INTERNASIONAL

[Review] 'THE AMAZING SPIDER-MAN 2: RISE OF ELECTRO'

Spider-Man di Titik Balik Kehidupannya
Jum'at, 02 Mei 2014 10:51  | 

Andrew Garfield


Spider-Man di Titik Balik Kehidupannya
dok. Sony Pictures




KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Columbia Pictures dan Marvel tampaknya tahu masih banyak hal (dan keuntungan) yang bisa didapat dari kisah Peter Parker si Manusia Laba-Laba. Setelah timbul konflik kreatif dan diakhiri dengan pemecatan Sam Raimi saat penggarapan naskah SPIDER-MAN 4, mereka memutuskan untuk melakukan reboot petualangan Spidey dengan Marc Webb duduk di kursi penyutradaraan.

Walau sempat diragukan, Marc yang angkat nama lewat salah satu romcom berpengaruh bertajuk (500) DAYS OF SUMMER, membantah dengung tersebut lewat keberhasilan THE AMAZING SPIDER-MAN yang tidak hanya bisa dilihat dari raihan finansial saja, tapi juga dari segi kritik.  Tak heran bila sekuelnya segera digarap, bahkan muncul gagasan kembangkan universe Spider-Man dengan skala massive. Dan semua itu terlihat dari ambisiusnya sekuel reboot ini.

Status baru sebagai Spider-Man membuat hidup Peter Parker (Andrew Garfield) tak lagi sama. Di usia yang begitu muda, dirinya mengemban misi sebagai pahlawan pemberantas segala bentuk kejahatan. Namun karena hal itu pula ia harus menjauhi kekasihnya seperti pesan terakhir ayah Gwen Stacy (Emma Stone), George, sebelum meninggal.

Di sisi lain ada Harry Osborn (Dane DeHaan), orang nomor satu  di Oscorp yang tak lain adalah sahabat kecil Peter. Kedekatan kembali keduanya menimbulkan permintaan aneh Harry yang menginginkan darah Spider-Man untuk kesembuhan penyakit mematikan yang diderita. Seolah belum cukup, kota juga terancam oleh kehadiran Electro (Jamie Foxx) dengan kekuatannya yang mampu menyerap listrik.

Electro, manusia dengan kekuatan listrik yang menjadi lawan berat SpiderMan di film kedua ini. Electro, manusia dengan kekuatan listrik yang menjadi lawan berat SpiderMan di film kedua ini.


Seperti yang sudah saya singgung di awal, sekuel ini dirancang dengan ambisius. Hal tersebut terlihat dari hilangnya karakter Mary Jane yang diplot pada Shailene Woodley, penulisan ulang naskah dan pilihan open ending yang mengarah pada kemunculan Sinsiter Six. Walau berimbas pada membengkaknya durasi (yang terkesan dipaksakan), namun Marc Webb dan tim-nya berhasil menggodok bangunan karakter dengan cukup matang sehingga tidak perlu berebutan porsi untuk ditampilkan.

Dan seperti yang diharapkan, THE AMAZING SPIDER-MAN 2: RISE OF ELECTRO akan memuaskan para fanboy karena seperti yang sudah disajikan predesesornya, sekuel ini masih setia pada komik alih-alih mengekor versi Sam Raimi yang lebih gelap dengan kelokan di sana-sini. Namun tentu kalian harus menerima salah satu konsekuensi kesetiaan tersebut dalam wujud berakhirnya kisah cinta Peter dan Gwen dengan begitu dramatis.

Mengingat pasangan di dunia nyata ini memiliki chemistry yang menjadi daya tarik tersendiri bagi filmnya, besar kemungkinan kalian tidak akan rela dengan pilihan klimaksnya. Hingga dihilangkannya porsi MJ yang saya asumsikan bakal muncul pada film keempat, menjadi sebuah hal yang layak dan memang pantas dilakukan.

Pemain lain pun juga berakting tak kalah apik seperti Dane DeHaan sebagai Harry Osborn/Green Goblin yang bengis, Jamie Foxx sebagai Max Dillon/Electro dengan music dubstep di setiap kemunculannya, Paul Giamatti sebagai Rhino, serta Felicity Jones sebagai Felicia yang dalam komiknya merupakan alter ego dari Black Cat.

Dane Dehaan memerankan Green Goblin dalam cerita. Dari teman menjadi lawan. Apakah yang menyebabkan ia demikian?Dane Dehaan memerankan Green Goblin dalam cerita. Dari teman menjadi lawan. Apakah yang menyebabkan ia demikian?

Kelebihan lain film ini adalah editing yang taktis andalkan gambar-gambar dari kamera 35mm yang dipilih secara sengaja, serta musik-musik di sepanjang film yang turut membangun emosi cerita.

Selepas itu, sebagai pembuka summer blockbuster, Marc Webb sukses memantik api persaingan yang cukup panas. Juga rasa penasaran pada film ketiga yang digosipkan bakal lebih dari apa yang kalian bayangkan.


FRESH NEWS!

Kisah Pria Brasil: Nyaris Mati Demi Tampil Seperti Boneka Hidup
Lokasi Indah Dalam Film Kartun Jepang Ini Ternyata Ada Sungguhan
Karma Itu Ada: Kisah Wanita Hamil Yang Diledakkan Kekasihnya
Siapakah Anggota 'THE AVENGERS' Yang Bakal Tewas?
Foto Syuting Perdana THE AVENGERS AGE OF ULTRON di Italia

 

 

 

 

(kpl/abs/dka)


Spider-Man (Andrew Garfield) makin mendapat banyak musuh saat ia semakin sering membantu polisi menumpas kejahatan.
27 Foto