Cara Telpon Keluar Menggunakan Telepon Kantor, Panduan Lengkap untuk Profesional
cara telpon keluar menggunakan telepon kantor (Ilustrasi AI)
Kapanlagi.com - Telepon kantor masih menjadi tulang punggung komunikasi bisnis meskipun era digital terus berkembang pesat. Berkomunikasi melalui telepon tetap menjadi bagian penting dari pekerjaan harian banyak profesional, dan meskipun ada kemajuan komunikasi digital termasuk email dan pesan instan, telepon tetap menjadi titik kontak yang berharga. Bagi karyawan baru, memahami cara telpon keluar menggunakan telepon kantor adalah keterampilan dasar yang perlu dikuasai sejak hari pertama bekerja.
Berbeda dengan ponsel pribadi, telepon kantor memiliki sistem dan prosedur khusus yang terhubung ke jaringan internal perusahaan. Setiap perusahaan memiliki kode akses berbeda, umumnya berupa angka 0 atau 9 yang harus ditekan terlebih dahulu sebelum memasukkan nomor tujuan. Tanpa memahami prosedur ini, karyawan bisa kebingungan saat harus melakukan panggilan keluar.
Panduan ini akan menguraikan secara praktis cara telpon keluar menggunakan telepon kantor untuk berbagai jenis sistem yang umum digunakan. Mulai dari telepon analog tradisional hingga sistem IP modern, setiap langkah disusun agar mudah dipraktikkan langsung di tempat kerja.[1]
Advertisement
Telepon memainkan peran utama dalam operasional harian banyak bisnis karena diperlukan untuk menghubungi karyawan, vendor, mitra bisnis, serta membuka pintu komunikasi dengan pelanggan. Richard Branson, pendiri Virgin Group, pernah menyatakan, "Komunikasi adalah keterampilan paling penting yang bisa dimiliki oleh pemimpin mana pun."[2]
1. 1. Cara Telpon Keluar Menggunakan Telepon Kantor Analog
Telepon analog merupakan jenis paling umum yang masih banyak ditemui di perkantoran Indonesia. Cara telpon keluar menggunakan telepon kantor analog ini cukup sederhana, namun memerlukan pemahaman tentang kode akses yang berlaku di perusahaan Anda. Sistem PBX (Private Branch Exchange) merupakan jaringan telepon privat yang membantu bisnis mengelola panggilan, memungkinkan karyawan berkomunikasi secara internal dan terhubung dengan penelepon eksternal menggunakan Public Switched Telephone Network (PSTN).[7]
Periksa koneksi telepon: Pastikan kabel telepon terhubung dengan baik ke port jaringan dan sumber listrik. Perangkat yang tidak terhubung sempurna tidak akan mengeluarkan nada dial saat gagang diangkat.[9]
Angkat gagang telepon: Angkat gagang (handset) dengan tangan yang tidak dominan agar tangan lainnya bebas untuk menekan tombol dan mencatat informasi penting.
Dengarkan nada dial: Pastikan terdengar nada "tuut-tuut" yang menandakan telepon siap digunakan. Jika tidak ada nada, periksa kembali koneksi atau hubungi bagian IT.
Tekan kode akses panggilan keluar: Masukkan kode akses yang ditetapkan perusahaan, biasanya angka 0 atau 9. Untuk menempatkan panggilan lokal atau jarak jauh, tekan 9 diikuti angka 1 lalu kode area dan nomor tujuan.[5]
Masukkan nomor telepon tujuan: Ketik nomor telepon lengkap yang ingin dihubungi. Untuk panggilan lokal dalam satu kota, cukup masukkan nomor tanpa kode area.
Tunggu hingga tersambung: Dengarkan nada dering di sisi penerima. Jika terdengar nada sibuk, coba hubungi kembali beberapa saat kemudian.
