengawali karir sebagai model rambut sejak SMP (Sekolah Menengah Pertama), membawa Sheila Sandya menemukan jalannya sebagai model foto. Ditambah dengan kegemaran sang mama akan fotografi, yang selalu menjadikan gadis kelahiran Bandung, 23 Juli 1989 sebagai objek foto. "Dari kecil sudah suka difoto-foto karena nyokap seneng fotografi. Pas SMP, talent searcher Rudy Hadisuwarno menawarkan saya untuk jadi modelnya. Alhasil diwarna-warnain-lah rambut saya sampai akhirnya sekolah harus pakai kerudung,” ujarnya usai pemotretan dengan KapanLagi.com® di kawasan Tebet, beberapa waktu lalu. Karir model Sheila pun semakin bersinar saat dirinya mendapat tawaran sebagai model majalah FHM Singapura. Dilanjutkan dengan mengikuti berbagai ajang lomba modelling di mana-mana.

Sheila Sandya @KapanLagi.com®/Muhammad RasyadSheila Sandya @KapanLagi.com®/Muhammad Rasyad


"SMA ikut pemilihan majalah Aneka, cuma masuk finalis. Sampai lulus SMA, masuk sekolah model. Iseng apply di media corp Singapura. Awalnya untuk Channel V, tapi keterima untuk Majalah FHM Singapura tahun 2010,” ujar gadis yang pernah bermain di sinetron PUTRI DUYUNG ini. Dua tahun Sheila mencari pengalaman ilmu di negeri ber-ikon singa itu. Dengan persaingan yang sangat ketat untuk masuk ke dunia entertainment Singapura, membuatnya harus mengalah dan pulang ke Indonesia. "Saya pikir mau pulang karena living cost di sana tinggi, tapi ada yang bikin ragu saat mau pulang. Tiba-tiba ada pemilihan 100 sexiest women in the world versi FHM Singapura. Saya dinobatkan bersama Nadya Hutagalung di peringkat 67, dan saya di peringkat 70, dari voting orang Singapura. Tapi saya tetap memutuskan untuk pulang dan gabung sama Real Manajemen,” ungkapnya.

(kpl/gum/phi)

Rekomendasi

Trending