FILM INDONESIA

Terungkap! Misteri Lantai 7 Rusun Terbengkalai Selama 15 Tahun di Film 'PENGABDI SETAN 2: COMMUNION'

Kamis, 04 Agustus 2022 16:25

Pengabdi Setan 2 (Credit Foto:KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Kapanlagi.com - Film PENGABDI SETAN 2: COMMUNION sudah tayang di bioskop pada 4 Agustus 2022. Dalam trailer PENGABDI SETAN 2: COMMUNION, menampilkan lokasi yang berbeda dari film pertama. Jika film PENGABDI SETAN pertama berlokasi di sebuah rumah di pedesaan, sedangkan PENGABDI SETAN 2: COMMUNION berlokasi di rusun yang sudah terbengkalai selama 15 tahun.

Rusun itu bernama Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik) yang dibangun pada tahun 2007 dan terbengkalai sejak 2008. Rusunami memiliki 15 lantai berlokasi di daerah Bintara Jaya, perbatasan Bekasi dan Jakarta Timur.

1. Banyak Fakta Menarik

Banyak fakta menarik di syuting PENGABDI SETAN 2: COMMUNION. Sebelumnya, sutradara film PENGABDI SETAN 2: COMMUNION, Joko Anwar menyebut ada salah satu lantai yang tak boleh dimasuki oleh siapapun, termasuk para kru dan pemain PENGABDI SETAN 2: COMMUNION.

Lalu, apa sih yang terjadi sebenarnya di lantai 7 di Rusunami?

2. Ada Sesuatu di Lantai 7

"Lantai tujuh itu, jadi, pernah, mungkin orang enggak waras atau apa gitu, langsung lari, ibu-ibu, anaknya katanya diculik dan dibawa ke lantai tujuh," kata Slamet, koordinator keamanan Pasar Sumber Arta yang sudah bertugas sejak 2007 kepada Kapanlagi.com, Kamis (4/8/2022).

Menurutnya, bukan tidak boleh naik atau menggunakan lantai tujuh untuk lokasi syuting. Tetapi, ia takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Banyak Cerita Ketika Shooting

"Iya begitu (menghindari hal-hal yang tidak diinginkan). Cerita yang lagi pada syuting juga banyak ceritanya," katanya.

"Jadi, bukan enggak boleh, karena ada beberapa kejadian seperti itu, ya mitos-mitos ada di lantai tujuh " tambah Slamet.

4. Banyak Sekali Kejadian Aneh

Selamet mengatakan, banyak kejadian aneh yang pernah ia alami selama 15 tahun bertugas di area Rusunawi tersebut. Baik yang ia alami sendiri maupun dialami warga sekitar.

"Banyak, yang katanya ada yang uncang-uncang, orang lewat, nenek-nenek. Enggak tahu ya, kita enggak tahu orang cerita begitu. Itu saja yang saya alami begitu. Waktu syuting saja, ada suara aneh. Bahkan, yang syuting berapa orang, ada satu orang yang penampakan," katanya.

"Kalau saya sih belum pernah, tapi ya alami sedikit. Waktu saya jaga, saya pernah melihat orang lewat, saya kejar, ternyata enggak ada apa-apa. Jadi kayak panggul apa, karung gitu, kayak nyolong. Saya kejar pakai motor," tutup Slamet.

(kpl/far/dyn)

REKOMENDASI
TRENDING