Baca juga: Panduan Lengkap Menggunakan Telepon Kantor untuk Komunikasi Profesional
2. 2. Cara Telpon Keluar Menggunakan Telepon Kantor Berbasis IP (VoIP)
Sistem telepon IP semakin banyak digunakan di kantor modern karena fleksibilitasnya. IP PBX dapat melakukan semua yang dilakukan PBX tradisional dan lebih banyak lagi, termasuk melakukan switching dan koneksi panggilan Voice over IP maupun panggilan darat. Mengetahui cara telpon keluar menggunakan telepon kantor berbasis IP akan sangat membantu produktivitas kerja Anda sehari-hari.[6]
Pastikan telepon IP terhubung ke jaringan: Cek koneksi kabel Ethernet dari telepon ke port jaringan. Modem dan router, yang sudah menjadi bagian dari konfigurasi internet Anda, diperlukan agar sistem telepon VoIP dapat berfungsi.[5]
Tekan tombol Call atau angkat handset: Pada telepon IP, Anda bisa memulai panggilan dengan menekan tombol Call pada layar atau mengangkat gagang telepon secara konvensional.
Pilih line untuk panggilan: Jika Anda memiliki beberapa line, pilih line untuk panggilan tersebut dengan menekan tombol line yang sesuai.[5]
Masukkan kode akses dan nomor tujuan: Sama seperti telepon analog, tekan kode akses (biasanya 9) kemudian lanjutkan dengan nomor telepon tujuan lengkap melalui keypad fisik atau layar sentuh.
Tekan tombol Send atau Dial: Pada kebanyakan telepon IP, Anda perlu menekan tombol Send atau Dial untuk memulai panggilan setelah memasukkan nomor.
Akhiri panggilan dengan benar: Setelah selesai, tekan tombol End Call pada layar atau letakkan gagang kembali ke tempatnya dengan perlahan.
Karyawan dapat menelepon dari mana saja, baik dari smartphone maupun telepon VoIP, memungkinkan tim remote untuk tetap produktif dan terhubung saat bekerja dari lokasi mana pun.[5]
Baca juga: Cara Menelepon di WhatsApp Web untuk Komunikasi Praktis
3. 3. Cara Menelpon Keluar ke Nomor Interlokal dari Telepon Kantor
Panggilan interlokal atau antar kota memerlukan langkah tambahan dibandingkan panggilan lokal. Berikut cara telpon keluar menggunakan telepon kantor untuk menghubungi nomor di kota lain yang perlu Anda ketahui agar panggilan berhasil tersambung.[9]
Angkat gagang dan dengarkan nada dial: Pastikan telepon dalam kondisi siap pakai dengan mendengarkan nada dial yang stabil.
Tekan kode akses keluar: Masukkan angka 0 atau 9 sesuai ketentuan perusahaan untuk mendapatkan akses ke jaringan telepon publik.
Masukkan kode area kota tujuan: Setelah kode akses, ketik kode area kota yang dituju. Contohnya, 021 untuk Jakarta, 031 untuk Surabaya, atau 022 untuk Bandung.
Ketik nomor telepon tujuan: Lanjutkan dengan nomor telepon lengkap penerima tanpa angka 0 di depan kode area jika sistem sudah menggunakan format tertentu.
Tunggu nada sambung: Panggilan interlokal mungkin memerlukan waktu sedikit lebih lama untuk tersambung dibandingkan panggilan lokal.
4. 4. Cara Melakukan Panggilan Internasional dari Telepon Kantor
Panggilan internasional dari telepon kantor memerlukan otorisasi khusus karena biayanya yang lebih tinggi. Tidak semua ekstensi telepon kantor diizinkan melakukan panggilan ke luar negeri, sehingga langkah pertama adalah memastikan akses Anda sudah dibuka oleh administrator sistem. Berikut cara telpon keluar menggunakan telepon kantor untuk panggilan internasional.[5]
Konfirmasi izin panggilan internasional: Hubungi bagian IT atau administrasi untuk memastikan ekstensi Anda memiliki hak akses panggilan internasional.
Tekan kode akses keluar: Masukkan kode akses jaringan eksternal seperti biasa (0 atau 9).
Masukkan kode akses internasional: Ketik kode 001 atau 007 yang merupakan kode akses internasional dari Indonesia.
Ketik kode negara tujuan: Masukkan kode negara, misalnya 1 untuk Amerika Serikat, 44 untuk Inggris, atau 61 untuk Australia.
Masukkan nomor telepon tujuan: Ketik nomor telepon lengkap penerima tanpa angka 0 di depan.
Catat durasi panggilan: Perhatikan durasi panggilan karena biaya internasional dihitung per menit dan bisa cukup mahal.
