Sinopsis Jujutsu Kaisen Episode 9, Kemunculan Nanami yang Cool & Misterius
Nanami jadi guru sekolah Jujutsu yang cool sekaligus misterius
Kapanlagi.com - Tidak sabar rasanya menantikan kelanjutan Jujutsu Kaisen, menyaksikan petualangan Yuji Itadori dan kawan-kawan Januari 2026 mendatang. Sambil menunggu, yuk kita nostalgia sejenak dengan salah satu episode paling berkesan di musim pertama.
Musim ketiga ini akan mengadaptasi arc yang sangat dinanti-nantikan, yaitu "Culling Game". Arc ini menjanjikan pertarungan yang lebih intens, drama yang mendalam, dan emosi yang kompleks, melanjutkan peristiwa setelah insiden Shibuya yang mengguncang dunia Jujutsu. Studio MAPPA kembali dipercaya untuk menggarap animasi musim ketiga ini, dengan Shota Goshozono sebagai sutradara.
Para penggemar tidak perlu menunggu terlalu lama lagi, karena Jujutsu Kaisen Season 3 dijadwalkan tayang perdana pada tanggal 8 Januari 2026. Musim ini akan dimulai dengan penayangan dua episode sekaligus dan akan tersedia secara eksklusif di Crunchyroll untuk penonton di luar Asia. Arc "Culling Game" akan mengikuti para penyihir Jujutsu yang memasuki permainan mematikan ini dengan tujuan utama melawan Kenjaku dan membebaskan Satoru Gojo dari Prison Realm.
Advertisement
1. Sinopsis Jujutsu Kaisen Season 1 Episode 9
Episode 9 dari Jujutsu Kaisen Season 1, yang berjudul "Small Fry and Reverse Retribution" membuka kisah dengan memperkenalkan Junpei Yoshino, seorang siswa SMA yang sering menjadi korban perundungan teman-temannya. Suatu hari, Junpei bolos sekolah untuk menonton film di bioskop, namun ia justru bertemu dengan para perundungnya di sana. Tak lama kemudian, Mahito, roh kutukan yang misterius, muncul dan membunuh para perundung tersebut dengan cara yang mengerikan, mengubah bentuk tubuh mereka. Junpei yang menyaksikan kejadian itu kemudian mengejar Mahito, terpesona oleh kekuatan yang baru saja ia saksikan.
Sementara itu, Yuji Itadori dan penyihir Jujutsu kelas 1, Kento Nanami, ditugaskan untuk menyelidiki kematian aneh di bioskop tersebut. Nanami, seorang mantan pekerja kantoran yang pragmatis, menunjukkan kepada Yuji sisa-sisa energi kutukan yang tertinggal di lokasi kejadian. Yuji, dengan cepat belajar untuk melihat sisa-sisa tersebut, yang mengarahkan mereka ke atap gedung. Nanami menjelaskan bahwa ia tidak terlalu menghormati Gojo karena sering melanggar aturan, namun ia mengakui keandalan Gojo.
Di atap, Yuji dan Nanami berhadapan dengan dua roh kutukan. Nanami menunjukkan teknik kutukannya yang disebut "Seven to Three" (Nanami Kento's Cursed Technique), yang memungkinkannya menciptakan titik lemah pada tubuh musuh dengan membagi target menjadi tujuh bagian dan menyerang pada rasio 7:3. Ia menjelaskan bahwa mengungkapkan teknik kutukan kepada lawan dapat meningkatkan efektivitasnya, sebuah konsep yang dikenal sebagai "Binding Vow". Dengan mudah, Nanami mengalahkan salah satu kutukan dengan pedangnya.
Yuji juga menunjukkan kemajuan dalam pelatihannya dengan menggunakan teknik barunya, "Divergent Fist". Teknik ini memanfaatkan jeda waktu dalam aliran energi kutukannya, memungkinkan satu pukulan fisik menghasilkan dua dampak energi kutukan. Yuji berhasil mengalahkan kutukan yang dihadapinya, membuat Nanami terkesan dan menyadari potensi besar yang dilihat Gojo dalam diri Yuji. Nanami mengakui bahwa Yuji lebih kuat dari manusia biasa dan potensinya masih belum tergali sepenuhnya.
Namun, pertarungan mereka mengambil giliran yang mengejutkan ketika Nanami menyadari bahwa musuh mereka bukanlah roh kutukan biasa. Mereka adalah manusia yang telah diubah bentuknya oleh teknik kutukan. Shoko Ieiri, dokter Jujutsu High, mengkonfirmasi hal ini setelah otopsi, menjelaskan bahwa para korban meninggal karena syok akibat mutasi, bukan karena serangan Yuji. Meskipun demikian, Yuji merasa sangat marah dan sedih atas nasib para korban, sebuah reaksi tulus yang mengejutkan Nanami.
Di sisi lain, Mahito membawa Junpei ke tempat persembunyiannya dan mulai mengajarinya tentang asal-usul roh kutukan. Mahito menjelaskan bahwa kutukan lahir dari ketakutan kolektif manusia, bahkan ketakutan terhadap bencana alam dapat memanifestasikan kutukan yang kuat. Nanami menyimpulkan bahwa sisa-sisa energi kutukan yang mereka temukan adalah jebakan yang sengaja ditinggalkan oleh musuh, menunjukkan bahwa mereka berhadapan dengan lawan yang sangat terampil dan berbahaya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Adegan yang Memorable dari Jujutsu Kaisen Episode 9
Transformasi Mengerikan di Bioskop: Adegan di mana Junpei menyaksikan teman-teman perundungnya mengalami transformasi wajah yang mengerikan dan meninggal di bioskop adalah momen yang sangat mengejutkan dan menjadi titik balik bagi karakternya. Pertemuan pertamanya dengan Mahito di gang setelah kejadian itu, di mana Junpei bertanya apakah ia bisa melakukan hal yang sama, menunjukkan awal dari keterlibatannya dengan dunia kutukan.
Debut Kento Nanami dan Divergent Fist Yuji: Perkenalan Kento Nanami sebagai penyihir Jujutsu kelas 1 yang tenang dan efisien sangat berkesan. Teknik "Seven to Three" miliknya yang presisi dan mematikan, dikombinasikan dengan debut "Divergent Fist" Yuji yang menunjukkan perkembangan kekuatannya, membuat adegan pertarungan di atap menjadi sangat dinamis dan menarik.
Kebenaran di Balik Kutukan yang Berubah: Momen ketika Nanami menyadari bahwa roh kutukan yang mereka lawan sebenarnya adalah manusia yang telah diubah, dan konfirmasi dari Shoko Ieiri, adalah adegan yang mengharukan dan menambah kedalaman emosional pada episode ini. Reaksi marah dan sedih Yuji atas nasib para korban menyoroti empati dan rasa keadilannya, yang menjadi inti dari karakternya.
(Di usia pernikahan 29 tahun, Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil.)
(kpl/dka)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
