Tata Cara Menggunakan Skincare yang Benar untuk Pemula hingga Mahir
tata cara menggunakan skincare (Ilustrasi AI)
Kapanlagi.com - Memiliki kulit wajah yang sehat dan bercahaya bukan hal mustahil jika kamu memahami tata cara menggunakan skincare dengan benar. Banyak orang sudah rajin memakai berbagai produk perawatan, tetapi hasilnya belum optimal karena urutan pemakaian yang keliru.[1]
Setiap produk skincare memiliki tekstur, fungsi, dan cara penyerapan yang berbeda-beda. Mengetahui tata cara menggunakan skincare secara tepat memastikan bahan aktif di dalam setiap produk dapat terserap optimal oleh kulit.[3]
Secara umum, rutinitas skincare terbagi menjadi dua waktu utama, yaitu pagi hari untuk perlindungan dan malam hari untuk perbaikan kulit. Dr. Heather Rogers, seorang dermatologis bersertifikat, pernah menyatakan, "Urutan pengaplikasian sangat penting. Tugas kulit adalah menjaga agar berbagai hal tetap di luar, tetapi banyak produk skincare yang kita gunakan memiliki bahan yang ingin kita masukkan ke dalam kulit."[3]
Advertisement
Menurut Healthline, prinsip utama dalam merawat kulit adalah membersihkan wajah terlebih dahulu, dilanjutkan dengan mengaplikasikan produk dari tekstur paling ringan ke paling berat agar bahan aktif dapat menembus kulit dengan baik.[1]
1. 1. Tata Cara Menggunakan Skincare Pagi Hari yang Benar
Rutinitas skincare pagi hari berfokus pada perlindungan kulit dari paparan sinar UV dan polusi lingkungan. Memahami tata cara menggunakan skincare di pagi hari sangat penting karena wajah akan terpapar berbagai faktor eksternal sepanjang hari.[1] Menurut Cleveland Clinic, urutan skincare harus dimulai dari produk yang paling ringan ke paling tebal agar setiap bahan aktif terserap dengan baik.[2]
Cuci wajah dengan pembersih yang lembut: Langkah pertama adalah membersihkan wajah dari minyak dan kotoran yang menumpuk semalaman. Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan pijat lembut ke seluruh wajah sebelum dibilas.[4]
Aplikasikan toner: Setelah wajah bersih, gunakan toner untuk mengangkat sisa kotoran yang masih menempel sekaligus menyeimbangkan pH kulit. Toner juga mempersiapkan kulit agar produk selanjutnya lebih mudah terserap.[10]
Gunakan serum antioksidan: Pilih serum dengan kandungan vitamin C atau antioksidan lainnya di pagi hari untuk melawan radikal bebas. Tepuk-tepuk serum secara perlahan agar meresap sempurna ke lapisan kulit.[1]
Oleskan pelembap: Pelembap berfungsi menjaga hidrasi kulit sepanjang hari. Pijat dengan gerakan ke atas dari leher menuju dahi untuk membantu penyerapan sekaligus melancarkan sirkulasi darah di wajah.[10]
Tutup dengan sunscreen SPF minimal 30: Langkah terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah mengaplikasikan tabir surya secara merata. Menurut Mayo Clinic, gunakan sunscreen broad-spectrum dengan SPF minimal 30 dan aplikasikan ulang setiap dua jam saat beraktivitas di luar ruangan.[6]
Baca juga: Tips Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Kulit Kering
2. 2. Tata Cara Menggunakan Skincare Malam Hari yang Tepat
Malam hari adalah waktu bagi kulit untuk beregenerasi dan memperbaiki diri. Tata cara menggunakan skincare di malam hari lebih fokus pada pemulihan kerusakan akibat paparan lingkungan di siang hari.[1] Rutinitas malam biasanya sedikit lebih panjang karena melibatkan langkah pembersihan ganda dan produk perawatan intensif.
