Sidang Perdana Digelar, Axel Thomas Terpukul Didakwa 3 Tahun Penjara

Selasa, 12 September 2017 00:10 Penulis: Ayu Srikhandi
Sidang Perdana Digelar, Axel Thomas Terpukul Didakwa 3 Tahun Penjara Axel Matthew Thomas © Instagram/axelmatthewthomas

Kapanlagi.com - Axel Matthew Thomas menjalani sidang perdana atas kasus dugaan transaksi narkoba. Dari sidang pertama yang dilakukannya, putra dari Jeremy Thomas itu didakwa maksimal tiga tahun penjara.

Amin sebagai pengacara Axel Matthew Thomas sendiri mengungkapkan seperti apa sidang perdana berlangsung. Diungkapkannya, mereka hanya melakukan pembacaan dakwaan dari penuntut umum saja dan adanya penyampaian nota keberatan dari pihak Axel.

"Baik, sidang hari ini kita menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang sedang berlangsung saja. Jadi di sidang perdana ini agendanya adalah pembacaan dakwaan dari rekan-rekan penuntut hukum," jelas Amin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (11/9).

Sidang perdana Axel Matthew Thomas digelar untuk pembacaan dakwaan. © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoSidang perdana Axel Matthew Thomas digelar untuk pembacaan dakwaan. © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Ia melanjutkan, "Kita tentu percaya bahwa ini untuk menyelamatkan ananda Axel Matthew yang sebelumnya belum cukup bukti dan juga sesuai fakta hukum yang disampaikan teman-teman penegak hukum polisi maupun kejaksaan. Untuk itu kami tanpa mengurangi rasa hormat menyampaikan eksepsi atau nota keberatan."

Axel sendiri diungkapkan terpukul saat didakwa maksimal tiga tahun penjara. "Tentu namanya anak-anak dia terpukul," jelas sang pengacara.

Sang pengacara juga mengungkapkan kalau pihaknya telah menyampaikan penangguhan hukum tapi belum dikabulkan. Amin mengaku kalau strateginya membantu Axel bebas sesuai dengan fakta dan hukum yang ada.

"Kita sesuai fakta hukum saja nanti. Teman-teman media juga tahu Axel dinyatakan negatif, tidak ada barang bukti," jelas sang pengacara yang selanjutnya meminta doa untuk sidang kedua Axel yang akan digelar pada 14 September mendatang.

(kpl/abs/jje)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING