Contoh Surat Permohonan Cuti Kerja
contoh surat permohonan cuti kerja
Kapanlagi.com - Surat permohonan cuti kerja merupakan dokumen formal yang digunakan karyawan untuk mengajukan izin tidak masuk kerja dalam periode tertentu. Dokumen ini menjadi bukti tertulis yang sah dalam administrasi kepegawaian di setiap instansi atau perusahaan.
Pengajuan cuti yang baik memerlukan format penulisan yang tepat dan alasan yang jelas. Setiap organisasi biasanya memiliki prosedur dan formulir khusus untuk mengajukan permohonan cuti kepada atasan atau bagian kepegawaian.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang dilansir dari kemenpan.go.id, setiap pegawai berhak mendapatkan cuti tahunan selama 12 hari kerja dalam satu tahun. Memahami contoh surat permohonan cuti kerja yang benar akan membantu proses pengajuan berjalan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku.
Advertisement
1. Pengertian Surat Permohonan Cuti Kerja
Surat permohonan cuti kerja adalah dokumen resmi yang dibuat oleh karyawan atau pegawai untuk meminta izin tidak masuk kerja dalam jangka waktu tertentu kepada atasan atau pihak yang berwenang. Surat ini berfungsi sebagai komunikasi formal antara bawahan dan atasan mengenai kebutuhan waktu istirahat atau keperluan pribadi yang memerlukan izin meninggalkan tugas.
Dokumen ini memiliki kekuatan hukum dalam hubungan kerja dan menjadi bagian dari arsip kepegawaian. Setiap permohonan cuti harus diajukan secara tertulis dengan mencantumkan informasi lengkap seperti identitas pemohon, jenis cuti yang diajukan, durasi cuti, tanggal mulai dan berakhir cuti, serta alasan pengajuan cuti.
Fungsi utama dari contoh surat permohonan cuti kerja adalah untuk mendokumentasikan kesepakatan antara karyawan dan perusahaan terkait waktu tidak bekerja. Surat ini juga memudahkan bagian kepegawaian dalam mengelola absensi, merencanakan penggantian tugas sementara, dan menghitung hak cuti yang tersisa bagi setiap karyawan.
Dalam praktiknya, surat permohonan cuti harus diajukan sebelum tanggal cuti dimulai dengan tenggang waktu yang ditentukan oleh kebijakan perusahaan. Hal ini memberikan kesempatan bagi atasan untuk mengevaluasi dampak ketidakhadiran karyawan terhadap operasional kerja dan melakukan penyesuaian yang diperlukan.
2. Jenis-Jenis Cuti yang Dapat Diajukan
Memahami berbagai jenis cuti sangat penting sebelum membuat surat permohonan. Setiap jenis cuti memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda sesuai dengan peraturan perusahaan atau instansi pemerintah.
- Cuti Tahunan - Merupakan hak setiap karyawan yang telah bekerja minimal satu tahun secara terus-menerus. Cuti tahunan biasanya diberikan selama 12 hari kerja dalam satu tahun dan dapat diambil sekaligus atau secara bertahap sesuai kebutuhan dan persetujuan atasan. Pengajuan cuti tahunan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari agar tidak mengganggu operasional kerja.
- Cuti Sakit - Diberikan kepada karyawan yang mengalami gangguan kesehatan dan memerlukan istirahat untuk pemulihan. Cuti sakit memerlukan surat keterangan dokter sebagai bukti pendukung dan biasanya tidak mengurangi jatah cuti tahunan. Durasi cuti sakit disesuaikan dengan rekomendasi medis yang tertera dalam surat keterangan dokter.
- Cuti Melahirkan - Khusus diberikan kepada karyawan perempuan yang akan melahirkan dengan durasi minimal 3 bulan sesuai ketentuan undang-undang ketenagakerjaan. Cuti ini mencakup masa sebelum dan sesudah melahirkan, dan karyawan tetap mendapatkan hak penuh atas gaji selama masa cuti melahirkan.
