Sejak Pindah ke Rutan Pondok Bambu, Roro Fitria Belum Dijenguk Sang Ibu

Jum'at, 03 Agustus 2018 16:40 Penulis: Mita Anandayu
Sejak Pindah ke Rutan Pondok Bambu, Roro Fitria Belum Dijenguk Sang Ibu Roro Fitria © Liputan6.com

Kapanlagi.com - Roro Fitria harus mendekam di penjara setelah terjerat kasus kepemilikan sabu sebesar 2,4 gram. Roro kini ditahan di Rutan Pondok Bambu setelah sebelumnya berada di Polda Metro jaya.

Diketahui, ibunda Roro Fitri ternyata belum menjenguk sang anak sejak pindah ke Rutan Pondok Bambu. Padahal saat berada di penjara Polda Metro Jaya, sang ibunda kerap mengunjungi Roro Fitria.

"Sering ya (jenguk) pas masih di Polda. Setelah itukan pulang ke Yogja dulu," kata Roro Fitria, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/8/2018).

Saat ini dikatakan Roro Fitria, ibunya tengah jatuh sakit. Oleh karenanya, selama berada di tahanan Rutan Pondok Bambu ibunya belum bisa menjenguk. Ia pun meminta didoakan agar ibunya cepat diberikan kesembuhan.

"Mama masih perawatan kesehatan ya, sakit di Jogja jadi mohon doanya temen-teman supaya mamah bisa sembuh bisa berkumpul lagi dengan saya.

Roro Fitria terjerat kasus kepemilikan narkoba © Kapanlagi.com/Akbar Prabowo TriyuwonoRoro Fitria terjerat kasus kepemilikan narkoba © Kapanlagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono

Roro Fitria berharap, ibunya bisa hadir setelah sidang terakhir nanti. Meski begitu, Roro Fitria masih sangat merasa bersalah atas tertangkapnya ia dalam kasus narkoba. Terlebih menodai kepercayaan sang bunda.

"Semoga bisa datang setelah vonis sidang terakhir. Itu penyesalan saya yang teramat berat untuk mama. Karena mama sangat mencintai saya, memberikan kepercayaan penuh terhadap hidup saya, tapi ternyata saya enggak bisa bertanggung jawab atas kepercayaan yang sudah mama berikan kepada saya. Jadi saya sangat menyesal dan memohon maaf kepada mama," kata Roro Fitria.

Roro Fitria berada di rutan yang sama dengan Dawiya. Dawiya juga mendekam di balik jeruji dengan kasus yang sama yakni kepemilikan narkoba.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/mit)

Editor:

Mita Anandayu


REKOMENDASI
TRENDING