Tak Ada Masalah Harta Gono Gini Dalam Perceraian Kirana Larasati

Sabtu, 17 Juni 2017 06:55 Penulis: Cinthya Septavy
Tak Ada Masalah Harta Gono Gini Dalam Perceraian Kirana Larasati Kirana Larasati © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Belum genap dua tahun menikah, aktris cantik Kirana Larasati dan Tama Gandjar memutuskan berpisah lantaran sudah tak ada lagi kecocokan di antara keduanya. Tak sedikit yang menduga adanya kekerasan dalam rumah tangga pasangan muda tersebut, namun hal ini dibantah oleh kuasa hukum Kirana Larasati.

"Enggak enggak, enggak ada KDRT. Alasannya cekcok, 19 huruf F alasan dasar hukumnya, penyebabnya ada beberapa poin yaitu kita tidak bisa menyampaikan di publik karena itu sangat privat, sangat pribadi, jadi tidak bisa diumumkan. Tapi yang pasti sejak Juli 2016 itu sudah puncaknya, jadi mereka Juli 2016 sudah puncak dan November 2016 mereka sudah pisah rumah, intinya seperti itu," ujar Nendi Haryadi, kuasa hukum Kirana Larasati di PA Jaksel, Kamis (15/6).

"Aturan hukumnya seperti itu. Ya mbak Kirana sih ikut saja apa yang diatur dalam UU karena majelis hakim menyampaikan bahwa majelis hakim belum bisa melanjutkan pemeriksaan alat bukti. Pertama yang tadi saya sampaikan panggilan resminya sampai sekarang belum sampai di Jakarta. Jadi masih di Bandung," ungkapnya.

Nendi Haryadi tegaskan tak ada tuntutan harta gono gini dari kliennya © KapanLagi.com®/Budy SantosoNendi Haryadi tegaskan tak ada tuntutan harta gono gini dari kliennya © KapanLagi.com®/Budy Santoso


Sejauh ini perkembangan sidang perceraian Kirana Larasati masih berproses menuju tahap pemeriksaan alat bukti. Saat ditanya tentang kemungkinan muncul tuntutan harta gono gini, sang kuasa hukum segera menampik dan berujar jika hal tersebut tak dipermasalahkan kedua pihak.

"Jadi kita hanya menerima email, scan, dikirim ke majelis sini. Tapi tetap kan secara prosedural harus ada bukti nyatanya bahwa itu sudah disampaikan kepada mas Tama. Tapi sampai sekarang belum sampai. Sehingga majelis hakim belum berani melanjutkan proses ini ke tahap pembuktian. Kalau nanti sudah datang pembuktian mungkin bisa langsung di majelis hakim akan melakukan musyawarah majelis untuk mengambil terhadap gugatan yang kita ajukan," tutur sang kuasa hukum.

"Dalam perkara ini memang ada hak asuh anak yang kita minta kepada klien kami mbak Kirana karena anaknya masih kecil ya, setahun dua tahun. Jadi dan pihak mas Tama gak keberatan anak ikut sama ibunya karena sampai sekarang pun mas Tama diberikan keleluasaan untuk ketemu sama anaknya. Bahkan kemarin pun masih mengunjungi dan mengajak anaknya untuk bermain. Jadi gak ada masalah dan gak ada harta gono gini," pungkasnya.

(kpl/pur/cvn)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING