Sarah Sechan - Uly, Bakal Kolaborasi Dalam 'Miss Kadaluwarsa'

Kapanlagi.com - Sarah Sechan (mantan VJ MTV) dan Uly Hardinansyah (presenter, pemain film NAGA BONAR JADI 2) akan tampil bersama dalam sebuah pementasan drama musikal bertajuk Miss Kadaluarsa garapan Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI) Production."Ceritanya seputar kaum perempuan urban masa kini yang pada masa tertentu akan dituntut untuk memenuhi berbagai nilai yang berlaku di masyarakat, misalnya menikah, memiliki keluarga bahagia, dan suami orang kaya," kata Sarah di Jakarta, Selasa (15/5).Dalam drama musikal yang dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta (24-27/5) ini, Sarah akan memerankan tokoh Shiva, seorang perempuan dengan harta melimpah, cantik, glamor, namun miskin kasih sayang orang tua. Sementara Uly akan memerankan tokoh Fauzi, seorang dokter ahli kandungan (Ginekolog) yang tampan, gaya cuek, dan menjadi pujaan banyak wanita. Bagi Uly, yang juga salah satu tim penulis naskah, memerankan tokoh Dokter Fauzi sangat sulit dan menjadi tantangan tersendiri."Saya beda banget dengan karakter Fauzi, susah banget. Apalagi bermain dalam drama musikal tingkat kesUlytannya lebih tinggi dibandingkan main film," ujarnya.Lain lagi yang diungkapkan Sarah, drama musikal ini merupakan pertama kali dilakoninya. Apalagi, selain berakting di atas panggung, dalam produksi ini Sarah harus bernyanyi."Susah sekali karena ini yang pertama, apalagi ada menyanyi juga padahal saya tidak bisa membaca nada," ujarnya jujur.Selain Sarah dan Uly, pementasan ke delapan garapan Eki Production ini juga diperkuat oleh Takako Leen (penari utama Eki Dance Company), Aida Nurmala (Film ARISAN), Ira Duaty (model, presenter), Netta Kesumah Dewi (penyanyi, pemain MENDADAK DANGDUT), dan Sita (penyanyi).Miss Kadaluwarsa disutradarai Rudy Rukmarata dan Nanang Hape, sedangkan koreografinya dipercayakan pada Rudi Wowor. Sementara penulisan naskahnya digarap oleh tim yang terdiri atas Aiko Senosoenoto, Alim Sudio, Uly, Helen Irawati, dan Yuliani Pranoto.Musik, yang juga memegang peranan penting dalam pementasan ini ditata oleh Oni Krisnerwinto. Perancang mode Samuel Wattimena didaulat menjadi penata artistik dan kostum.Sang sutradara, Rudy Rukmarata mengungkapkan persiapan drama musikal yang terinspirasi dari buku Seks and the Cookies (Inggrid Widjanarko) ini dilakukan selama lebih dari satu tahun. Dalam dua jam pertunjukan, katanya, akan disajikan perpaduan antara teater, tari, musik, dan lagu."Para pemain tidak saja dituntut bisa berakting, tapi juga menari dan menyanyi," katanya.Pertunjukan yang dibandrol Rp100.000 hingga Rp300.000 per tiket ini dijanjikan menghadirkan sajian yang menghibur, inspiratif, berbobot, namun tidak susah dicerna."Makanya harus nonton, sebab drama musikal ini sangat bagus mulai dari penggarapan tarinya, musik, dan juga jalan ceritanya sendiri," demikian Sarah berpromosi. 

(*/boo)

Rekomendasi
Trending