Lewat 'I AM HOPE', Adilla Dimitri Ingin Menolong Pejuang Kanker
Adilla Dimitri © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - Ada yang pasrah dengan keadaannya, tapi tidak sedikit juga para penderita dan pejuang kanker yang terus bertahan dan melawan penyakitnya. Hal inilah yang kemudian dilihat Adilla Dimitri dan ingin ia tuangkan dalam film terbarunya, I AM HOPE.
"Untuk filmnya kami terinspirasi dari gelang harapan dan kisah-kisah yang sudah ditemui dalam proses gerakan gelang harapan ini. Konsepnya di sini ada donasi jadi gimana caranya kami bisa mengajak orang menonton film ini sebanyak mungkin agar kami dapat menolong orang sebanyak mungkin. Dari situ karena katanya harapan dan bertemu pejuang kanker gak tahu kenapa yang ditemui adalah mereka yang punya spirit yang luar biasa. Awalnya mau bikin film tentang sakitnya tapi yang di kepala kami pasti orangnya lemes, tapi justru yang kami temui adalah orang-orang yang fighting spirit-nya tinggi dan kuat lebih dari saya sendiri mungkin," jelas Adilla saat bermain ke kantor Redaksi KapanLagi.com® di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (28/1) malam.
Film ini sendiri menceritakan sosok seorang perempuan yang hidup dan berjuang melawan kanker demi mewujudkan mimpinya. Di sisi lain, Adilla pun punya alasan mengapa ia memilih karakter yang mulai memasuki usia dewasa.
Lewat film I AM HOPE, Adilla ingin menolong banyak orang © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya"Ceritanya tentang Mia wanita umur 23 tahun. Kenapa pilih ke umur adult sekitar 20-25 tahun? Kami berpikir di sini adalah generasi yang sedang mencari jati diri dan punya mimpi besar. Jadi gimana si Mia yang punya mimpi besar akhirnya divonis kanker. Lingkungan dan dirinya sendiri berjuang keras melawan penyakitnya," lanjutnya.
Wulan Guritno selaku produser film ini kemudian memotong percakapan. Bukan tanpa alasan, namun ia langsung memberikan contoh kisah nyata yang ditemui mereka dan kemudian menjadi salah satu semangat dalam membuat film tersebut.
"Aku potong ya. Contohnya aja ya, aku lagi ke RSCM ada nenek lagi duduk pakai selang sambil menuangkan makanannya di selang itu. Aku tanya banyak ke nenek itu kaya kena kanker apa. Akhirnya nenek itu sambil buka mulutnya kasih liat kalau di mulutnya udah gak ada langit-langitnya. Tapi dia begitu santai dan semangat. Dia kena kanker di sekitar pipi. Terus sebelahnya ada kakek-kakek duduknya santai banget banget. Pas aku tanya kena kanker apa dia buka kaosnya, aku lihat ususnya udah di luar. Dia juga semangat banget masih. Jadi dokter juga mengakui kalau pengobatan itu pengaruhnya 20 Â persen itu, tapi untuk harapan dan keyakinan itu 80 persen, percaya apa enggak ya buat kanker ini. Satu tahun ini kami jalani gelang harapan ini berasa banget kalau harapan itu penting banget. Itu yang kami mau tunjukkan di film I AM HOPE. Mia tokoh sentralnya seorang anak muda yang sedang mengejar cita-citanya ternyata kedapetan kena kanker. Kami mau memperlihatkan betapa semangatnya dan harapannya yang kurang lebih menyelamatkan dia," pungkas Wulan.
Sudah Baca Yang Ini Belum?
Berawal Dari Gelang, Wulan Guritno Bikin Film 'I AM HOPE'
Ingin Perdalam Agama, Wulan Guritno Masih Belum Siap Berhijab
Karena Film Ini, Wulan Guritno Ingin Lebih Memahami Al-Quran
'KETIKA MAS GAGAH PERGI' Tambah Wawasan Agama Wulan Guritno
Terkesan Dengan Perjuangan Helvy, Wulan Guritno Mau Main 'KMGP'
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
(kpl/pur/ntn)
Mathias Purwanto
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
