60 Ucapan Idul Adha untuk Mertua Tulus dan Bermakna 2026
Ucapan Idul Adha untuk Mertua (h)
Kapanlagi.com - Ucapan Idul Adha untuk mertua yang tulus bukan sekadar formalitas di pagi hari raya — ia adalah jembatan emosi yang menyatukan dua keluarga besar dalam satu ikatan spiritual. Bagi seorang menantu, hari raya ini menjadi kesempatan emas untuk mempererat hubungan dengan mertua melalui ucapan yang tulus dan penuh doa. Satu pesan singkat yang dikirim tepat waktu bisa menghangatkan hati, mempererat silaturahmi, dan menunjukkan bahwa Anda benar-benar menghargai kehadiran mereka sebagai orang tua kedua.
Sebagaimana disampaikan Kementerian Agama Republik Indonesia, Idul Adha 1447 H jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Koleksi 60 ucapan berikut dirancang khusus untuk mertua — bukan kumpulan generik yang bisa dikirim ke siapa saja. Ada kebijaksanaan dari penyair Sufi abad ke-13, ucapan orisinal bergaya puitis, ucapan bahasa Jawa krama inggil, hingga pesan ringan yang tetap menyentuh hati.
Advertisement
1. Mengapa Ucapan Idul Adha untuk Mertua Begitu Bermakna?
Ucapan Idul Adha untuk mertua lebih dari sekadar pesan selamat hari raya. Ia adalah jembatan emosi yang menyatukan dua keluarga besar dalam satu ikatan spiritual. Mertua adalah orang tua kedua yang Allah hadirkan dalam hidup kita melalui pernikahan, dan momen Lebaran menjadi waktu paling tepat untuk mengungkapkan rasa hormat serta permohonan maaf yang tulus.

Dilansir dari Islamic Relief UK, bertukar ucapan selama Idul Adha berakar pada Sunnah Nabi Muhammad SAW, yang menekankan kebaikan, persaudaraan, dan berbagi kegembiraan dengan sesama. Jadi, mengirim ucapan kepada mertua bukan hanya tradisi sosial — ia memiliki landasan spiritual yang kuat. Al-Quran Surah Al-Isra ayat 23 pun mengajarkan agar kita merendahkan diri di hadapan orang tua dengan penuh kasih sayang — perintah yang tentu mencakup orang tua pasangan.
Dalam tradisi Islam Indonesia, ucapan ini biasanya mengandung tiga unsur: salam hari raya, permohonan maaf, dan doa kebaikan. Ucapan Idul Fitri umumnya menekankan kemenangan setelah Ramadan, sementara ucapan Idul Adha lebih menekankan tema pengorbanan dan penerimaan amal ibadah.
2. Ucapan Islami Penuh Doa untuk Mertua
Kategori pertama ini mengandung lafaz sunnah dan doa dalam bahasa Arab yang tepat dikirimkan kepada mertua yang religius. Idul Adha sendiri memperingati kesediaan Nabi Ibrahim AS mengorbankan putranya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sehingga setiap ucapan selayaknya sarat doa dan ketulusan. Temukan juga panduan lengkap ucapan Idul Adha Islami dalam bahasa Arab beserta artinya.
Ucapan dengan Lafaz Sunnah
1. "Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bapak dan Ibu Mertua. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima amal ibadah dan kurban kita semua."
Lafaz ini merupakan ucapan paling otentik dari para sahabat Nabi.
2. "Di hari raya kurban ini, saya mendoakan Bapak dan Ibu Mertua agar selalu dalam lindungan Allah — diberi kesehatan, kebahagiaan, dan umur yang penuh berkah."
3. "Ya Allah, berkahilah kedua mertua saya di hari Idul Adha ini. Jadikan mereka hamba-Mu yang senantiasa mendapat ridha-Mu. Rabbighfir li waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira."
Doa QS. Al-Isra: 24 ini relevan untuk mertua karena merefleksikan rasa hormat kepada orang tua.
4. "Taqabbalallahu tha'atakum wa udhiyyatakum. Semoga Allah menerima ketaatan dan kurban Bapak dan Ibu Mertua. Di pagi Idul Adha ini, semoga hati kita lebih ringan dari kemarin."
5. "Bapak dan Ibu Mertua, semoga Idul Adha ini menjadi pembuka pintu rahmat yang tak pernah tertutup. A'adahullahu 'alayna wa 'alaykum bil-yumni wal-barakat."
Ucapan dengan Doa Khusus Kesehatan dan Umur Panjang
6. "Ya Allah, panjangkan usia Bapak dan Ibu Mertua kami. Beri mereka keberkahan di setiap napas, kedamaian di setiap langkah, dan kebahagiaan yang tak terhitung. Selamat Idul Adha 1447 H."
7. "Bapak dan Ibu Mertua yang saya hormati, di Hari Raya Idul Adha ini saya hanya punya satu doa: semoga Allah menjaga kesehatan kalian lebih kuat dari tembok Ka'bah, dan menjadikan hari-hari kalian lebih cerah dari fajar di bulan Dzulhijjah."
8. "Setiap Idul Adha, saya teringat pesan Rasulullah bahwa ridha Allah ada dalam ridha orang tua. Bapak dan Ibu Mertua, semoga saya selalu mampu menjaga ridha kalian. Selamat Hari Raya Kurban."
9. "Semoga setiap doa yang Bapak dan Ibu Mertua panjatkan di hari suci ini dikabulkan oleh Allah SWT. Saya bangga dan bersyukur menjadi bagian dari keluarga ini."
10. "Daging dan darah kurban tidak sampai kepada Allah, tapi ketakwaan kitakita yang sampai (QS. Al-Hajj: 37). Bapak dan Ibu, semoga ketakwaan kita sekeluarga diterima-Nya di Idul Adha ini."
Baca juga: Panduan ucapan Idul Adha sesuai sunnah yang bermakna
3. Ucapan Formal dan Penuh Hormat untuk Mertua
Bagi menantu yang masih membangun kedekatan atau mertua yang menghargai kesopanan bahasa baku, ucapan bernada formal menjadi pilihan paling aman. Mengacu pada Britannica, Idul Adha memperingati kesediaan Ibrahim mengorbankan putranya Ismail sebagai tindakan ketaatan kepada Tuhan, dan daging kurban dibagikan kepada kerabat, teman, serta kaum miskin — menekankan pentingnya amal dan komunitas.
Untuk Mertua yang Baru Dikenal
11. "Bapak dan Ibu Mertua yang saya hormati, selamat Idul Adha 1447 H. Terima kasih telah mempercayakan putra/putri terbaik Bapak dan Ibu kepada saya. Semoga Allah senantiasa menjaga keluarga besar kita."
12. "Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha, Bapak dan Ibu. Izinkan saya menyampaikan rasa syukur karena telah menjadi bagian dari keluarga yang begitu hangat. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu."
13. "Di Hari Raya Idul Adha ini, izinkan saya berdoa semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah dan cinta keluarga. Salam hormat dari saya untuk Bapak dan Ibu."
14. "Saya merasa sangat bersyukur memiliki mertua yang penuh kasih dan bijaksana. Selamat Idul Adha 1447 H, semoga setiap langkah Bapak dan Ibu selalu diberkahi."
Untuk Mertua yang Sudah Lama Akrab
15. "Bapak dan Ibu, kehadiran kalian di kehidupan kami bukan hanya berkah — tapi juga contoh nyata bagaimana cinta dan pengorbanan membangun keluarga yang kokoh. Selamat Idul Adha, orang tua keduaku."
16. "Semoga semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS menginspirasi kita untuk saling menyayangi dan menguatkan. Selamat Hari Raya Kurban, Bapak dan Ibu tercinta."
17. "Terima kasih telah mengajarkan saya arti keikhlasan dan kesabaran — dua hal yang selalu saya kagumi dari Bapak dan Ibu. Selamat merayakan Idul Adha 2026."
18. "Doa saya di hari Idul Adha ini, semoga Allah menjaga keharmonisan dan keberkahan keluarga besar ini untuk selamanya. Terima kasih atas dukungan Bapak dan Ibu selama ini."
Baca juga: 60 ucapan Lebaran Idul Adha paling menyentuh dan bermakna
4. Ucapan Hangat Penuh Syukur dan Kasih Sayang
Kategori ini bernada personal dan berisi ungkapan terima kasih atas kebaikan mertua. Jalaluddin Rumi, penyair Sufi abad ke-13 yang karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 23 bahasa, pernah menulis, "Dalam hukum cinta, berikan segalanya, korbankan segalanya. Keuntungan itu tidak relevan, jadi apa yang harus ditakuti?" Versi aslinya di Goodreads, "In the law of love, give all, sacrifice all." Filosofi ini sangat relevan saat kita mengungkapkan rasa syukur kepada mertua di hari raya kurban.
19. "Bapak dan Ibu Mertua, terima kasih sudah menerima saya dengan tangan terbuka dan hati yang lapang. Setiap kebaikan kalian adalah kurban tak kasat mata yang pahalanya tak terhingga. Selamat Idul Adha."
20. "Hari raya ini terasa lebih bermakna dengan kehadiran Bapak dan Ibu dalam hidup saya. Semoga Allah membalas setiap ketulusan hati yang selalu diberikan kepada kami sekeluarga."
21. "Saya belajar banyak dari Bapak dan Ibu — tentang kesabaran yang tidak pernah habis, keikhlasan yang tidak pernah dipamerkan, dan cinta yang tidak pernah menghitung. Selamat Idul Adha 2026."
22. "Saya tak henti bersyukur atas kasih sayang yang telah Bapak dan Ibu berikan. Semoga Idul Adha ini menjadi momen penuh berkah untuk keluarga besar kita."
23. "Bapak dan Ibu, kalian adalah bukti hidup bahwa pengorbanan orang tua tidak mengenal batas. Dari lubuk hati terdalam, selamat Hari Raya Idul Adha."
24. "Kehangatan rumah Bapak dan Ibu selalu membuat saya merasa diterima sepenuhnya — bukan sebagai tamu, tapi sebagai anak. Terima kasih dan selamat Idul Adha 1447 H."
25. "Semoga Allah membalas setiap tetes keringat dan doa Bapak serta Ibu Mertua dengan keberkahan yang berlipat ganda. Saya mendoakan yang terbaik untuk kalian di hari yang mulia ini."
26. "Setiap nasihat dan perhatian dari Bapak dan Ibu begitu berarti bagi saya. Semoga Idul Adha ini menguatkan ikatan kita sebagai satu keluarga yang saling mencintai karena Allah."
27. "Semoga di hari suci Idul Adha ini, semua doa baik Bapak dan Ibu diijabah oleh Allah. Saya ikut bahagia bisa merayakan hari raya bersama keluarga yang luar biasa ini."
28. "Terinspirasi dari Bapak dan Ibu yang selalu menjaga keharmonisan rumah tangga, saya belajar bahwa keluarga yang kokoh dimulai dari hati yang saling memaafkan. Selamat Idul Adha."
Setelah mengungkapkan rasa syukur, saatnya menyampaikan ucapan dengan sentuhan sastra yang lebih dalam. Bagian berikut menghadirkan kata-kata yang bukan sekadar dikirim, tapi dirasakan — ucapan yang menjadikan momen Idul Adha lebih dari sekadar pesan di layar ponsel.
5. Ucapan Puitis dan Reflektif untuk Mertua
Kata-kata puitis memiliki kekuatan emosional yang kuat — ritmenya yang mengalir menjadikan ucapan terasa lebih personal. Berikut ucapan dengan metafora segar yang jarang ditemukan di koleksi ucapan Idul Adha mana pun.
Dengan Metafora Alam dan Kehidupan
29. "Bapak dan Ibu Mertua, pengorbanan kalian seperti akar pohon kurma di padang pasir — tidak terlihat, tapi menopang kehidupan seluruh keluarga. Di Idul Adha ini, izinkan menantu kalian mendoakan: semoga akar itu tak pernah mengering."
Metafora pohon kurma menghubungkan semangat Idul Adha dengan kegigihan orang tua yang bekerja diam-diam.
30. "Di pagi Idul Adha yang sunyi sebelum takbir pertama bergema, ada doa yang mengalir seperti air di bawah gunung — tak terlihat, tapi selalu sampai. Itulah doa saya untuk Bapak dan Ibu Mertua."
31. "Idul Adha mengajarkan bahwa musim berbagi tidak pernah berakhir bagi mereka yang hatinya subur. Bapak dan Ibu, keluarga ini subur karena cinta kalian yang tak pernah kering."
32. "Seperti fajar yang datang tanpa diminta namun selalu dinanti, kehadiran Bapak dan Ibu dalam hidup kami adalah berkah yang tidak kami minta tapi selalu kami syukuri. Selamat Idul Adha."
Dengan Refleksi Pengorbanan Ibrahim
33. "Jika Ibrahim mengajarkan kita tentang menyerahkan yang paling dicintai, maka Bapak dan Ibu Mertua mengajarkan saya sesuatu yang tak kalah besar: keikhlasan menerima orang asing menjadi bagian keluarga."
34. "Ada jenis pengorbanan yang tidak masuk berita dan tidak tertulis di buku — bangun lebih pagi untuk menyiapkan hidangan, menyisihkan rezeki diam-diam demi kurban keluarga. Itulah Idul Adha yang sesungguhnya, dan Bapak serta Ibu adalah bukti hidupnya."
35. "Kurban terbesar yang pernah saya saksikan bukan di lapangan masjid, melainkan di dapur Ibu Mertua — yang selalu memasak tanpa mengeluh, melayani tanpa diminta, dan mencintai tanpa menghitung. Selamat Idul Adha."
36. "Di antara gema takbir dan aroma sate yang mengepul dari halaman, ada keajaiban kecil yang jarang kita sadari: keluarga ini masih utuh, masih saling mendoakan, masih saling mencintai. Itu sendiri adalah berkah Idul Adha terbesar. Terima kasih, Bapak dan Ibu."
Baca juga: Ucapan Lebaran Idul Adha unik dan anti-mainstream 2026
6. Ucapan Bahasa Jawa Krama Inggil untuk Mertua
Bahasa Jawa memiliki tiga tingkatan utama: ngoko (informal), krama madya (menengah), dan krama inggil (paling halus). Tingkatan krama inggil digunakan untuk orang tua, guru, atau orang yang dihormati. Saat menyampaikan ucapan Idul Adha kepada Bapak dan Ibu, penggunaan krama inggil menjadi keharusan yang mencerminkan nilai andhap asor (rendah hati) dan tepa selira (empati). Temukan juga koleksi lengkap ucapan Idul Adha bahasa Jawa dari ngoko hingga krama inggil.
Krama Inggil Formal untuk Sungkeman
37. "Bapak/Ibu Marasepuh ingkang kula hormati, kawula ngaturaken sugeng riyadi Idul Adha 1447 H. Nyuwun agunging samudra pangaksami sedaya kalepatan. Mugi tansah pinaringan kasarasan lan kaberkahan."
Artinya: Bapak/Ibu Mertua yang saya hormati, saya mengucapkan selamat Idul Adha 1447 H. Mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahan. Semoga selalu diberi kesehatan dan keberkahan.
38. "Bapak/Ibu Mertua ingkang kula hormati, kula ngaturaken sugeng riyadi Idul Adha 1447 H. Kula nyuwun pangapunten sedaya kalepatan salami dados mantu panjenengan. Mugi Gusti Allah maringi berkah dhateng bale wisma kita sedaya."
Artinya: Bapak/Ibu Mertua yang saya hormati, saya mengucapkan selamat Idul Adha 1447 H. Saya mohon maaf atas segala kesalahan selama menjadi menantu. Semoga Allah memberi berkah kepada rumah tangga kita semua.
39. "Ing dinten kurban puniko, kula nyuwun agunging pangapunten dumateng Bapak/Ibu Mertua. Matur nuwun sampun nampi kula kados putra piyambak. Mugi silaturahmi kita tansah raket lan kebak berkah."
Artinya: Di hari kurban ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Mertua. Terima kasih telah menerima saya seperti anak sendiri. Semoga silaturahmi kita selalu erat dan penuh berkah.
Krama Madya Hangat untuk Pesan WhatsApp
40. "Bapak/Ibu, ing dinten kurban puniko kula nyuwun agenging samudra pangaksami. Mugi semangat pengorbanan Nabi Ibrahim tansah dados suluh gesang kita sedaya."
Artinya: Bapak/Ibu, di hari kurban ini saya mohon maaf seluas samudra. Semoga semangat pengorbanan Nabi Ibrahim selalu menjadi pelita hidup kita.
41. "Bapak/Ibu Mertua, kados Nabi Ibrahim ingkang pasrah dhateng Gusti Allah, kula ugi pasrah lan ngaturaken bekti dhateng panjenengan kekalih. Sugeng Riyadi Idul Adha, nyuwun pangapunten sedaya kalepatan."
Artinya: Bapak/Ibu Mertua, seperti Nabi Ibrahim yang pasrah kepada Allah, saya pun pasrah dan menyampaikan bakti kepada kalian berdua. Selamat Idul Adha, mohon maaf atas segala kesalahan.
42. "Sugeng Riyadi Idul Adha 1447 H. Mugi Allah maringi kita sedaya hati ingkang ikhlas, tekad ingkang kukuh, lan semangat tulung-tinulung ingkang boten pernah padam."
Artinya: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga Allah memberi kita semua hati yang ikhlas, tekad yang kokoh, dan semangat saling menolong yang tidak pernah padam.
43. "Mugi silaturahmi antawisipun kluwarga kula lan panjenengan tansah raket kados benang lawe ingkang boten saged pedhot. Sugeng Idul Adha, Bapak/Ibu Mertua."
Artinya: Semoga silaturahmi antara keluarga saya dan keluarga Bapak/Ibu selalu erat seperti benang lawe yang tak bisa putus. Selamat Idul Adha.
Baca juga: 65 ucapan Idul Adha bahasa Jawa krama inggil terbaru
Setelah ucapan yang mendalam, beralih ke ucapan yang lebih ringan namun tetap bermakna. Tidak semua momen hari raya harus penuh haru — kadang, sentuhan humor justru membuat pesan lebih diingat dan mempererat keakraban.
7. Ucapan Ringan tapi Bermakna untuk Mertua
Tidak semua ucapan Idul Adha harus serius dan formal. Untuk mertua yang sudah akrab, pesan bernada ringan justru bisa mencairkan suasana dan menunjukkan kedekatan yang natural. Eksplorasi juga pantun ucapan Idul Adha yang lucu dan penuh makna.
44. "Bapak dan Ibu, selamat Idul Adha! Semoga hari ini penuh tawa, cinta, dan tentu saja — sate kurban buatan Ibu yang selalu jadi rebutan satu RT."
45. "Hari yang istimewa untuk dua orang paling istimewa di keluarga ini. Selamat Idul Adha, Bapak dan Ibu — semoga selalu sehat dan bahagia!"
46. "Idul Adha tak lengkap tanpa doa dan tawa bersama keluarga. Semoga Allah terus menjaga kehangatan rumah ini. Terima kasih telah membuat saya merasa seperti di rumah sendiri."
47. "Bapak dan Ibu, tahun ini saya bertekad: kurban ego saat berdebat soal resep rendang di dapur Ibu. Karena menantu yang baik adalah menantu yang tahu kapan harus mengalah. Selamat Idul Adha!"
48. "Hari raya qurban, hari penuh rasa syukur. Saya syukuri setiap masakan Ibu yang selalu lebih enak dari restoran mana pun. Selamat Idul Adha, Bapak dan Ibu!"
49. "Dari hati yang tulus — bukan dari template yang di-forward — saya mengucapkan selamat Idul Adha untuk Bapak dan Ibu Mertua tercinta. Semoga selalu sehat dan diberi kemudahan."
50. "Bapak dan Ibu, semoga Idul Adha ini membawa banyak cerita bahagia yang bisa kita kenang saat kumpul tahun depan. Terima kasih sudah selalu membuka pintu rumah dan hati untuk saya."
51. "Di hari penuh syukur ini, semoga segala kebaikan kembali kepada Bapak dan Ibu berlipat ganda — termasuk kebaikan mau mendengar cerita saya yang kadang terlalu panjang. Selamat Idul Adha!"
Baca juga: Ucapan Idul Adha singkat dan menyentuh untuk media sosial
8. Caption Singkat Idul Adha untuk Mertua di Media Sosial
Kadang, ucapan terbaik adalah yang paling ringkas. Bagian ini berisi ucapan singkat yang cocok untuk status WhatsApp, story Instagram, atau dikirim langsung ke chat pribadi mertua. Merujuk Kittl Blog, ucapan Idul Adha biasanya bernada lebih reflektif dan berfokus pada iman, pengorbanan, kedermawanan, dan keluarga.
52. "Untuk Bapak dan Ibu Mertua — semoga berkah Idul Adha melingkupi rumah dan hati kita. Eid Mubarak."
53. "Selamat Idul Adha, orang tua keduaku. Cinta kalian adalah kurban terbaik yang pernah saya terima."
54. "Bapak dan Ibu Mertua, di hari ini saya mengirim yang paling berharga: doa tulus untuk kesehatan dan kebahagiaan kalian."
55. "Idul Adha + keluarga besar = berkah sempurna. Terima kasih Bapak dan Ibu sudah menjadikan saya bagian dari persamaan ini."
56. "Menantu ini bersyukur. Mertua ini luar biasa. Idul Adha ini penuh berkah."
57. "Semoga cinta di keluarga ini lebih awet dari rendang di kulkas. Selamat Idul Adha, Bapak dan Ibu! #LebaranHaji2026"
58. "Hari ini bukan hanya soal daging yang dibagi — tapi soal hati yang terbuka untuk saling memaafkan. Selamat Idul Adha untuk keluarga besar tercinta."
59. "Rumah Bapak dan Ibu selalu terasa lebih luas di hari raya — bukan karena temboknya bergeser, tapi karena cinta yang mengisinya bertambah setiap tahun."
60. "Bapak dan Ibu, takbir bergema, hati bergetar. Di setiap Allahu Akbar pagi ini, ada doa untuk kalian yang saya selipkan."
9. Tips Menyampaikan Ucapan Idul Adha untuk Mertua agar Berkesan
Ucapan yang tulus tidak selalu harus panjang. Yang terpenting adalah ketulusan hati dan sikap santun. Berikut beberapa panduan praktis agar pesan Anda benar-benar menyentuh hati mertua, bukan sekadar forwarded message dari grup:
- Kirim di waktu tepat. Perayaan Idul Adha berlangsung selama empat hari (10-13 Dzulhijjah), yang dikenal sebagai Ayyam al-Tashreeq, di mana ibadah kurban masih bisa dilaksanakan. Artinya, ucapan Idul Adha masih relevan dikirim selama hari-hari tersebut. Namun waktu paling ideal tetap pagi hari setelah shalat Ied.
- Personalisasi pesan. Tambahkan nama mertua dan kenangan bersama. Ucapan yang menyebut momen spesifik — misalnya masakan favorit Ibu atau nasihat Bapak yang berkesan — terasa jauh lebih tulus.
- Gunakan bahasa daerah. Jika mertua berlatar budaya Jawa, Sunda, atau Minang, ucapan dalam bahasa daerah memberikan sentuhan kehangatan yang berbeda. Temukan juga inspirasi dari ucapan Idul Adha bahasa Jawa untuk orang tua.
- Sertakan doa spesifik. Doa kesehatan dan umur panjang selalu menjadi ucapan yang paling diapresiasi oleh orang tua.
- Padukan dengan elemen visual. Kirim bersama kartu digital atau foto keluarga agar lebih berkesan. Lihat juga animasi ucapan Idul Adha 2026 yang bisa dipadankan dengan kata-kata di atas.
10. Fakta Menarik dan Quote Viral Seputar Idul Adha
3 Fakta Menarik
- Makna tersembunyi kata "qurban". Kata qurban berasal dari akar kata Arab qaraba (قرب) yang memiliki makna "kedekatan" atau "mendekat". Artinya, esensi berkurban bukan sekadar ritual penyembelihan, melainkan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setiap ucapan Idul Adha yang dikirimkan kepada mertua, pada hakikatnya, adalah doa agar pengirim dan penerima semakin dekat kepada-Nya.
- Tradisi bertukar ucapan sudah berusia 14 abad. Para sahabat Nabi Muhammad SAW menggunakan ungkapan "Taqabbalallahu minna wa minkum" saat bertemu di hari raya. Tradisi ini sudah berlangsung lebih dari empat belas abad dan masih relevan hingga hari ini.
- Jalaluddin Rumi dan semangat kurban. Jalaluddin Rumi (1207–1273) adalah penyair Sufi asal Persia yang karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 23 bahasa. Filosofinya tentang cinta dan penyerahan diri sangat selaras dengan semangat Idul Adha — bahwa melalui pengorbanan, justru kita menemukan kedekatan dengan Tuhan.
3 Quote Viral di Media Sosial
"Sembelih ego, bukan hanya kambing. Selamat Idul Adha."
Caption singkat ini kerap viral setiap musim Lebaran Haji karena pesannya yang tajam dan langsung menohok. Cocok untuk dibagikan lintas kalangan.
"Berkurban bukan soal mampu atau tidak. Berkurban soal mau atau tidak."
Ucapan reflektif yang mengingatkan bahwa keikhlasan dimulai dari niat, bukan kemampuan finansial.
"Idul Adha: hari di mana merelakan menjadi bentuk kekuatan tertinggi."
Quote ini sering dibagikan di TikTok dan Instagram sebagai pengingat bahwa kerelaan — termasuk kerelaan memaafkan mertua atau meminta maaf kepada mereka — adalah puncak keberanian spiritual. Baca juga: Panduan ucapan sungkem Idul Adha bahasa Jawa paling menyentuh hati.
Enam puluh ucapan Idul Adha untuk mertua di atas dirangkum dari perspektif yang jarang ditemukan dalam satu tempat: doa Islami dengan lafaz sunnah, ucapan bahasa Jawa krama inggil untuk sungkeman paling bermakna, kata-kata puitis dengan metafora segar, hingga caption singkat siap pakai. Simpan yang paling beresonansi, kirimkan sebelum atau sesudah shalat Ied, dan biarkan setiap kata menjadi doa yang benar-benar terasa — bukan sekadar forwarded message yang hilang di antara ratusan pesan lainnya.
Daftar Referensi
- Islamic Relief UK. Eid al-Adha Greetings and Wishes 2026. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://www.islamic-relief.org.uk/giving/islamic-giving/qurbani/eid-al-adha/eid-al-adha-eid-al-adha-greetings/
- Britannica. Eid al-Adha | Meaning, Observances, Hajj, & Traditions. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://www.britannica.com/topic/Eid-al-Adha
- Goodreads. Quote by Rumi: "In the law of love, give all, sacrifice all." Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://www.goodreads.com/quotes/tag/rumi
- Kittl Blog. 100+ Eid Mubarak wishes for 2026: Thoughtful messages for everyone. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://www.kittl.com/blogs/eid-mubarak-wishes-stl/
(kpl/fed)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru