SELEBRITI

'A MAN CALLED AHOK', Daniel Mananta: Bukan Soal Gue Jadi Ahok

Selasa, 06 November 2018 09:49 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Daniel Mananta © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Daniel Mananta semula dikenal sebagai seorang VJ. Tak lama karirnya mulai melebar hingga ia menjadi seorang host di ajang pencarian bakat di televisi. Kembali
berkembang ia memulai bisnis dengan mengusung kecintaannya pada Indonesia lewat sebuah brand pakaian bernama DAMN, I LOVE INDONESIA.

Karirnya terus menanjak. Hingga pada tahun ini ia mulai 'nyemplung' ke dunia akting. Ya, Daniel Mananta mencoba peruntungannya sebagai seorang aktor.

Tak tanggung-tanggung, pertama kali main film Daniel dipercaya sebagai tokoh utama. Ia ditunjuk untuk memerankan sosok fenomenal di dunia politik. Ia adalah Ahok.

Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dikenal sebagai sosok yang tak biasa. Berkecimpung di dunia politik, Ahok tegak berdiri melawan ketidakadilan yang terjadi di tanah kelahirannya, Belitung Timur, hingga ia melesat dan menjadi salah satu pemimpin di ibukota, Jakarta.

Perjalanan hidup dan karir Ahok hingga ia menjadi salah satu pemimpin di Jakarta tidaklah mudah. Hambatan demi hambatan ia alami. Namun ia tetap kuat dan membuktikan ketulusannya dalam mengabdi untuk negeri.

Diangkatlah kisah ini menjadi sebuah film layar lebar berjudul A MAN CALLED AHOK. Banyak yang berpendapat kalau film ini berkisah tentang Ahok. Namun tidak dengan
Daniel Mananta sang tokoh utama.

"Film ini bukan soal gue jadi Ahok. Film ini sebenarnya lebih ke Pak Kim Nam," celetuknya saat ditemui di acara press screening film A MAN CALLED AHOK, di XXI
Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/11/2018). Penasaran apa alasan Daniel Mananta mengeluarkan statement ini? Jangan lupa tonton film ini di bioskop dalam waktu dekat ya!

1. Support system

Bukan hanya punya pendapat yang lain daripada yang lin, Daniel Mananta juga mengeluarkan sebuah statement yang tak kalah menarik. Buatnya tim yang menggarap film ini sungguh bagus. Apa sih alasannya?

"Support system kita bagus banget. Tim di sini bangus banget. Gue sama Edward (Akbar) kan tidur bersama, dia bilang, 'Kita ini bukan lawan main, kita kawan main'. Itu terasa banget di proyek pertama gue ini. Dengan banyak minta masukan dari banyak cast gitu," ujar Daniel Mananta.

2. "Bukan hanya soal Ahok"

Berkesempatan menjadi pemeran utama, tentunya Daniel bukan hanya senang. Daniel mengaku tersentuh akan kisah yang coba disampaikan oleh film ini. Bukan hanya tentang Ahok, tapi juga tentang keluarga.

"Tadi adalah pertama kalinya saya nonton film A MAN CALLED AHOK. Jujur saya semakin yakin kalau film ini bukan hanya tentang Ahok tapi juga sosok Kim Nam, ayah Ahok. 
Drama yang diceritakan luar biasa sekali, menyentuh emosi. Ada saat di scene meja makan terus flashback, inget ayahnya itu saya beneran tahan nangis. Jadi memang Kita cuma pinjam cerita Pak Ahok dan kita jadikan ini film drama keluarga. Denny sumargo hebat banget!" sambung Daniel Mananta penuh semangat.


REKOMENDASI
TRENDING