Asalkan Tak Munafik, Mongol Baru Setuju KPI Larang Pria Melambai
Mongol
©KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Keputusan KPI untuk melarang penampilan para pria melambai di televisi menimbulkan pro dan kontra. Bagi komedian Mongol, keputusan itu bakal menghambat seniman dalam berkreasi. Meski demikian ia bakal mendukung keputusan KPI jika organisasi tersebut tidak bersikap munafik. "Gue setuju. Oke lah kalau boleh dilarang, tapi yang teriak jangan munafik. Kalau belajar hukum agama Kristen dan Islam, munafik itu lebih berbahaya daripada yang kontra sekali pun. Karena dia di depan bilang A di belakang malah nusuk. Kalau keputusan KPI dan KPAI gitu, gue dukung. Tapi duduk sama-sama dulu yuk, mereka harus research acara anak-anak juga," tutur Mongol di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat malam (26/02). Mongol berharap sebelumnya ada wacana dan pembicaraan terlebih dahulu antara KPI dan para seniman. Saat ini ia beranggapan banyak tayangan yang tak mendidik. KPI sebagai organisasi untuk mengatur penyiaran pun ia minta untuk menyelesaikan tayangan anak-anak terlebih dahulu.
Mongol berharap KPI tak bersikap munafik. ©KapanLagi.com/Budy Santoso- KPI Larang Pria Melambai, Karakter Mongol di COMIC 8 Masih Aman?
- Siap-Siap! Februari 2016, Vampir Bakal 'Hantui' Indonesia
- 'OOPS ADA VAMPIR' Kelar, Film Biopik Rudy Hartono Siap Digarap
- Jadi Laki Tulen, Mongol Stres Ditantang Adegan Fighting
- Demi 'OOPS #ADA VAMPIR', Mongol 'Kehilangan' Uang Ratusan Juta
(kpl/abs/sjw)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
