Banyak Main Film, Ini Resep 'Jual Diri' Tanta Ginting

Banyak Main Film, Ini Resep 'Jual Diri' Tanta Ginting Tanta Ginting/©Kapanlagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Tanta Ginting, aktor asal Medan yang sempat tinggal di Amerika Serikat ini memulai karirnya dalam dunia perfilman sejak 2009. Ia yang awalnya diajak Daniel Mananta mengikuti audisi GITA CINTA THE MUSICAL akhirnya mampu meraih Penghargaan sebagai pemeran Pembantu Pria Terpuji dalam Festival Film Bandung 2014. Sejak dua tahun lalu, Tanta telah membintangi 6 judul film berkualitas. Judul yang cukup banyak bagi seorang pendatang baru sepertinya.
Apa sih resep 'jual dirinya' agar sukses? "Dunia entertainment kecil banget. Kenapa gue cepat dapet film karena mereka ngomongin. Temen gue nunjukin, 'Nih, lo lagi diomongin sama sutradara'. Jadi kita nggak cuma akting doang," tuturnya saat ditemui tim Kapanlagi.com® di Mango Tree, Epiwalk, Jakarta Selatan, Selasa (31/3) dalam acara Press Screening film GURU BANGSA: TJOKROAMINOTO.
Ya, Tanta adalah salah satu pemeran dalam film garapan sutradara kawakan Garin Nugroho yang menceritakan kisah hidup salah satu pahlawan Indonesia, H.O.S. Tjokroaminoto. Ia berperan sebagai Semaoen, salah satu murid Tjokro yang diperankan Reza Rahadian. Ia dituntut Garin untuk banyak melakukan improvisasi dan tidak hanya terpatok kepada naskah.
Salah satu resep 'jual dirinya' adalah dengan menerapkan disiplin. Tanta menyebutnya, jangan sok nge-diva, atau bertingkah laku layaknya seorang diva. "Tapi jangan nge-diva, sok artis. Kalau disuruh dateng jam 7, dateng jam 6.30. Jangan pakai alasan macet, nenek-nenek tua juga tahu Jakarta macet," ujarnya.

Tanta Ginting anti telat/©Kapanlagi.com®/Budy SantosoTanta Ginting anti telat/©Kapanlagi.com®/Budy Santoso

Ia juga banyak menemui hal-hal seperti ini di lokasi syuting, meski nggak banyak. Baginya, datang terlambat itu adalah perbuatan yang nggak bisa dimaafkan kecuali orang tersebut punya akting yang sangat luar biasa.
"Kalau emang lo jago banget (akting) nggak apa-apa, lah (terlambat). Seperti ada pengalaman main di teater, dia aktor senior, jarang banget datang tepat waktu. Tapi sekalinya dateng langsung 'duar'. Oh, nggak papa, deh. Beda kalau sudah telat, mainnya biasa, aduh!. Lebih ke atittude. Karena kalau attitude udah bener, lo akan jadi seniman bagus," tandasnya.

(kpl/abs/tch)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho

Rekomendasi
Trending