Jika menelepon nomor internasional, pastikan bahwa sistem telepon Anda mendukung panggilan keluar ke nomor tersebut. Beberapa perusahaan membatasi negara tujuan yang bisa dihubungi untuk mengontrol biaya telekomunikasi.[5]
5. 5. Cara Menggunakan Fitur Conference Call untuk Panggilan Keluar
Conference call memungkinkan Anda berbicara dengan beberapa pihak sekaligus dalam satu panggilan. Fitur ini sangat berguna untuk rapat jarak jauh atau diskusi tim lintas departemen. Berikut cara telpon keluar menggunakan telepon kantor dengan fitur conference call.[9]
Hubungi peserta pertama: Lakukan panggilan keluar seperti biasa ke nomor peserta pertama dan tunggu hingga tersambung.
Tekan tombol Conference atau Add Call: Dari panggilan yang sudah terhubung, tekan tombol Conference (Anda mungkin perlu menekan tombol more untuk melihat opsi Conference), lalu masukkan nomor telepon atau ekstensi peserta berikutnya.[6]
Tunggu peserta kedua tersambung: Setelah peserta kedua menjawab, Anda dapat berbicara sebentar untuk memastikan kesiapannya.
Gabungkan panggilan: Tekan kembali tombol Conference untuk menggabungkan semua pihak dalam satu percakapan.
Tambahkan peserta lain jika diperlukan: Tekan Conference lagi untuk menambahkan peserta ke panggilan Anda, dan ulangi proses ini sesuai kapasitas sistem.[6]
Baca juga: Cara Menggunakan LINE Web untuk Komunikasi dari Komputer
6. 6. Cara Mentransfer Panggilan ke Rekan Kerja atau Departemen Lain
Transfer panggilan merupakan fitur penting yang harus dikuasai oleh setiap pengguna telepon kantor. Saat seseorang membutuhkan rekan kerja lain, menguasai cara mentransfer panggilan dengan benar akan menunjukkan profesionalisme Anda. Fitur ini juga erat kaitannya dengan cara telpon keluar menggunakan telepon kantor karena melibatkan koneksi ke ekstensi internal.[9]
Informasikan penelepon bahwa Anda akan mentransfer: Sampaikan dengan sopan bahwa Anda akan mengalihkan panggilan ke orang atau departemen yang tepat.
Tekan tombol Transfer: Saat sedang dalam panggilan, tekan tombol Transfer, lalu ketik nomor atau ekstensi tujuan transfer.[6]
Pilih jenis transfer: Blind transfer akan langsung mengalihkan panggilan, sedangkan consultative transfer (warm transfer) memungkinkan Anda berbicara dulu dengan penerima sebelum panggilan dialihkan.[6]
Selesaikan transfer: Untuk blind transfer, letakkan gagang setelah menekan nomor tujuan. Untuk warm transfer, bicara dulu dengan penerima, informasikan identitas penelepon, lalu tekan tombol Transfer kembali.
Baca juga: Cara Menonaktifkan Penerusan Panggilan di Berbagai Perangkat
7. 7. Cara Mengatasi Telepon Kantor yang Tidak Bisa Panggilan Keluar
Terkadang telepon kantor mengalami gangguan sehingga tidak bisa melakukan panggilan keluar meskipun panggilan internal masih berfungsi normal. Sebelum memanggil teknisi, ada beberapa langkah pengecekan yang bisa Anda lakukan sendiri terkait cara telpon keluar menggunakan telepon kantor yang bermasalah.[9]
Periksa nada dial: Angkat gagang dan dengarkan apakah ada nada dial. Ketiadaan nada dial mengindikasikan masalah pada koneksi fisik atau jaringan.
Cek koneksi kabel: Pastikan kabel telepon (RJ11 untuk analog atau Ethernet untuk IP) terhubung dengan baik ke port di dinding dan di telepon.
Verifikasi kode akses: Pastikan Anda menggunakan kode akses yang benar. Tanyakan kepada rekan kerja atau bagian IT jika tidak yakin apakah kode aksesnya 0 atau 9.
Periksa pembatasan ekstensi: PBX memungkinkan bisnis menjalankan layanan telepon internal sendiri, dan untuk panggilan eksternal, PBX merutekan trafik melalui sejumlah kecil saluran telepon bersama. Bisa jadi ekstensi Anda dibatasi untuk panggilan keluar tertentu.[5]
Restart perangkat telepon: Untuk telepon IP, cabut kabel daya selama 10 detik lalu pasang kembali untuk melakukan restart.
Hubungi administrator IT: Jika semua langkah di atas tidak berhasil, laporkan masalah ke tim IT agar mereka memeriksa konfigurasi PBX dan koneksi trunk line.
Baca juga: Cara Menggunakan WPS Connect untuk Menghubungkan Perangkat ke WiFi
8. Memahami Sistem PBX dan PABX pada Telepon Kantor
Private Branch Exchange (PBX) adalah jaringan telepon lokal privat yang memungkinkan panggilan suara internal dan eksternal untuk bisnis. Sistem PBX menghubungkan, mengelola, memantau, dan memutus semua panggilan telepon bisnis, serta menciptakan jaringan telepon mini yang dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan pengguna. Memahami sistem ini akan membantu Anda menguasai cara telpon keluar menggunakan telepon kantor dengan lebih baik.[5]
Istilah PBX berasal dari era ketika operator switchboard mengelola sistem secara manual menggunakan sirkuit kabel. Seiring berkembangnya switch elektromekanis otomatis dan kemudian sistem switching elektronik, istilah PABX (Private Automatic Branch Exchange) dan PMBX (Private Manual Branch Exchange) digunakan untuk membedakan keduanya. Saat ini, kedua istilah tersebut sering digunakan secara bergantian.[7]
Secara tradisional, PBX merupakan sistem switching telepon yang mengelola panggilan masuk dan keluar untuk pengguna internal perusahaan. PBX terhubung ke sistem telepon publik dan secara otomatis merutekan panggilan masuk ke ekstensi tertentu, serta berbagi dan mengelola banyak saluran. Sistem ini biasanya terdiri dari saluran telepon eksternal dan internal, server komputer untuk mengelola routing panggilan, serta konsol untuk kontrol administratif.[6]
Jim Rohn, seorang pengusaha dan penulis terkenal, pernah berkata, "Jika Anda hanya berkomunikasi, Anda bisa bertahan. Tapi jika Anda berkomunikasi dengan terampil, Anda bisa menciptakan keajaiban." Pernyataan ini sangat relevan dengan pentingnya menguasai cara menggunakan telepon kantor secara profesional dalam dunia bisnis.
9. Etika Profesional Saat Melakukan Panggilan Keluar
Etika telepon merupakan standar profesional dan praktik komunikasi yang mengatur bagaimana bisnis menangani percakapan telepon dengan klien, prospek, dan mitra. Ini mencakup segalanya mulai dari seberapa cepat panggilan dijawab, cara karyawan memperkenalkan diri, hingga cara hold dan transfer dikelola serta percakapan ditutup. Etika telepon yang konsisten menandakan profesionalisme, membangun kepercayaan, dan secara langsung memengaruhi apakah penelepon pertama kali menjadi klien jangka panjang.[4]
Persiapkan materi sebelum menelepon: Setiap panggilan profesional harus memiliki tujuan, baik itu kualifikasi prospek, penjadwalan janji, atau penyelesaian keluhan, dan karyawan harus mengetahui poin-poin pembicaraan serta jalur eskalasi sebelum mengangkat telepon.[4]
Perkenalkan diri dengan jelas: Memperkenalkan diri dan perusahaan di awal panggilan merupakan cara sederhana untuk meyakinkan lawan bicara bahwa mereka menghubungi tempat yang tepat dan membangun kepercayaan.[1]
Gunakan nada suara yang tepat: Berbicara dengan nada yang jelas menggunakan suara yang tidak terlalu keras maupun terlalu pelan, serta ucapkan kata-kata dengan cukup lambat agar orang lain dapat memahami apa yang disampaikan.[2]
Dengarkan secara aktif: Satu aturan umum untuk etika telepon yang baik adalah lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, terutama jika Anda menjawab panggilan layanan pelanggan masuk.[3]
Catat informasi penting: Dokumentasikan nama penelepon, nomor telepon, tanggal dan waktu, serta poin-poin kunci dari setiap panggilan untuk menghilangkan kebutuhan penelepon mengulang informasi.[4]
Akhiri panggilan secara profesional: Rangkum kesimpulan dan langkah selanjutnya untuk penelepon sebelum mengakhiri percakapan.[3]
Peter Drucker, konsultan manajemen legendaris, pernah mengatakan, "Hal terpenting dalam komunikasi adalah mendengar apa yang tidak dikatakan." Pesan ini mengingatkan bahwa menguasai cara telpon keluar menggunakan telepon kantor bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal membangun koneksi yang bermakna.[1]
Baca juga: Panduan Singkatan Populer dalam Komunikasi Digital Modern
10. Prinsip 7P dalam Penanganan Telepon Bisnis
Etika telepon bisnis yang efektif mengharuskan Anda untuk selalu: prepared (siap), present (hadir sepenuhnya), polite (sopan), patient (sabar), personable (ramah), professional (profesional), dan proactive (proaktif). Kelalaian pada salah satu dari 7P ini dapat berdampak negatif pada pengalaman penelepon. Prinsip ini berlaku baik saat menerima maupun melakukan panggilan keluar.[8]
Prepared (Siap): Jika Anda memiliki saluran telepon bisnis, Anda harus siap menjawabnya ketika berdering. Siapkan poin pembicaraan, alat tulis, dan data yang diperlukan sebelum menelepon.[8]
Present (Hadir Sepenuhnya): Agar benar-benar hadir selama panggilan, Anda perlu melepaskan diri dari semua aktivitas lain dan fokus pada penelepon.[8]
Polite (Sopan): Bersikap sopan bukan hanya tentang mengucapkan "tolong, maaf, dan terima kasih," tetapi juga memberikan penelepon rasa hormat dan pertimbangan yang sama seperti yang Anda harapkan saat berbisnis melalui telepon.[8]
Patient (Sabar): Berikan waktu bagi lawan bicara untuk menjelaskan kebutuhannya tanpa terburu-buru memotong pembicaraan.
Personable (Ramah): Penting untuk mengingat bahwa setiap suara yang Anda dengar milik orang nyata, dan setiap orang dapat memiliki dampak yang sangat signifikan pada bisnis Anda jika Anda gagal membangun koneksi dengan mereka.[8]
Professional (Profesional): Jaga standar komunikasi bisnis dalam setiap interaksi, hindari bahasa kasual yang berlebihan.
Proactive (Proaktif): Tawarkan solusi dan langkah tindak lanjut tanpa menunggu diminta oleh lawan bicara.
Baca juga: Panduan Melamar Kerja di Indomaret dengan Keterampilan Komunikasi yang Baik
11. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Telepon Kantor
Kesalahan dalam bertelepon bisa merusak reputasi perusahaan secara signifikan. Sebagai bisnis, Anda harus memahami bahwa cara Anda berinteraksi dengan klien dan rekan bisnis melalui telepon akan menggambarkan perusahaan Anda secara positif atau negatif. Di tangan karyawan yang tidak terlatih, penggunaan telepon dapat berdampak sangat negatif pada bisnis.[2]
Berbicara terlalu keras atau terlalu pelan: Jangan berbicara terlalu keras karena tergantung pada volume ruangan, suara Anda bisa terlalu lantang. Sesuaikan suara ke nada normal dan jangan ragu bertanya apakah lawan bicara bisa mendengar. Tidak ada yang suka diteriaki melalui telepon.[2]
Menggunakan speakerphone secara sembarangan: Gunakan headset daripada speakerphone, cari tempat kerja yang tenang untuk panggilan klien, dan tutup pintu untuk meminimalkan suara ambient. Lingkungan panggilan Anda adalah bagian dari brand perusahaan.[4]
Melakukan multitasking saat bertelepon: Makan, mengetik, atau berbicara dengan orang lain saat bertelepon menciptakan kesan tidak menghargai lawan bicara.
Membiarkan telepon berdering terlalu lama: Saat menjawab telepon bisnis, penting agar telepon tidak berdering lebih dari tiga kali. Dering kedua atau ketiga adalah waktu ideal untuk mengangkat telepon.[2]
Tidak mencatat informasi penting: Mengandalkan ingatan saja bisa menyebabkan kesalahan dan kebutuhan menghubungi kembali yang tidak perlu.
Mengakhiri panggilan secara tiba-tiba: Mengakhiri panggilan sebelum waktunya juga merupakan etika yang buruk dan berpotensi menyebabkan pelanggan kecewa. Jika tidak bisa berbicara selama durasi panggilan, minta waktu callback yang nyaman dari pelanggan.[2]
George Bernard Shaw, penulis peraih Nobel, pernah menyatakan, "Masalah terbesar dalam komunikasi adalah ilusi bahwa komunikasi telah terjadi." Peringatan ini sangat relevan bagi siapa pun yang menggunakan telepon untuk berkomunikasi di lingkungan profesional.
12. Tips Menjaga Privasi dan Keamanan Saat Bertelepon di Kantor
Keamanan informasi saat menggunakan telepon kantor tidak boleh diabaikan, terutama ketika membahas data sensitif perusahaan atau klien. Pilihlah lokasi yang cukup privat untuk percakapan penting dan hindari membicarakan informasi rahasia di area terbuka atau ruang publik. Manfaatkan fitur mute ketika tidak sedang berbicara untuk mencegah suara latar yang tidak diinginkan terdengar oleh lawan bicara.[9]
Paul J. Meyer, seorang pengusaha dan motivator, pernah menegaskan, "Komunikasi — koneksi antarmanusia — adalah kunci kesuksesan pribadi dan karier." Menjaga komunikasi yang aman dan profesional saat menelpon keluar dari kantor adalah bagian dari membangun koneksi yang berkualitas dengan mitra bisnis.
Selain menjaga konten pembicaraan, pastikan untuk tidak meninggalkan catatan panggilan yang berisi informasi sensitif di tempat yang bisa diakses sembarang orang. Pelatihan etika telepon harus diwajibkan bagi karyawan baru dan diperbarui secara berkala untuk staf yang sudah ada, diperlakukan sebagai sistem bisnis dan bukan sekadar perilaku individu.[4]
Lakukan panggilan uji berkala ke bisnis Anda sendiri untuk mengevaluasi bagaimana panggilan sebenarnya ditangani dalam kondisi nyata, karena skenario latihan saja tidak mengungkapkan kesenjangan yang ditemukan pada panggilan sesungguhnya. Langkah ini efektif untuk memastikan standar cara telpon keluar menggunakan telepon kantor tetap terjaga di seluruh organisasi.[4]
Baca juga: Cara Melacak Pemilik Nomor HP Lewat Internet
13. Peran Teknologi VoIP dalam Telepon Kantor Modern
Teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP) telah mengubah wajah komunikasi kantor secara fundamental. Dalam arsitektur modern, PBX menggunakan Internet Protocol (IP) untuk mentransmisikan data suara. Artinya telepon PBX mengonversi sinyal suara analog menjadi paket digital dan mengirimkannya melalui internet, bukan melalui kabel tembaga tradisional.[8]
PBX konvensional memerlukan dua jaringan terpisah, satu untuk data dan satu lagi untuk suara, sedangkan sistem IP PBX berjalan pada jaringan data IP yang menghemat biaya dan meminimalkan manajemen jaringan. Dengan IP PBX, Anda bisa menggunakan telepon IP, softphone yang tidak memerlukan perangkat keras telepon selain komputer dan headset, dan banyak yang menawarkan aplikasi untuk smartphone.[6]
Keunggulan utama VoIP adalah fleksibilitas yang ditawarkan untuk pekerja jarak jauh. Karyawan bisa melakukan panggilan bisnis dari laptop, smartphone, atau tablet dengan tetap menampilkan nomor telepon kantor resmi. Fitur ini sangat relevan bagi perusahaan yang menerapkan sistem kerja hybrid atau remote.[5]
Sistem PBX modern menawarkan lebih dari sekadar panggilan telepon dan kini mencakup fitur-fitur canggih seperti video conferencing, pesan instan, dan resepsionis virtual yang membuat komunikasi lebih baik dari sebelumnya, terutama untuk tim dengan pekerja jarak jauh. Anda dapat mengatur auto attendant, salam khusus, dan bahkan mengelola voicemail melalui antarmuka online.[5]
Baca juga: Cara Menggunakan Kuota Pasti Telkomsel Orbit
14. Panduan Menutup Panggilan dengan Profesional
Mengakhiri panggilan telepon bisnis dengan baik sama pentingnya dengan membuka percakapan. Mengakhiri panggilan sama pentingnya dengan salam awal, karena ini merupakan kesempatan terakhir Anda untuk memberikan layanan pelanggan yang luar biasa dengan memastikan penelepon benar-benar puas dengan layanan yang diterima dan meninggalkan kesan positif.[3]
Rangkum poin-poin penting pembicaraan: Ulangi secara singkat kesepakatan, tindak lanjut, atau informasi kunci yang telah dibahas selama panggilan.
Ucapkan terima kasih: Ucapkan terima kasih kepada penelepon dan rangkum apa yang telah Anda lakukan untuk mereka, serta beri tahu bahwa Anda menghargai bisnis mereka.[3]
Tawarkan bantuan lebih lanjut: Tawarkan bantuan di masa mendatang dengan menyediakan rencana tindak lanjut yang jelas.[3]
Biarkan penelepon menutup terlebih dahulu: Ucapkan salam penutup tetapi selalu biarkan penelepon yang menutup telepon terlebih dahulu.[3]
Letakkan gagang dengan perlahan: Hindari membanting gagang telepon karena suara keras bisa masih terdengar oleh penelepon.
Segera lakukan tindak lanjut: Kirim email konfirmasi atau lakukan aksi yang dijanjikan setelah panggilan selesai untuk menunjukkan keandalan Anda.
Baca juga: Cara Daftar Tanda Tangan Elektronik untuk Dokumen Digital
15. Perbedaan Panggilan Internal dan Eksternal di Telepon Kantor
Dalam sistem PBX, semua karyawan memiliki ekstensi unik mereka sendiri (misalnya 101, 102, 103) dan mereka bisa saling menelepon secara gratis hanya dengan memutar ekstensi tersebut. Untuk panggilan eksternal, PBX secara cerdas mengelola sejumlah saluran luar (sering disebut trunk) yang dibagi di antara semua karyawan. Ketika seseorang menekan nomor eksternal, PBX mengambil saluran yang tersedia dan menyambungkan panggilan.[5]
Panggilan internal antar ekstensi tidak memerlukan kode akses keluar dan sepenuhnya gratis karena tidak melewati jaringan telepon publik. Untuk menempatkan panggilan internal, cukup tekan nomor ekstensi yang biasanya terdiri dari 4-5 digit. Cukup angkat gagang dan tekan nomor ekstensi rekan kerja yang ingin dihubungi.[5]
Sebaliknya, panggilan keluar ke nomor di luar jaringan kantor selalu memerlukan kode akses sebagai langkah pertama. Kode ini memberi tahu sistem PBX bahwa Anda ingin menggunakan saluran trunk untuk terhubung ke jaringan telepon publik. Kemampuan interkomunikasi memungkinkan dua atau lebih stasiun untuk terhubung langsung tanpa menggunakan jaringan telepon publik, yang mengurangi jumlah saluran yang diperlukan dari organisasi ke PSTN.[7]
Baca juga: Memahami Arti dan Sejarah Nomor Darurat 911
16. Fitur Voicemail dan Hold yang Perlu Dikuasai
Dua fitur telepon kantor yang sering digunakan namun belum banyak dipahami dengan baik adalah voicemail dan hold. Menguasai keduanya akan membuat Anda lebih profesional dalam mengelola komunikasi sehari-hari di kantor.[9]
Mengatur pesan voicemail yang profesional: Rekam salam voicemail yang mencantumkan nama Anda, departemen, dan instruksi untuk meninggalkan pesan. Pastikan rekaman terdengar jelas dan ramah.
Periksa voicemail secara rutin: Jika Anda tidak bisa menjawab telepon karena sedang melayani klien di depan Anda, periksa voicemail sesering mungkin dan telepon kembali segera setelah Anda bisa.[1]
Menggunakan fitur hold dengan bijak: Selalu informasikan penelepon bahwa mereka akan ditahan sebelum menekan tombol hold. Jangan biarkan mereka menunggu lebih dari 1-2 menit tanpa update.
Jangan terlalu bergantung pada voicemail: Kebanyakan orang tidak suka meninggalkan voicemail dan juga tidak suka mendengarkan serta membalas voicemail. Sebisa mungkin, usahakan agar panggilan tidak masuk ke voicemail.[2]
Baca juga: Cara Melewati Kode Verifikasi WhatsApp dengan Telepon
Baca juga: Cara Merubah No HP BPJS Kesehatan Melalui WhatsApp
17. FAQ
Apa itu kode akses untuk telpon keluar dari telepon kantor?
Kode akses adalah angka yang harus ditekan terlebih dahulu sebelum mengetik nomor telepon tujuan saat melakukan panggilan keluar. Kode ini biasanya berupa angka 0 atau 9, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Fungsinya adalah memberi izin kepada sistem PBX untuk menghubungkan panggilan Anda ke jaringan telepon publik di luar kantor.
Mengapa telepon kantor tidak bisa menelpon keluar padahal panggilan internal normal?
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh masalah pada saluran trunk yang menghubungkan PBX ke jaringan telepon publik. Penyebab lainnya bisa berupa pembatasan pada ekstensi Anda (Class of Service) yang tidak mengizinkan panggilan keluar, atau gangguan pada perangkat ONT yang menghubungkan jaringan fiber optik. Hubungi bagian IT untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.
Bagaimana cara telpon keluar menggunakan telepon kantor ke nomor handphone?
Prosesnya sama dengan menelepon nomor lainnya. Angkat gagang telepon, tekan kode akses keluar (0 atau 9), lalu masukkan nomor handphone lengkap dengan awalan 08xx. Tunggu hingga panggilan tersambung dan lakukan percakapan seperti biasa. Pastikan kode akses yang Anda gunakan sudah sesuai ketentuan perusahaan.
Apakah semua telepon kantor bisa melakukan panggilan internasional?
Tidak semua ekstensi telepon kantor diizinkan melakukan panggilan internasional. Administrator sistem biasanya mengatur pembatasan akses berdasarkan jabatan atau kebutuhan kerja. Jika Anda memerlukan akses panggilan internasional, ajukan permintaan ke bagian IT atau atasan langsung untuk membuka pembatasan tersebut pada ekstensi Anda.
Apa perbedaan antara blind transfer dan warm transfer?
Blind transfer mengalihkan panggilan secara langsung ke ekstensi tujuan tanpa berbicara terlebih dahulu dengan penerima. Warm transfer atau consultative transfer memungkinkan Anda menginformasikan terlebih dahulu kepada penerima tentang siapa yang menelepon dan keperluannya. Warm transfer umumnya lebih dianjurkan karena memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penelepon.
Berapa lama waktu ideal untuk menjawab telepon kantor yang berdering?
Standar profesional yang diakui secara luas adalah menjawab telepon sebelum dering ketiga. Menjawab terlalu cepat pada dering pertama bisa mengejutkan penelepon, sedangkan membiarkan berdering lebih dari tiga kali menunjukkan kurangnya responsivitas. Targetkan mengangkat pada dering kedua atau ketiga untuk keseimbangan yang tepat.[2]
Bisakah saya menggunakan nomor telepon kantor untuk menelepon dari luar kantor?
Ya, jika perusahaan Anda menggunakan sistem VoIP atau cloud PBX modern, Anda bisa melakukan panggilan menggunakan nomor kantor dari smartphone atau laptop melalui aplikasi softphone. Panggilan Anda akan tetap menampilkan nomor telepon kantor sebagai caller ID di sisi penerima. Tanyakan kepada bagian IT mengenai ketersediaan fitur ini di perusahaan Anda.
Baca juga: Panduan Lengkap Cara Daftar Gojek Menjadi Mitra Driver
Daftar Referensi
- Indeed.com. An Essential Guide to Proper Phone Etiquette (With Tips). Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.indeed.com/career-advice/career-development/phone-etiquette
- Mitel.com. Master Business Call Etiquette for Professional Success. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.mitel.com/articles/phone-etiquette-business-calls
- Telzio.com. Phone Etiquette at Work: How to Answer Calls Professionally. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://telzio.com/blog/phone-etiquette
- Smith.ai. 19 Phone Etiquette Tips To Help Employees Be More Professional on Calls. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://smith.ai/blog/16-phone-etiquette-tips-to-help-employees-be-more-professional-on-calls
- Nextiva.com. What Is a PBX Phone System? (Features, Benefits). Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.nextiva.com/blog/what-is-pbx.html
- Cisco.com. Small Business PBX – The Basics. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.cisco.com/site/us/en/learn/topics/small-business/pbx-the-basics.html
- Wikipedia. Business Telephone System. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://en.wikipedia.org/wiki/Business_telephone_system
- Dexcomm.com. 7 P's of Call Handling and Business Phone Etiquette. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.dexcomm.com/blog/business-phone-etiquette-101-the-7-ps-of-call-handling-excellence
- Kapanlagi.com. Cara Menggunakan Telepon Kantor: Panduan Lengkap untuk Komunikasi Profesional. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.kapanlagi.com/feeds/cara-menggunakan-telepon-kantor-panduan-lengkap-untuk-komunikasi-profesional-6cf87a155b.html
(kpl/fed)
Advertisement