FILM INTERNASIONAL

Hubungan Tony Stark dan Peter Parker, Mentor Sekaligus Figur Seorang Ayah

Rabu, 08 Mei 2019 20:01 Penulis: Dhimas Nugraha

Tony Stark (Robert Downey Jr) dan Spider-Man (Tom Holland) credit: screenrant.com

Kapanlagi.com - SPOILER ALERT! Konten ini mengandung spoiler film AVENGERS: ENDGAME. Jika kali belum nonton filmnya, resiko ditanggung sendiri.

Meski masih baru mengenal, hubungan Tony Stark (Robert Downey Jr) dan Peter Parker (Tom Holland) sudah terjalin erat. Peter yang yang selalu mengidolakan Tony akhirnya berkesempatan bertemu dan bertarung dengan Tony Stark bersama para Avengers.

Tony Stark menaruh harapan tinggi ke Peter Parker. Karena ia melihat potensi besar Peter sebagai Spider-Man dan pahlawan super. Tak hanya itu, Tony juga memberikan tanggung jawab kepada Peter kostum baru Spider-Man dengan teknologi tinggi untuk ia gunakan demi kebaikan.

Mereka berdua akhirnya bertemu dan bertarung bersama melawan Thanos. Pada film AVENGERS: INFINITY WAR Spider-Man termasuk salah satu superhero yang menjadi debu saat Thanos menjentikkan jarinya. Hal itu membuat Tony Stark merasa kehilangan dan ia merasa bersalah karena mengajak anak tersebut untuk berperang.

 

 

1. Pertemuan Pertama

Tak hanya di Civil War, ternyata pertemuan Sony Stark dan Peter Parker sudah berlangsung cukup lama. Peter Parker pertama kali bertemu dengan Tony Stark saat tengah berada di Stark Expo 2010.

Saat itu, Peter yang menggunakan helm Iron-Man akan ditembak oleh salah satu robot buatan Justin Hammer. Tak lama kemudian muncul Iron-Man yang menyelamatkannya. Sejak saat itulah, Tony Stark a.k.a Iron-Man menjadi idolanya.

2. Kenal Dekat

Setelah Iron-Man menyadari bahwa ada pahlawan lain di luar Avengers, ia segera menemui orang tersebut. Dan orang tersebut adalah Peter Parker. Peter pada masa sekolahnya dulu, ia pernah magang di Stark Enterprise sebagai orang IT.

Setelah mereka saling bertemu, Stark akhirnya memberikan kostum baru kepada Spider-Man dan mengajaknya pergi ke Berlin untuk menghentikan Captain America di Civil War. Sejak Saat itulah hubungan mereka menjadi semakin dekat.

 

3. Kekuatan Dan Tanggung Jawab

Selain itu, Tony Stark juga memberikan ia penjagaan khusus kepada Peter Parker. Ia meminta Happy asisten Tony untuk menjaga Peter dan membantu apa saja yang ia perlukan, namun sayang ternyata Happy tidak terlalu mendengarkan karena masih sibuk memindahkan barang-barang dari Stark Tower menuju markas baru Avengers.

Pada film SPIDER-MAN: HOMECOMING, ketika akan diperkenalkan sebagai anggota baru Avengers, Peter Parker pernah berkata kepada Tony Stark tentang memiliki kekuatan dan tanggung jawab yang besar.  Peter berkata "Ketika kau bisa melakukan apa yang kau bisa, namun tidak kau lakukan, dan kemudian hal buruk terjadi, semua itu terjadi karena dirimu,"

Mendengar perkataan Peter, Tony tampak terlihat kecewa. Bukan karena yang dia katakan salah namun, itu benar.  Dan Peter tidak jadi bergabung dengan Avengers.

 

4. Seperti Ayah dan Anak

Peter Parker sejak awal diasuh oleh sang Bibi May. Diceritakan juga bawah pamannya yang mengasuhnya juga meninggal. Sejak sang paman meninggal, Tony Stark akhirnya mampu menggantikan kehilangan tersebut.

Tony Stark sangat berpengaruh pada perjalanan pembentukan kepribadian Peter Parker. Seperti sebelumnya, Peter banyak belajar dari Tony. Peter melihat sosok Tony sebagai seorang ayah dan begitu sebaliknya. Tony melihat Peter layaknya anak sendiri yang butuh bimbingan.

5. Infinity War

Ketika Peter pertama kali bertemu Dr. Strange, Tony memberitahu Peter untuk menggunakan nama Palsu kepada orang yang baru mereka temui. Tak hanya itu, mereka berdua berdebat masalah pop culture dan selera musik yang berbeda. Hal ini seperti seorang ayah yang sedang memberi pelajaran anaknya.

Selain itu, Infinity War menjadi salah satu momen kehilangan besar bagi Avengers. Karena jentikkan Thanos banyak teman dan anggota Avengers menjadi debu. Tak terkecuali Spider-Man. Spider-Man menjadi debu tepat di tangan Tony Stark.

Ketika menjadi debu, Peter sempat merasakan ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Sempat memeluk Tony Stark akhirnya Peter harus menjadi debu dan membuat Tony merasa sangat bersalah dan kehilangan.

6. Endgame

Setelah Tony Stark ditemukan oleh Captain Marvel di ruang angkasa, akhirnya ia bisa kembali ke bumi dan bertemu dengan pujaan hatinya. Ketika diajak kembali oleh anggota Avengers yang tersisa untuk menyerang Thanos, Tony menolak. Kehilangan Peter Parker di depan matanya membuatnya tak ingin lagi untuk bertarung.

Lima tahun berselang, Tony dan Pepper akhirnya sudah memiliki seorang putri, Morgan Stark. Ketika Captain America datang meminta bantuan untuk menyempurnakan alat yang bisa membawanya ke masa lalu, Tony masih tetap menolak. Namun akhirnya ia bersedia kembali setelah diyakinkan oleh Pepper Potts, dan rasa bersalahnya yang ingin mengembalikan Peter Parker kembali hidup.

Pada saat perang melawan Thanos dan semua orang kembali hidup, Tony akhirnya mengorbankan dirinya demi menyelamatkan umat manusia dari kehancuran. Dengan menggunakan Infinity gauntlet ia membuat Thanos dan semua pasukannya menjadi debu. Namun sayang ia harus rela kehilangan nyawanya.

7. Kehilangan Tony Stark

Pada saat kematian Tony Stark, Peter Parker menghampiri Tony Stark yang tengah duduk lemas tak bertenaga sedang menunggu ajalnya. Peter berkata bahwa "Kita sudah menang, anda sudah menang Tuan Stark," sambil menangis.

Rasa sedih dan kehilangan Peter terus berlanjut di film SPIDER-MAN: FAR FROM HOME. Ia selalu memandangi gambar Iron-Man dengan wajah sedihnya. Ia merasa sangat kehilangan Tony Stark. Meski begitu, ia sepertinya ingin meneruskan perjuangan Tony Stark sebagai Iron-Man untuk melindungi bumi dari kejahatan.

(kpl/DIM)

Editor: Dhimas Nugraha


REKOMENDASI
TRENDING