SELEBRITI

Sidang Cerai Tyas Mirasih - Raiden Soedjono Ditunda, Agenda Selanjutnya Lakukan Mediasi

Senin, 16 Agustus 2021 17:13 Penulis: Canda Dian Permana

Tyas Mirasih - Raiden Soedjono (credit: instagram.com)

Kapanlagi.com - Sidang cerai perdana Tyas Mirasih dan suaminya, Raiden Soedjono yang beragendakan mediasi terpaksa ditunda hingga 30 Agustus 2021 mendatang karena kedua pihak tidak hadir dalam persidangan. Hal itu dikatakan oleh humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah di kantornya, Senin (16/8/2021).

"Tadi agendanya sidang perdamaian, tapi karena hanya dihadiri kuasa hukum pemohon dua orang, tidak dihadiri prinsipalnya dan termohon juga tidak hadir serta tidak mengutus oranglain sebagai wakil kuasanya. Sehingga agenda semestinya perdamaian, karena keduanya tidak hadir secara prinsipal maka sidang ditunda tanggal 30 Agustus 2021," kata Taslimah.

Taslimah mengatakan, agenda persidangan selanjutnya masih sama, yakni mediasi kedua pihak antara Tyas dan Raiden Soedjono. "Agendanya tetap, pertama, hadirkan prinsipal pemohon. Termohon juga untuk diperintahkan untuk dipanggil kembali di sidang ke dua," katanya.

Sidang perdana kali ini, baik Tyas maupun Raiden Soedjono kompak sama-sama tidak menghadiri persidangan. Hanya saja, pihak Raiden Soedjono diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Bernard Pasaribu.

1. Sidang Beragendakan Mediasi

"Kalau untuk pemohon udah mengirim kuasa tetapi alasan secara prinsipal tidak hadir, hanya tidak hadir aja. Nggak ada surat keterangan tidak sakit atau yang lain. Sedangkan termohon tidak ada surat alasan ketidakhadirannya, sehingga karena tidak kirim surat atau kuasa hukum makanya termohon dipanggil kembali untuk sidang akan datang nanti," kata Taslimah.

Taslimah mengatakan, seharusnya Tyas Mirasih dan Raiden Soedjono hadir untuk mengikuti persidangan. Apalagi, sidang tersebut beragendakan mediasi atau perdamaian.

"Setiap perkara perdata perceraian misalnya atau lainnya juga kasus gugatan para pihak wajib hadir sebenarnya. Wajib hadir Karena akan dinasehati akan di damaikan dan pihak termohon harus hadir," katanya.

2. Bisa Diwakilkan

Lebih lanjut Taslimah mengatakan, kalaupun tidak bisa hadir dalam persidangan, kedua pihak bisa diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

"Kalau termohon tidak hadir. Tidak pula mengutus orang lain sebagai kuasanya kan sendirinya tidak membela haknya. Kalau sekalipun tidak hadir Harus ada alasannya kalau kesehatannya tidak dapat hadir, atau di luar negeri, di luar kemampuan, atau menjalankan tugas negara. Dari keempat kategori itu masuk atau nggak," katanya.

"Kalau sidang tidak hadir (tiga kali) termohon yang jelas prinsipal wajib hadir. Kalau termohon tidak hadir majelis hakim akan membaca gugatannya nanti majelis hakim punya sikap," tutup Taslimah.


REKOMENDASI
TRENDING