Lakukan double cleansing: Bersihkan wajah terlebih dahulu dengan produk berbahan dasar minyak untuk mengangkat sisa makeup dan sunscreen, lalu lanjutkan dengan sabun cuci muka berbasis air untuk membersihkan sisa kotoran.[10]
Eksfoliasi (2-3 kali seminggu): Gunakan eksfoliator untuk mengangkat sel kulit mati agar produk berikutnya lebih mudah meresap. Hindari eksfoliasi setiap hari karena bisa merusak pelindung alami kulit.[10]
Aplikasikan toner: Toner di malam hari berfungsi mengangkat sisa kotoran dan memberikan hidrasi awal setelah proses pembersihan. Usapkan secara lembut menggunakan kapas ke seluruh wajah.[10]
Gunakan serum atau treatment malam: Di malam hari, kamu bisa memilih serum dengan kandungan retinol atau niacinamide untuk perawatan intensif. Pastikan membaca petunjuk penggunaan pada kemasan karena beberapa serum hanya cocok dipakai di malam hari.[9]
Oleskan krim mata: Area sekitar mata memiliki kulit yang lebih tipis dan rentan terhadap penuaan. Tepuk krim mata secara lembut menggunakan jari manis untuk meminimalkan tekanan pada area sensitif tersebut.[7]
Akhiri dengan pelembap atau krim malam: Krim malam berfungsi mengunci kelembapan dan mendukung proses perbaikan kulit selama tidur. Pilih formula yang lebih kaya dibandingkan pelembap pagi untuk hasil optimal.[1]
Baca juga: Cara Menggunakan Serum Retinol yang Benar untuk Pemula
3. 3. Cara Mengaplikasikan Produk Skincare dengan Teknik yang Benar
Selain urutan, teknik mengaplikasikan produk juga menentukan efektivitas tata cara menggunakan skincare yang kamu jalankan. Banyak orang tidak menyadari bahwa cara mengoleskan produk ke wajah bisa memengaruhi hasil akhir perawatan. Natalie Aguilar, seorang perawat dermatologi sekaligus estetisian selebriti, pernah menegaskan, "Aturan saya saat mengaplikasikan produk skincare apa pun adalah selalu mengaplikasikan ke arah atas. Jangan pernah menarik bagian kulit mana pun ke bawah."[7]
Tepuk, jangan gosok: Menggosok produk ke wajah secara kasar bisa menyebabkan gesekan berlebihan yang memicu kerutan dan kulit kendur seiring waktu. Menepuk produk secara lembut jauh lebih baik karena membantu penyerapan tanpa merusak jaringan kulit.[7]
Gunakan gerakan ke arah atas: Saat mengoleskan pelembap atau serum, selalu arahkan gerakan dari bawah ke atas, mulai dari leher menuju dahi. Gerakan ini membantu melawan efek gravitasi pada kulit wajah.[7]
Beri jeda antar produk: Tunggu sekitar 30 detik hingga 1 menit sebelum mengaplikasikan produk berikutnya agar setiap lapisan meresap sempurna. Mengaplikasikan terlalu cepat bisa menyebabkan produk saling menggeser atau pilling.[2]
Gunakan jumlah yang tepat: Menggunakan terlalu banyak produk tidak akan mempercepat hasil. Sebaliknya, hal ini justru bisa menyumbat pori-pori dan memicu masalah kulit baru.[2]
Aplikasikan pada kulit yang masih sedikit lembap: Untuk produk seperti toner dan serum, mengaplikasikannya pada kulit yang masih lembap bisa memaksimalkan penyerapan dan retensi kelembapan.
4. 4. Tata Cara Menggunakan Skincare untuk Kulit Berminyak
Pemilik kulit berminyak sering kali ragu untuk menambahkan pelembap dalam rutinitas perawatan mereka karena takut wajah semakin berminyak. Padahal, melewatkan pelembap justru bisa membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi. Berikut tata cara menggunakan skincare yang tepat untuk kulit berminyak.[4]
Pilih pembersih berbasis gel atau busa: Sabun cuci muka bertekstur gel atau busa mampu membersihkan pori-pori lebih dalam tanpa meninggalkan residu berat. Hindari pembersih yang terlalu keras agar tidak merusak pelindung alami kulit.[4]
Gunakan toner dengan bahan pengontrol minyak: Toner yang mengandung asam salisilat atau niacinamide bisa membantu mengontrol produksi sebum berlebih sekaligus mengecilkan pori-pori.
Aplikasikan serum ringan berbasis air: Pilih serum dengan tekstur cair dan cepat meresap. Serum yang mengandung niacinamide sangat dianjurkan karena terbukti membantu mengurangi produksi minyak.[2]
Gunakan pelembap bertekstur ringan: Pilih pelembap bertekstur gel atau water-based yang berlabel oil-free dan noncomedogenic. Pelembap jenis ini memberikan hidrasi yang cukup tanpa menyumbat pori-pori.[9]
Pilih sunscreen yang tidak berminyak: Gunakan sunscreen bertekstur ringan atau bertipe gel agar tidak menambah kilap di wajah sepanjang hari.[4]
5. 5. Tata Cara Menggunakan Skincare untuk Kulit Kering dan Sensitif
Kulit kering dan sensitif membutuhkan pendekatan yang lebih lembut dalam hal perawatan. Produk yang terlalu keras atau mengandung banyak bahan aktif agresif justru bisa memperparah kondisi kulit. Tata cara menggunakan skincare untuk tipe kulit ini perlu disesuaikan agar kulit tetap terhidrasi tanpa mengalami iritasi.
Menurut Halodoc, memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit merupakan langkah penting karena setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda.[9]
Gunakan pembersih bertekstur krim atau susu: Pembersih creamy lebih cocok untuk kulit kering karena mengandung lebih banyak minyak yang membantu menjaga kelembapan. Hindari produk pembersih yang mengandung sulfat berlebihan.[4]
Tambahkan essence atau toner hidrasi: Essence membantu memberikan lapisan hidrasi tambahan sekaligus meningkatkan penyerapan produk selanjutnya. Pilih toner bebas alkohol agar kulit tidak semakin kering.[10]
Pilih serum dengan hyaluronic acid atau ceramide: Bahan-bahan ini sangat efektif untuk mengikat dan mempertahankan kelembapan di kulit. Hyaluronic acid mampu menarik air dari lingkungan ke lapisan kulit secara efektif.
Oleskan pelembap bertekstur krim tebal: Kulit kering membutuhkan pelembap yang lebih kaya dibandingkan tipe gel. Krim yang mengandung ceramide, shea butter, atau squalane memberikan perlindungan ekstra terhadap kehilangan kelembapan.[9]
Pertimbangkan face oil sebagai langkah tambahan: Minyak wajah bisa diaplikasikan setelah pelembap untuk mengunci semua nutrisi dan hidrasi yang sudah diberikan. Ratakan menggunakan telapak tangan secara lembut.[1]
Baca juga: Cara Merawat Berbagai Jenis Kulit Wajah
6. 6. Cara Menyesuaikan Rutinitas Skincare Saat Musim dan Kondisi Berubah
Kulit bersifat dinamis dan kebutuhannya bisa berubah seiring perubahan musim, cuaca, atau kondisi hormonal. Oleh karena itu, tata cara menggunakan skincare juga perlu disesuaikan agar perawatan tetap efektif sepanjang tahun. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu terapkan.[2]
Evaluasi kebutuhan kulit secara berkala: Perhatikan respons kulit terhadap produk yang digunakan. Jika kulit terasa lebih kering dari biasanya, pertimbangkan untuk menambahkan produk yang lebih melembapkan.[2]
Ganti pelembap sesuai kondisi cuaca: Di musim kemarau, kamu mungkin membutuhkan pelembap yang lebih kaya. Sebaliknya, saat musim hujan atau udara lembap, pelembap bertekstur ringan sudah cukup.
Jangan ganti semua produk sekaligus: Jika ingin mengganti produk, lakukan satu per satu dan beri waktu 4-6 minggu sebelum menilai hasilnya. Mengganti terlalu banyak produk bersamaan bisa membuat kulit bingung dan iritasi.[5]
Tetap gunakan sunscreen sepanjang tahun: Sinar UV tetap berbahaya bahkan di hari mendung atau musim hujan. Jangan pernah melewatkan perlindungan sunscreen sebagai langkah terakhir rutinitas pagi.[6]
Perhatikan perubahan usia dan hormon: Seiring bertambahnya usia, kulit mulai kehilangan kolagen dan elastin. Tambahkan produk anti-aging seperti retinol secara bertahap ke dalam rutinitas malam hari.[8]
7. Prinsip Layering Skincare dari yang Paling Tipis ke Paling Tebal
Salah satu aturan mendasar yang wajib dipahami saat mempelajari tata cara menggunakan skincare adalah prinsip layering dari tekstur paling tipis ke paling tebal. Prinsip ini memastikan setiap produk dapat menembus kulit dengan optimal tanpa terhalang oleh lapisan yang lebih berat.
Dr. Eduardo Ortiz, dermatologis dari Geisinger, pernah menjelaskan, "Mengaplikasikan produk dalam urutan yang benar membantu produk menyerap dan bekerja sesuai tujuan. Produk yang lebih ringan menyerap terlebih dahulu, kemudian krim dan pelembap membantu mengunci semuanya."[5]
Produk berbasis air diaplikasikan lebih dulu: Toner, essence, dan serum cair memiliki konsistensi yang ringan sehingga perlu diaplikasikan terlebih dahulu agar bahan aktifnya bisa meresap ke lapisan dalam kulit.[1]
Serum sebelum pelembap: Serum memiliki konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi tetapi teksturnya lebih ringan. Jika diaplikasikan setelah pelembap yang tebal, serum tidak akan mampu menembus lapisan krim.[3]
Pelembap sebelum sunscreen: Pelembap mengunci hidrasi dan nutrisi dari produk sebelumnya. Sunscreen diaplikasikan paling akhir karena berfungsi membentuk lapisan pelindung fisik di permukaan kulit.[2]
Produk berbasis minyak diaplikasikan terakhir: Face oil atau petroleum jelly bersifat oklusif yang mengunci semua produk di bawahnya. Jika diaplikasikan terlalu awal, produk cair tidak akan bisa meresap.[1]
Obat resep diaplikasikan di kulit yang baru dibersihkan: Jika kamu menggunakan obat topikal resep dari dokter, biasanya diaplikasikan setelah pembersihan agar kandungannya tidak terdilusi oleh produk lain.[5]
Krim mata sebelum pelembap wajah: Karena area mata lebih sensitif, krim mata sebaiknya diaplikasikan sebelum pelembap wajah agar bahan aktifnya terserap langsung ke kulit yang halus di sekitar mata.[10]
8. Kesalahan Umum Saat Menggunakan Skincare yang Harus Dihindari
Memahami tata cara menggunakan skincare yang benar juga berarti mengetahui kesalahan apa saja yang perlu dihindari. Bahkan orang yang sudah rajin merawat kulit pun sering melakukan kesalahan tanpa disadari sehingga hasilnya tidak optimal.
Dr. Sean McGregor dari Cleveland Clinic mengingatkan, "Semakin banyak produk yang kamu gunakan, semakin besar kemungkinan kamu mengalami efek samping darinya."[2]
Tidur tanpa membersihkan makeup: Kebiasaan ini menyumbat pori-pori dan mencegah kulit memperbaiki diri di malam hari. Selalu bersihkan wajah secara menyeluruh sebelum tidur, meskipun sedang sangat lelah.[10]
Terlalu sering eksfoliasi: Eksfoliasi berlebihan merusak pelindung alami kulit dan memicu kemerahan serta sensitivitas. Batasi eksfoliasi hanya 1-3 kali seminggu sesuai tipe kulit.[10]
Melewatkan sunscreen: Sinar UV tetap bisa merusak kulit bahkan di hari mendung atau saat berada di dalam ruangan. Sunscreen harus menjadi langkah wajib setiap pagi tanpa terkecuali.[6]
Menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus: Mencampur bahan aktif seperti retinol, vitamin C, dan asam secara bersamaan tanpa panduan bisa menyebabkan iritasi parah. Gunakan satu bahan aktif pada satu waktu dan beri kulit waktu untuk menyesuaikan diri.[5]
Menggosok wajah terlalu keras: Menggosok produk alih-alih menepuknya bisa menyebabkan gesekan berlebihan yang memicu penuaan dini. Selalu gunakan sentuhan lembut saat mengaplikasikan skincare.[7]
Mengabaikan area leher dan dada: Kulit di area leher dan dada juga terpapar sinar matahari dan faktor lingkungan. Perpanjang pengaplikasian skincare hingga ke leher untuk perawatan yang menyeluruh.
Sering menyentuh wajah: Ujung jari mengandung jutaan bakteri yang bisa berpindah ke wajah setiap kali kamu menyentuhnya. Kebiasaan ini bisa menyebarkan bakteri penyebab jerawat ke area lain.
9. Mengapa Konsistensi Lebih Penting daripada Banyaknya Produk
Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak produk yang digunakan, semakin baik hasilnya. Kenyataannya, para ahli dermatologi justru menekankan pendekatan less is more dalam perawatan kulit. Ian Michael Crumm, seorang estetisian selebriti, pernah menegaskan, "Rutinitas sederhana yang berfokus pada pembersihan, perlindungan antioksidan, hidrasi, dan SPF harian sudah mencakup kontributor terbesar terhadap penuaan dini dan kerusakan kulit."[8]
Tata cara menggunakan skincare yang efektif tidak harus melibatkan belasan langkah. Tiga langkah dasar yang direkomendasikan dermatologis, yaitu membersihkan, melembapkan, dan melindungi dari sinar matahari, sudah cukup sebagai fondasi perawatan kulit yang sehat.[5] Dr. Eduardo Ortiz juga menambahkan, "Rutinitas perawatan kulit yang baik mencakup 3 hal esensial yang disesuaikan dengan jenis kulit dan tujuan perawatan. Tidak perlu rumit, tidak perlu mahal."[5]
Yang jauh lebih penting adalah konsistensi. Menggunakan produk secara teratur setiap hari memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada rutinitas panjang yang hanya dilakukan sesekali. Kulit membutuhkan waktu untuk merespons bahan aktif, dan hasil biasanya baru terlihat setelah beberapa minggu penggunaan rutin.[5] Dalam rutinitas yang konsisten, kulit bisa menyesuaikan diri dengan bahan aktif dan memberikan perbaikan bertahap.
Mengganti produk terlalu sering juga merupakan kebiasaan yang menghambat hasil perawatan. Para ahli merekomendasikan untuk menggunakan satu rutinitas secara konsisten selama minimal 4-6 minggu sebelum menilai efektivitasnya. Kesabaran dan ketekunan adalah kunci utama dalam perjalanan perawatan kulit.[5]
10. Peran Pola Hidup Sehat dalam Mendukung Efektivitas Skincare
Perawatan kulit bukan hanya tentang produk yang diaplikasikan ke wajah. Gaya hidup sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap kondisi kulit dan efektivitas tata cara menggunakan skincare. Dr. Eduardo Ortiz pernah menyatakan, "Kulit adalah organ terbesar kita, dan ia berfungsi sebagai penghalang utama terhadap dunia luar. Merawat kulit menjaga fungsinya, melindungi dari kerusakan lingkungan, dan membantu mencegah kanker kulit."[5]
Kualitas tidur berpengaruh langsung terhadap kesehatan kulit. Saat tidur, kulit memasuki mode perbaikan dan regenerasi sel berlangsung lebih aktif. Kurang tidur secara konsisten bisa menyebabkan kulit kusam, munculnya kerutan, dan melemahnya pelindung kulit. Para ahli menganjurkan tidur selama 7-9 jam setiap malam untuk memberi waktu yang cukup bagi kulit untuk memperbaiki dan meremajakan diri.
Pola makan juga memegang peran penting. Mayo Clinic menekankan bahwa selain menggunakan produk skincare secara rutin, menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan mencukupi waktu istirahat sangat penting untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat.[6]
Stres yang tidak dikelola dengan baik juga bisa memicu berbagai masalah kulit seperti jerawat, eksim, dan kulit kusam. Mengelola stres melalui olahraga, meditasi, atau aktivitas menyenangkan lainnya secara tidak langsung mendukung kesehatan kulit dari dalam. Kombinasi antara perawatan luar dan gaya hidup sehat menghasilkan kulit yang benar-benar sehat, bukan hanya terlihat sehat di permukaan.
11. Tips Memilih Produk Skincare Sesuai Jenis Kulit
Langkah awal sebelum mempraktikkan tata cara menggunakan skincare adalah mengenali jenis kulit sendiri. Menggunakan produk yang tidak sesuai dengan tipe kulit bisa membuat masalah kulit semakin parah dan hasil perawatan tidak terlihat.
Menurut Alodokter, pemilihan dan penggunaan skincare yang tepat tidak hanya menjaga kesehatan kulit tetapi juga mencegah munculnya berbagai masalah kulit seperti jerawat, noda hitam, dan kulit kusam.[11]
Kulit berminyak: Pilih produk bertekstur ringan, berbasis air, dan berlabel oil-free atau noncomedogenic. Gel pembersih dan pelembap bertekstur gel lebih cocok dibandingkan krim tebal.[4]
Kulit kering: Utamakan produk yang mengandung hyaluronic acid, ceramide, atau shea butter. Pelembap krim dan pembersih creamy mampu menjaga kelembapan tanpa membuat kulit kering.[4]
Kulit sensitif: Hindari produk dengan pewangi atau bahan aktif agresif. Pilih formula lembut yang mengandung ceramide atau bahan menenangkan seperti aloe vera. Selalu lakukan patch test sebelum menggunakan produk baru.[2]
Kulit kombinasi: Fokus menggunakan produk pengontrol minyak di area T-zone (dahi, hidung, dagu) dan produk yang lebih melembapkan di area pipi yang cenderung kering.[9]
Kulit berjerawat: Pilih produk dengan kandungan asam salisilat, benzoil peroksida, atau niacinamide yang membantu mengatasi jerawat tanpa membuat kulit terlalu kering. Hindari produk komedogenik yang bisa memperparah sumbatan pori.[10]
Periksa label BPOM: Sebelum membeli produk skincare, pastikan produk tersebut sudah terdaftar di BPOM untuk menjamin keamanan dan kualitasnya. Produk tanpa izin edar bisa mengandung bahan berbahaya yang merusak kulit.
12. Pentingnya Patch Test Sebelum Mencoba Produk Baru
Satu langkah yang sering diabaikan dalam tata cara menggunakan skincare adalah melakukan patch test sebelum memakai produk baru secara menyeluruh. Patch test merupakan cara sederhana untuk mengetahui apakah kulit cocok dengan suatu produk sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah.
Menurut Healthline, sangat penting untuk melakukan patch test di area kecil pada kulit selama beberapa hari dan memantau reaksinya sebelum beralih ke produk baru.[1]
Oleskan sedikit produk di area belakang telinga atau rahang bawah: Area ini cukup representatif untuk menguji reaksi kulit tanpa menimbulkan masalah di wajah jika terjadi iritasi.
Tunggu selama 24-48 jam: Amati apakah muncul tanda-tanda iritasi seperti kemerahan, gatal, bengkak, atau sensasi terbakar selama periode tersebut.
Perkenalkan bahan aktif baru secara bertahap: Mulai dengan frekuensi beberapa kali seminggu selama beberapa minggu, lalu tingkatkan sesuai toleransi kulit.[5]
Jangan perkenalkan lebih dari satu produk baru sekaligus: Jika muncul reaksi, kamu tidak akan bisa menentukan produk mana yang menjadi penyebab iritasi tersebut.
Konsultasikan dengan dokter kulit jika perlu: Untuk masalah kulit yang persisten seperti jerawat parah, rosacea, atau hiperpigmentasi, obat resep mungkin diperlukan dan bimbingan profesional sangat dianjurkan.[5]
Baca juga: Tips Skincare Ala Artis Korea untuk Kulit Glowing
13. FAQ
Apa urutan dasar tata cara menggunakan skincare yang benar?
Urutan dasar skincare dimulai dari pembersih, toner, serum, pelembap, dan sunscreen di pagi hari. Prinsip utamanya adalah mengaplikasikan produk dari tekstur paling ringan ke paling berat agar setiap bahan aktif bisa meresap ke kulit secara optimal.[1]
Apakah tata cara menggunakan skincare pagi dan malam hari sama?
Tidak sama persis. Skincare pagi berfokus pada perlindungan dengan langkah terakhir berupa sunscreen, sedangkan skincare malam berfokus pada perbaikan kulit dengan tambahan langkah seperti double cleansing, eksfoliasi, dan perawatan intensif.[1]
Berapa lama hasil skincare mulai terlihat?
Hasil skincare umumnya mulai terasa dalam 2-4 minggu berupa kulit yang lebih lembap dan halus. Namun, manfaat yang lebih signifikan seperti perbaikan tekstur, pengurangan jerawat, atau penyamaran noda hitam membutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan penggunaan rutin.[9]
Apakah semua orang perlu menggunakan serum dalam rutinitas skincare?
Serum bersifat opsional namun sangat bermanfaat karena mengandung konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi dibandingkan pelembap biasa. Jika kamu memiliki masalah kulit spesifik seperti kerutan, jerawat, atau kulit kusam, serum bisa memberikan perawatan yang lebih terarah.[9]
Bagaimana tata cara menggunakan skincare untuk pemula yang belum pernah merawat wajah?
Pemula cukup memulai dengan tiga langkah dasar yaitu pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen. Setelah kulit terbiasa dengan rutinitas dasar ini, produk tambahan seperti toner dan serum bisa diperkenalkan secara bertahap satu per satu.[5]
Apakah pemilik kulit berminyak tetap perlu menggunakan pelembap?
Ya, pemilik kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap. Melewatkan pelembap justru bisa membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi atas kekurangan hidrasi. Pilihlah pelembap bertekstur ringan seperti gel yang berlabel noncomedogenic.[9]
Mengapa urutan pemakaian skincare sangat penting?
Urutan yang benar memastikan setiap produk bisa terserap dan bekerja secara maksimal. Jika urutan salah, produk yang lebih berat akan menghalangi penyerapan produk yang lebih ringan, sehingga bahan aktifnya tidak bisa menembus kulit dan hasilnya menjadi sia-sia.[3]
Daftar Referensi
- Healthline. Skin Care Routine: Morning vs. Night Steps. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/order-of-skin-care
- Cleveland Clinic. How To Order Your Skin Care Routine. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://health.clevelandclinic.org/proper-skin-care-product-order
- Dermstore. Does the Order You Apply Your Skincare Products Really Matter? Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.dermstore.com/blog/how-to/what-order-do-i-apply-my-skin-care-products/
- NBC News. This Is the Right Order to Apply All Your Skin Care Products, According to Derms. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.nbcnews.com/select/shopping/best-skin-care-routine-rcna105133
- Geisinger. How to Build a Skincare Routine for Beginners. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.geisinger.org/health-and-wellness/wellness-articles/2026/04/10/12/54/build-a-skincare-routine-beginners
- Mayo Clinic. Skin Care: 5 Tips for Healthy Skin. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/skin-care/art-20048237
- Camille Styles. To Pat or Not to Pat—Two Aestheticians Break Down the Best Way to Apply Every Skincare Product. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://camillestyles.com/style/best-way-to-apply-skincare/
- Robb Report. The Right Order for Your Skincare Routine, According to Dermatologists. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://robbreport.com/style/grooming/lists/best-skincare-routine-order-1237642265/
- Halodoc. Tahapan Basic Skincare dan Rekomendasi Produknya. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.halodoc.com/artikel/tahapan-basic-skincare-dan-rekomendasi-produknya
- Hello Sehat. Urutan Pemakaian Skincare yang Benar, Jangan Keliru! Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-kulit/urutan-pemakaian-skin-care/
- Alodokter. Inilah 6 Urutan Memakai Skincare yang Benar. Diakses pada 4 Mei 2026, dari https://www.alodokter.com/inilah-6-urutan-memakai-skincare-yang-benar
(kpl/fed)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8