- Cuti Besar - Diberikan kepada pegawai yang telah bekerja secara terus-menerus selama periode tertentu, biasanya 6 tahun untuk pegawai negeri sipil. Cuti besar memiliki durasi lebih panjang dibandingkan cuti tahunan dan bertujuan memberikan kesempatan istirahat yang lebih lama untuk menyegarkan kembali semangat kerja.
- Cuti Alasan Penting - Diberikan untuk keperluan mendesak seperti pernikahan sendiri, pernikahan anak, khitanan anak, baptisan anak, istri melahirkan, atau anggota keluarga meninggal dunia. Durasi cuti ini bervariasi tergantung jenis keperluan dan kebijakan perusahaan, umumnya berkisar antara 1-3 hari kerja.
- Cuti Bersama - Merupakan cuti yang ditetapkan oleh pemerintah atau perusahaan untuk diambil secara serentak oleh seluruh karyawan, biasanya terkait dengan hari libur nasional atau keagamaan. Cuti bersama tidak mengurangi jatah cuti tahunan karyawan karena merupakan kebijakan organisasi.
- Cuti di Luar Tanggungan Negara/Perusahaan - Cuti yang diambil tanpa mendapatkan gaji atau tunjangan, biasanya untuk keperluan pribadi yang memerlukan waktu lama seperti melanjutkan pendidikan atau mengikuti suami/istri yang bertugas di luar kota. Pengajuan cuti jenis ini memerlukan pertimbangan khusus dari pimpinan.
3. Format dan Struktur Surat Permohonan Cuti
Format surat permohonan cuti yang baik harus mengikuti kaidah penulisan surat resmi dengan struktur yang sistematis. Setiap bagian memiliki fungsi penting dalam menyampaikan informasi secara lengkap dan profesional kepada pihak yang berwenang.
Struktur dasar contoh surat permohonan cuti kerja dimulai dari kop surat (jika diperlukan), tempat dan tanggal pembuatan surat, nomor surat (untuk instansi tertentu), lampiran, perihal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, salam penutup, dan tanda tangan pemohon. Setiap elemen harus ditulis dengan rapi dan menggunakan bahasa formal yang sopan.
Bagian isi surat merupakan komponen terpenting yang harus memuat identitas lengkap pemohon seperti nama, NIP atau NIK, jabatan, dan unit kerja. Selanjutnya dijelaskan jenis cuti yang diajukan, durasi cuti dalam jumlah hari kerja, tanggal mulai dan berakhir cuti, serta alasan pengajuan cuti secara singkat namun jelas.
Penulisan tanggal cuti harus spesifik dan tidak ambigu untuk menghindari kesalahpahaman. Cantumkan juga informasi mengenai pekerjaan yang sedang ditangani dan rencana pendelegasian tugas selama masa cuti jika diperlukan. Hal ini menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
4. Contoh Surat Permohonan Cuti Tahunan
Berikut adalah contoh lengkap surat permohonan cuti tahunan yang dapat dijadikan referensi dalam membuat pengajuan cuti:
Kepada Yth.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia
PT Maju Bersama Sejahtera
Di TempatDengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Ahmad Fauzi
NIK: 1234567890
Jabatan: Staff Administrasi
Unit Kerja: Divisi KeuanganDengan ini mengajukan permohonan cuti tahunan selama 5 (lima) hari kerja, terhitung mulai tanggal 15 Januari 2025 sampai dengan 19 Januari 2025. Pengajuan cuti ini dikarenakan ada keperluan keluarga yang harus saya hadiri di kampung halaman.
Selama masa cuti, pekerjaan saya akan didelegasikan kepada Saudara Budi Santoso yang telah saya informasikan sebelumnya. Saya berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan yang menjadi tanggung jawab saya sebelum tanggal cuti dimulai.
Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas perhatian dan perkenannya, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Ahmad Fauzi
Contoh di atas menunjukkan format standar yang mencakup semua informasi penting. Perhatikan penggunaan bahasa yang formal namun tetap mudah dipahami, serta struktur yang rapi dan sistematis dari awal hingga akhir surat.
5. Contoh Surat Permohonan Cuti untuk Pegawai Negeri Sipil
Pegawai Negeri Sipil memiliki format khusus dalam pengajuan cuti yang lebih terstruktur sesuai dengan peraturan kepegawaian pemerintah. Format ini biasanya menggunakan formulir baku yang telah ditetapkan.
FORMULIR PERMINTAAN DAN PEMBERIAN CUTI
I. DATA PEGAWAI
Nama: Dr. Siti Nurhaliza, S.Pd., M.Pd
NIP: 198505152010012001
Jabatan: Dosen
Masa Kerja: 14 tahun 6 bulan
Unit Kerja: Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanII. JENIS CUTI YANG DIAMBIL
Cuti Tahunan Tahun 2025III. ALASAN CUTI
Berlibur bersama keluargaIV. LAMANYA CUTI
Selama 6 (enam) hari kerja
Mulai tanggal: 10 Februari 2025
Sampai dengan tanggal: 15 Februari 2025V. ALAMAT SELAMA MENJALANKAN CUTI
Jalan Melati No. 45, Yogyakarta
Telepon: 081234567890Demikian formulir ini saya buat dengan sebenarnya.
Pemohon,
Dr. Siti Nurhaliza, S.Pd., M.Pd
NIP. 198505152010012001
Menurut Peraturan Badan Kepegawaian Negara, formulir cuti PNS harus dilengkapi dengan persetujuan dari atasan langsung dan pejabat yang berwenang memberikan cuti. Formulir ini kemudian menjadi dokumen resmi yang disimpan dalam berkas kepegawaian.
Format untuk PNS lebih rigid dan mengikuti standar baku yang telah ditetapkan oleh instansi pemerintah. Setiap bagian harus diisi dengan lengkap dan akurat karena akan menjadi dasar perhitungan hak cuti dan administrasi kepegawaian lainnya.
6. Tips Menulis Surat Permohonan Cuti yang Efektif
Menulis surat permohonan cuti yang efektif memerlukan perhatian terhadap beberapa aspek penting agar permohonan dapat disetujui dengan lancar.
- Ajukan Jauh-Jauh Hari - Sampaikan permohonan cuti minimal 2 minggu sebelum tanggal cuti dimulai, kecuali untuk kondisi darurat. Hal ini memberikan waktu bagi atasan untuk mempertimbangkan dan mengatur penggantian tugas jika diperlukan. Pengajuan yang terlalu mendadak dapat mengganggu operasional dan mengurangi kemungkinan persetujuan.
- Gunakan Bahasa Formal dan Sopan - Meskipun hubungan dengan atasan mungkin cukup akrab, surat permohonan cuti tetap harus menggunakan bahasa formal dan sopan. Hindari penggunaan bahasa sehari-hari atau slang yang tidak sesuai dengan konteks surat resmi. Tunjukkan sikap profesional melalui pilihan kata yang tepat.
- Jelaskan Alasan dengan Singkat dan Jelas - Tidak perlu menjelaskan alasan cuti secara berlebihan, cukup sampaikan poin utamanya dengan jelas. Untuk cuti tahunan, alasan sederhana seperti keperluan keluarga atau berlibur sudah cukup. Namun untuk jenis cuti khusus, mungkin diperlukan penjelasan yang lebih detail disertai dokumen pendukung.
- Cantumkan Informasi Kontak - Sertakan nomor telepon atau alamat yang dapat dihubungi selama masa cuti untuk keperluan mendesak. Ini menunjukkan bahwa meskipun sedang cuti, Anda tetap dapat dihubungi jika ada hal penting yang memerlukan perhatian segera.
- Sebutkan Rencana Pendelegasian Tugas - Jika memungkinkan, informasikan kepada siapa tugas Anda akan didelegasikan selama cuti. Ini menunjukkan tanggung jawab dan memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar meskipun Anda tidak hadir. Koordinasikan terlebih dahulu dengan rekan kerja yang akan menggantikan.
- Periksa Kembali Sebelum Mengirim - Pastikan tidak ada kesalahan penulisan tanggal, nama, atau informasi penting lainnya. Kesalahan kecil dapat menyebabkan kebingungan dan menunda proses persetujuan. Baca ulang surat secara menyeluruh sebelum diserahkan kepada atasan.
- Lampirkan Dokumen Pendukung - Untuk jenis cuti tertentu seperti cuti sakit atau cuti alasan penting, lampirkan dokumen pendukung seperti surat keterangan dokter atau undangan pernikahan. Dokumen ini memperkuat alasan pengajuan cuti dan mempercepat proses persetujuan.
- Ikuti Prosedur Perusahaan - Setiap perusahaan atau instansi memiliki prosedur pengajuan cuti yang berbeda. Pastikan Anda memahami dan mengikuti prosedur yang berlaku, termasuk kepada siapa surat harus ditujukan dan melalui jalur apa surat harus disampaikan.
7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Berapa lama sebelumnya surat permohonan cuti harus diajukan?
Idealnya, surat permohonan cuti diajukan minimal 2 minggu sebelum tanggal cuti dimulai untuk memberikan waktu bagi atasan mempertimbangkan dan mengatur penggantian tugas. Namun untuk kondisi darurat seperti sakit mendadak atau keperluan mendesak, pengajuan dapat dilakukan sesegera mungkin dengan menyertakan bukti pendukung yang diperlukan.
2. Apakah surat permohonan cuti harus ditulis tangan atau boleh diketik?
Surat permohonan cuti sebaiknya diketik menggunakan komputer agar lebih rapi dan mudah dibaca, kecuali ada ketentuan khusus dari perusahaan yang mengharuskan tulisan tangan. Yang terpenting adalah tanda tangan pemohon harus asli dan dibubuhkan secara langsung pada surat, bukan hasil scan atau fotokopi, untuk menjamin keaslian dokumen.
3. Apa yang harus dilakukan jika permohonan cuti ditolak?
Jika permohonan cuti ditolak, tanyakan alasan penolakan kepada atasan dengan sopan dan profesional. Mungkin ada pertimbangan operasional atau timing yang kurang tepat. Anda dapat mengajukan kembali dengan tanggal yang berbeda atau mencari solusi alternatif seperti mengambil cuti dengan durasi lebih pendek atau di waktu yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
4. Apakah cuti tahunan yang tidak diambil bisa hangus?
Kebijakan mengenai cuti tahunan yang tidak diambil berbeda-beda tergantung perusahaan atau instansi. Pada umumnya, cuti tahunan yang tidak diambil dalam tahun berjalan dapat hangus atau dibawa ke tahun berikutnya dengan batas waktu tertentu. Sebaiknya konsultasikan dengan bagian HRD atau kepegawaian mengenai kebijakan spesifik di tempat Anda bekerja.
5. Apakah perlu menyebutkan alasan detail dalam surat permohonan cuti tahunan?
Untuk cuti tahunan, tidak perlu menyebutkan alasan yang terlalu detail. Cukup sebutkan alasan umum seperti keperluan keluarga, berlibur, atau urusan pribadi. Namun untuk jenis cuti khusus seperti cuti sakit atau cuti alasan penting, diperlukan penjelasan yang lebih spesifik disertai dengan dokumen pendukung yang relevan.
6. Bagaimana format surat permohonan cuti untuk karyawan kontrak?
Format surat permohonan cuti untuk karyawan kontrak pada dasarnya sama dengan karyawan tetap, namun perlu memperhatikan ketentuan dalam kontrak kerja mengenai hak cuti. Beberapa perusahaan memberikan hak cuti proporsional sesuai masa kontrak, sementara yang lain mungkin memiliki kebijakan berbeda. Pastikan untuk mengecek kontrak kerja dan berkonsultasi dengan HRD sebelum mengajukan cuti.
7. Apakah bisa mengajukan cuti melalui email?
Pengajuan cuti melalui email dapat dilakukan jika perusahaan atau instansi mengizinkannya dan memiliki sistem administrasi digital. Namun format dan isi email tetap harus formal seperti surat resmi dengan melampirkan formulir cuti yang telah diisi lengkap jika diperlukan. Pastikan untuk mendapatkan konfirmasi tertulis dari atasan sebagai bukti bahwa permohonan telah diterima dan disetujui.
(kpl/fed)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba