SELEBRITI

Tepat Hari Kelahiran Ratu Horor Suzanna, Luna Maya Napak Tilas ke Magelang

Minggu, 14 Oktober 2018 09:52 Penulis: Sora Soraya

Lucinta Luna © KapanLagi.com®/Adi Abbas Nugroho

Kapanlagi.com - Bertepatan dengan hari kelahiran Suzanna yang jatuh pada 13 Oktober, aktris Luna Maya datang ke kota Magelang, Jawa Tengah, untuk menjalani napak tilas kehidupan sang Ratu Horor semasa hidup. Tempat-tempat dipilih sengaja memiliki kedekatan personal yang tak banyak orang tahu.

Begitu menginjakkan kaki di kota Magelang, lokasi pertama adalah rumah tempat Suzanna tumbuh besar hingga meninggal. Rumah tersebut berada di kawasan Protobangsan, Magelang Utara. Letaknya di sebuah gang yang hanya beberapa langkah dari jalan raya.

Luna disambut Clift Sangra © KapanLagi.com®/Adi Abbas NugrohoLuna disambut Clift Sangra © KapanLagi.com®/Adi Abbas Nugroho

Kedatangan Luna Maya disambut hangat oleh Clift Sangra bersama istri kedua serta anak-anak mereka. Begitu masuk ke dalam rumah, mantan kekasih Reino Barack ini langsung dihidangkan makanan berupa gethuk dan pastel.

"Jadi ini tempat Bunda, dia tinggal di sini, lahir di Bogor tapi dari kecil di rumah ini. Kalau ada panggilan syuting langsung ke Jakarta, tapi ngademnya di sini. Cari duit di Jakarta, habisinnya di sini," tutur Cilft Sangra, Sabtu (13/10).

1. Rumah Bertembok Biru

Suzanna dikenal menyukai warna hijau, namun begitu tim KapanLagi.com® masuk ke dalam rumah, tembok malah didominasi warna biru. Rupanya hal itu dikarenakan tembok baru saja dicat untuk memberi nuansa baru.

Tidak hanya ruang tamu tempat mendiang habiskan sarapan, kamar Suzanna yang letaknya di sisi samping juga bercat biru. Clift lantas mengungkap bila tata letak kamar itu tak banyak berubah sejak sepuluh tahun pasca kepergian Suzanna.

"Dulu semua tembok warnanya hijau, cuma sekarang dicat biru. Kamar ini nggak pernah diubah, kenangan seperti itu biarkan seperti itu karena Bunda senang habiskan waktu di sini," papar Clift.

2. Nyekar ke Makam Suzanna

Usai bertandang ke rumah, Luna Maya ditemani Clift Sangra menuju tempat peristirahatan terakhir Suzanna di TPU Giriloyo untuk nyekar. Makam Suzanna tampak berbeda dengan yang lain karena badan makam berlapis keramik warna oranye bergrafir melati.

"Kebetulan November aku akan ada film sebagai Suzanna. Jadi ingin ziarah, silaturahmi dan ingin kenal lebih dekat, lebih banyak tahu tentang beliau. Nyuwun sewu dulu istilahnya, mudah-mudahan beliau lihat dari atas bisa senang," tutur Luna yang nyekar sambil membawa bunga melati.

3. Menuju Tempat Meditasi Mendiang Suzanna

Setelah nyekar ke makam, dari Magelang perjalanan berlanjut ke Ngadirjo, Temanggung, Jawa Tengah. Tepatnya ke Umbul Jumprit yang ternyata sering digunakan mendiang Suzanna untuk berendam dan bermeditasi di pagi buta sebelum bermain film.

Tak sekadar melihat, Luna juga mencoba berendam di air yang begitu jernih dan dingin bukan main. Luna ingin merasakan seperti apa dulu Suzanna habiskan waktu di sini untuk merilekskan pikiran.

"Well, ini sesuatu yang baru, something yang belum familiar. Kalau di Jawa kan ada adat Kejawen dengan segala kepercayaannya. Ya nggak salah, namanya culture, kalau kita di kota gede kan jarang ada berpikir untuk mandi ritual. Aku berpikir ritual seperti ini bagus juga untuk sebuah simbol membersihkan diri. Ya kita ambil positifnya aja, ya belajar sesuatu yang baru juga sih bahwa kalau dulu bunda Suzanna itu sering ke sini," pungkas Luna.

(kpl/abs/sry)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING