Cara Stek Pohon Mangga yang Benar agar Cepat Berakar dan Berbuah Lebat
cara stek pohon mangga (h)
Kapanlagi.com - Cara stek pohon mangga adalah teknik memperbanyak tanaman secara vegetatif dengan memotong batang atau cabang sehat untuk ditumbuhkan menjadi bibit baru. Metode ini mewariskan sifat unggul dari pohon induk sekaligus mempercepat masa berbuah dibanding menanam dari biji.
Batang stek diambil dari cabang yang tidak terlalu tua, diberi perangsang akar, lalu ditanam pada media gembur yang lembap. Dengan langkah yang tepat, cara stek pohon mangga bisa dipraktikkan siapa saja di pekarangan rumah, bahkan oleh pemula yang baru belajar cara menanam mangga.
Berdasarkan kajian yang dihimpun FAO dalam basis data AGRIS, mangga termasuk tanaman yang baru mau berakar bila diberi perlakuan tambahan seperti pengeratan atau hormon, sehingga tingkat keberhasilannya masih terbatas. Karena itu, memahami teknik yang tepat menjadi kunci utama agar upaya memperbanyak buah mangga yang kaya nutrisi ini tidak sia-sia.
Advertisement
1. Cara Stek Pohon Mangga dengan Metode Stek Potong
Metode paling umum dalam cara stek pohon mangga adalah stek potong, yaitu memotong satu ruas cabang lalu menanamnya langsung ke media perakaran. Teknik ini sederhana dan cocok untuk pemula yang ingin memperbanyak varietas favorit seperti mangga harum manis di rumah.
Mary Welch-Keesey, spesialis hortikultura dari Purdue University Cooperative Extension Service, dikutip dari Purdue News menuturkan, "Stek adalah cara yang bagus untuk memperbanyak tanaman; tanaman baru akan mempertahankan warna daun dan bunga induknya serta tumbuh lebih besar dan berbunga lebih cepat dibanding tanaman sejenis yang ditumbuhkan dari biji."
Pilih Batang Induk yang Sehat: Ambil cabang berdiameter sekitar 1-2 cm dari pohon dewasa yang sudah pernah berbuah, tidak terlalu muda maupun tua, dan bebas hama. Cabang yang berasal dari bagian bawah pohon umumnya lebih mudah membentuk akar.
Potong Sepanjang 15-20 cm: Gunakan gunting atau pisau yang tajam dan steril, lalu sisakan 3-5 mata tunas. Buat potongan miring pada pangkal untuk memperluas bidang serapan air dan nutrisi.
Kurangi Jumlah Daun: Buang sebagian besar daun dan sisakan hanya 1-2 helai di ujung yang dipotong separuh untuk menekan penguapan. Buang pula bunga atau kuncup agar energi terfokus ke pembentukan akar.
Lukai Pangkal Batang: Kikis tipis kulit pada pangkal stek. Pelukaan ringan ini memicu terbentuknya kalus, yaitu jaringan tempat akar baru akan tumbuh.
Tanam ke Media Perakaran: Tancapkan pangkal sedalam 2-5 cm pada media gembur yang porous, lalu tekan perlahan tanah di sekelilingnya agar stek tidak mudah goyah.
Sungkup dengan Plastik: Tutup stek dengan plastik bening atau sungkup untuk menjaga kelembapan, kemudian letakkan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.
Sebagaimana disampaikan Mississippi State University Extension, sebagian besar stek membutuhkan waktu dua hingga empat bulan untuk membentuk akar, sehingga kesabaran menjadi bagian penting dari proses ini. Prinsip potongan miring di bawah ruas serta membuang separuh daun bagian bawah juga berlaku umum untuk stek berbagai tanaman.
2. Cara Stek Pohon Mangga Menggunakan Perangsang Akar
Karena batang mangga tergolong sulit berakar, cara stek pohon mangga akan jauh lebih berpeluang berhasil bila pangkal batang diberi zat perangsang akar, baik alami maupun kimia. Perangsang ini membantu mempercepat sekaligus menyeragamkan pertumbuhan akar baru.
Mike McGroarty, pakar perbanyakan tanaman sekaligus pemilik Mike's Backyard Nursery, dikutip dari Homes & Gardens menjelaskan, "Ada zat kimia alami dalam tanaman yang meningkatkan perkembangan sel yang disebut auksin, dan sebagian besar senyawa perangsang akar berusaha meniru formula tersebut."
Pilih Jenis Perangsang: Anda dapat memakai bahan alami seperti bawang merah, gel lidah buaya, atau madu, maupun hormon komersial seperti IBA dan NAA.
Manfaatkan Bawang Merah: Haluskan bawang merah lalu oleskan atau rendam pangkal stek. Bawang merah dikenal sebagai zat perangsang tumbuh alami karena mengandung hormon auksin berupa IAA.
Gunakan Gel Lidah Buaya: Lumuri pangkal batang sepanjang 2-3 cm dengan gel lidah buaya segar yang mengandung asam salisilat dan enzim perangsang akar sekaligus melindungi stek dari pembusukan.
Celupkan ke Hormon Kimia: Untuk stek dalam jumlah banyak, celup pangkal ke larutan hormon IBA atau NAA. Di antara ketiganya, IBA dikenal paling efektif memacu perakaran.
Angin-anginkan lalu Tanam: Biarkan olesan perangsang mengering sebentar, kemudian tanam stek ke media perakaran dan sungkup seperti pada metode sebelumnya.
Mengacu pada riset yang dipublikasikan di National Library of Medicine, formula terbaik untuk memacu perakaran mangga adalah media DCR yang ditambah IBA, dengan tingkat perakaran maksimal mencapai sekitar 66 persen. Angka ini menunjukkan betapa besar peran hormon dalam menaikkan peluang keberhasilan stek.
Baca juga: manfaat bawang merah dan tips menanam bawang merah dari sisa dapur.
3. Cara Stek Pohon Mangga dengan Teknik Kerat sebelum Dipotong
Alternatif lain dalam cara stek pohon mangga adalah teknik kerat, yaitu merangsang akar tumbuh pada cabang selagi masih menempel di pohon induk sebelum akhirnya dipotong. Cara ini menyerupai prinsip cangkok dan cocok untuk cabang yang sulit berakar bila langsung distek.
Pilih Cabang yang Sehat: Tentukan cabang atau ranting subur berdiameter sekitar 1-2 cm yang bebas dari hama dan penyakit.
Kerat Kulit Melingkar: Sekitar 30 cm dari ujung, kerat kulit cabang secara melingkar selebar kurang lebih 2,5 cm hingga bersih.
Tunggu Terbentuk Kalus: Dalam waktu 1-3 bulan, bagian keratan akan membentuk kalus sebagai tanda cabang siap dipotong.
Potong Cabang Berkalus: Potong tepat di bawah bagian yang berkalus untuk dijadikan bibit stek. Stek yang pangkalnya sudah berkalus lebih cepat berakar dibanding yang tidak.
Tanam dan Rawat: Tanam pada media perakaran yang lembap, letakkan di tempat teduh, dan jaga kelembapannya sampai akar tumbuh kuat.
Merujuk panduan Texas A&M AgriLife Extension, teknik melukai batang lalu membungkusnya dengan media lembap seperti lumut sphagnum memang lama digunakan untuk memperbanyak tanaman yang sulit berakar, termasuk banyak tanaman buah berkayu. Prinsip serupa juga dipakai pada cara menanam buah naga dari stek yang mengandalkan batang induk berkualitas.
4. Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Stek Pohon Mangga
Keberhasilan cara stek pohon mangga tidak hanya ditentukan oleh teknik memotong, tetapi juga oleh sejumlah faktor pendukung. Memahami hal-hal berikut akan membantu meningkatkan peluang stek tumbuh menjadi bibit yang sehat dan siap dipindah tanam.
Byron Martin, pemilik Logee's Plants, dikutip dari Birds and Blooms menuturkan, "Tanaman yang rentan terhadap penyakit akar paling baik ditanam dalam pot terakota." Pemilihan wadah dan media yang tepat juga menjadi kunci saat memindahkan stek ke pot maupun ketika Anda ingin menyuburkan tanaman buah dalam pot.
Umur dan Kondisi Pohon Induk: Stek dari pohon dewasa yang sudah pernah berbuah umumnya lebih mudah berhasil dibanding stek dari pohon yang masih muda.
Posisi Cabang: Cabang yang diambil dari bagian bawah pohon cenderung lebih cepat membentuk akar dibanding cabang dari bagian lain.
Waktu Penyetekan: Laju perakaran lebih tinggi ketika cuaca hangat dan tanaman sedang aktif tumbuh; hindari musim hujan berlebih agar batang tidak mudah membusuk.
Media Perakaran: Gunakan media berdrainase baik seperti campuran pasir dengan lumut atau peat, dan jaga pH pada kisaran 4,5-7,0. Prinsip media gembur ini sama dengan yang diterapkan pada perawatan tanaman stroberi.
Kelembapan dan Naungan: Sungkup plastik membantu menjaga kelembapan udara, sementara tempat teduh mencegah stek layu; jaga media tetap lembap tetapi tidak becek.
Pencegahan Busuk Akar: Pangkal yang menghitam dan lembek menandakan pembusukan akibat media terlalu basah, sehingga pastikan drainase lancar dan hindari menyiram berlebihan.
Pemupukan dan Pemangkasan Lanjutan: Setelah stek berakar dan muncul tunas baru, pindahkan ke polybag lalu berikan pupuk seimbang, seperti halnya saat menjaga pohon buah tetap pendek dan produktif.
Sebagaimana dilaporkan University of Florida IFAS, pohon mangga sebaiknya dipupuk dengan kandungan nitrogen rendah dan kalium tinggi sebanyak dua hingga tiga kali selama musim hujan agar pertumbuhannya optimal. Perawatan menyeluruh semacam ini berlaku pula ketika Anda menanam mangga dalam wadah atau tabulampot di lahan sempit.
Baca juga: cara menanam bawang merah tanpa lahan luas, trik menanam bawang merah di pot, dan cara menanam semangka dari biji.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Stek Pohon Mangga
Apakah pohon mangga bisa diperbanyak dengan stek?
Bisa, meski batang mangga tergolong sulit berakar sehingga tingkat keberhasilannya lebih rendah dibanding banyak tanaman lain. Peluang tumbuh meningkat jika stek diambil dari pohon dewasa yang sehat, diberi perangsang akar, dan dirawat pada media lembap yang berdrainase baik.
Berapa lama pohon mangga hasil stek mulai berbuah?
Pohon mangga hasil stek umumnya mulai berbuah dalam waktu sekitar 3-5 tahun, lebih cepat dibanding tanaman dari biji yang bisa memakan waktu 6-10 tahun. Kecepatan berbuah tetap dipengaruhi kesuburan tanah, iklim, serta konsistensi perawatan dan pemupukan.
Kapan waktu terbaik melakukan stek pohon mangga?
Waktu terbaik adalah saat cuaca hangat dan pohon sedang aktif tumbuh karena kondisi ini memacu batang lebih cepat berakar. Sebaiknya hindari melakukan stek pada musim hujan berlebih agar batang tidak mudah membusuk sebelum akar terbentuk.
Menguasai cara stek pohon mangga memang menuntut ketelatenan, tetapi hasilnya sepadan karena Anda bisa memperbanyak varietas favorit tanpa menunggu bertahun-tahun. Mulailah dari cabang yang sehat, beri perangsang akar, jaga kelembapan media, dan rawat bibit secara konsisten hingga siap dipindah ke lahan, sama telatennya seperti merawat lidah buaya agar cepat beranak atau menanam mentimun agar berbuah lebat.
Daftar Referensi
- National Library of Medicine. Efficient Plantlet Regeneration from Branches in Mangifera indica L. Diakses pada 16 September 2026, dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC11434813/
- University of Florida IFAS. Tropical Fruit - Mango. Diakses pada 16 September 2026, dari https://blogs.ifas.ufl.edu/miamidadeco/2022/03/17/tropical-fruit-mango/
- Texas A&M AgriLife Extension. Air Layering For Difficult-To-Root Plants. Diakses pada 16 September 2026, dari https://aggie-horticulture.tamu.edu/earthkind/landscape/air-layering/
- FAO AGRIS. Recent development in the propagation of tropical and subtropical fruit crops by cutting. Diakses pada 16 September 2026, dari https://agris.fao.org/search/fr/records/65debef84c5aef494fddb142
- Mississippi State University Extension. How to Propagate Plants from Cuttings. Diakses pada 16 September 2026, dari https://extension.msstate.edu/blogs/extension-for-real-life/how-propagate-plants-cuttings
(kpl/pit)
Advertisement
D Academy 8
-
Event Dangdut Pembagian Peserta Tiap Grup Dangdut Academy 8 Top 17
-
Kompetisi Dangdut Live Streaming DA8 Result Top 17 Group 1, Tazir Akan Tersenggol?
