Sakit dan Punya 5 Anak, Kuasa Hukum Tak Mau Tora Sudiro Dipenjara

Selasa, 08 Agustus 2017 21:15 Penulis: Rahmi Safitri
Sakit dan Punya 5 Anak, Kuasa Hukum Tak Mau Tora Sudiro Dipenjara Tora Sudiro © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Seperti diketahui Tora Sudiro dan sang istri Mieke Amalia ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di kediamannya di Bali View, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (3/8) terkait kepemilikan psikotropika dumolid. Setelah menjalani pemeriksaan, Mieke diputuskan bebas. Sedangkan Tora saat ini telah dipindahkan ke RSKO ( Rumah Sakit Ketergantungan Obat) untuk menjalani assesment.

Kuasa hukum Tora, Lydia Wongsonegoro, memang mengajukan permohonan dilakukan assesment karena kliennya menggunakan obat tersebut ada tujuannya yaitu untuk penyembuhan sakit. Tora memang diketahui mengidap syndrome tourette selama dua tahun ini. Selama menggunakan dumolid, Tora tidak tahu kalau obat itu sebenarnya tidak diperjualbelikan secara bebas. Atas dasar tersebut dan alasan lainnya, Lydia berpendapat kliennya tidak seharusnya dipenjara.

"Kalau dia dibiarkan, apa tujuannya mau memenjarakan Tora? Punya anak lima, pekerjaannya hancur, karirnya hancur, hanya karena punya obat tidur nggak pakai resep. Makanya kita ajukan (assesment). Narkotik dengan psikotropika itu lain. Jadi kita mengajukan karena memang Tora sakit, empat hari selama ditahan dia nggak pernah tidur. Tadi malam (Minggu, 6/8) saya sama dia, dia tuh nggak pernah ngeluh," kata Lydia ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

Tora masih tetap suka bercanda © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaTora masih tetap suka bercanda © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

"Saya tanya, 'Gimana Tora? Panas nggak? Nggak apa-apa kan jadi kurus?'. Dia nggak pernah ngeluh. Tapi, satu pertanyaan, 'Kamu bisa tidur nggak?', 'Nggak bisa sih'. Kalau kita nggak bertanya, dia nggak ngomong. Dan saya dapat kabar tadi dari dokter di BNN bahwa Tora itu harus segera mendapatkan pengobatan yang bisa mengurusnya. Karena kalau tidak, Tora bisa tambah parah dan susah untuk mengobatinya lagi," lanjut sang kuasa hukum.

Kalau penyakit Tora tambah parah dia bisa mengalami depresi dan insomnia. Selama empat hari ditahan, bintang film ARISAN itu tak pernah memberi tahu apa yang dirasakan. Lydia maklum dengan sikap kliennya yang memang tetap suka bercanda meski sedang berurusan dengan pihak berwajib.

"Siapapun yang datang, 'Hai Bro, gimana film lo?'. Selalu bicarakan orang nggak pernah bicarakan dirinya sendiri. (Tora) Tidur-tidur ayam, bangun lagi. Ya kan nggak dikasih obat. Handphone nggak ada, baju yang melekat aja sama. Makannya kita emergency, perawatan itu harus terus-menerus, nggak bisa distop. Itu orang sakit saraf, bukan satu-dua tahun tapi berpuluh-puluh tahun. Itu bukan sesuatu yang seperti pilek, batuk, kasih obat selesai," pungkas Lydia.

(kpl/pur/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING