FILM INTERNASIONAL

Dipecat Disney, Script James Gunn Bakal Tetap Dipakai di 'GUARDIANS OF THE GALAXY 3'

Rabu, 26 September 2018 13:07 Penulis: Tyssa Madelina

Courtesy of Disney/Marvel

Kapanlagi.com - Berhentinya James Gunn jadi sutradara franchise GUARDIANS OF THE GALAXY memang sempat menggemparkan publik. Akibat twit kontroversialnya, James harus menanggung resiko dipecat oleh Disney. Meski keputusan tersebut menuai protes keras dari para fans dan cast namun tampaknya James tak bisa berbuat banyak lagi.

Pasca dipecat, banyak yang menanyakan kelanjutan GUARDIANS OF THE GALAXY. Terlebih dengan posisi sutradara yang diganti, nuansa dan alur cerita bisa adi jauh berbeda. Namun tampaknya, kekecewaan fans akan sedikit terobati setelah Disney mengizinkan script milik James Gunn tetap digunakan di film terbaru.

Berita tersebut sudah dikonfirmasi kebenarannya dari saudara kandung James Gunn, Sean Gunn yang juga ikut berperan di GOTG sebagai Kraglin. Ketika ditemui oleh Tulsa World, Sean menceritakan nasib dan masa depan GOTG dengan sutradara barunya.

"Aku tahu Disney masih ingin membuat kelanjutan film tersebut dan mereka memiliki niat untuk memakai script dari saudaraku. Tentu saja, situasi tersebut terlihat tidak menguntungkan, terutama bagi James. Namun kita semua sudah menunggu terlalu lama untuk produksi film ini jadi ini kabar yang cukup baik," ujar Sean Gunn.

1. Situasi Sulit

Beruntung, James Gunn sudah menyelesaikan semua plot-nya sesaat sebelum kasus twit kontroversial muncul ke permukaan. Meski tak lagi duduk di bangku sutradara namun nyawa GOTG tak akan hilang begitu saja dengan script original dari James Gunn.

Kendati demikian, tentu ini bukan hal yang mudah bagi siapapun sutradara baru nantinya. Pasalnya, jika filmnya mendapat respon bagus maka belum tentu ia mendapatkan kredit dan apresiasi karena memakai script dari James Gunn. Namun jika film itu dinilai gagal, maka bisa jadi semua kesalahan akan dilimpahkan ke dia. Bagaimana menurutmu, KLovers?

2. Awal Pemecatan James Gunn

Permasalahan bermula saat sebuah media luar mengunggah cuitan lamanya di media sosial Twitter yang dipost tahun 2008 sampai 2009. Kala itu, James membuat lelucon tentang pedofil dan pemerkosaan. Selain itu, ia juga mengeluarkan kritik keras terhadap kebijakan Presiden Donald Trump.

Sejak twitnya jadi bahan pembicaraan publik, James Gunn buru-buru merilis statement permohonan maaf. Ia sama sekali tak menyangkal pernah menulis cuitan yang bernada menyinggung, bahkan ia menganggap hal itu sebagai bagian dari masa lalunya yang kelam. Seiring berjalannya waktu, James mengaku telah belajar dan memperbaiki dirinya saat ini.

"Aku tidak bisa bilang kalau sekarang aku jadi orang yang lebih baik. Tapi aku jauh berbeda dari diriku di masa lalu. Aku berusaha mengerjakan semua hal dengan cinta dan mengurangi kemarahanku. Hari-hari dimana aku mencari perhatian lewat sesuatu yang kontroversial sudah berakhir," ujar James Gunn, seperti dilansir melalui akun Twitter pribadinya (19/07/2018).


REKOMENDASI
TRENDING