SELEBRITI

Ardhito Pramono Tuangkan Keresahan, Penyesalan, dan Keindahan ke Dalam Album 'Wijayakusuma'

Rabu, 13 Juli 2022 22:06

Ardhito Pramono rilis album full perdana - Credit: Fikri Alfi Rosyadi © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Melalui label rekaman Askara Records, penyanyi Ardhito Pramono merilis album full perdana yang diberi nama Wijayakusuma. Album ini menjadi karya perdana Ardhito setelah menyelesaikan masa rehabilitasi. Tak cuma itu, album ini juga sebagai penanda kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi.

Ini merupakan album full pertama Ardhito Pramono di industri musik Indonesia. Sebelumnya, Ardhito Pramono sudah merilis beberapa mini album sepanjang karirnya di industri musik Indonesia. Mulai dari Ardhito Pramono (2017), Playlist, Vol. 2 (2017), A Latter To My 17 Year Old (2019), Craziest Thing Happened In My Backyard, dan Semar & Pasukan Monyet (2021).

"Wijayakusuma itu kan sebuah bunga yang sakti banget. Jadi bikin lagu ini sebenarnya ada bunga Wijayakusuma di situ. Terus gue ngobrol sama Oom Leo, terus datang ke studio. Terus Oom Leo ngasih tau, menceritakan Wijayakusuma itu seperti apa," kata Ardhito di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

"Jadi sangat menghidupkan kembali semangat yang sudah mati. Kisah-kisah tentang Wijayakusuma, pokoknya banyak banget yang bisa menghidupkan orang-orang yang patah semangat. Pokoknya sakti banget deh bunga itu," tambah Ardhito.

1. Ditulis Bersama Narpati Awangga

Album Wijayakusuma diproduseri oleh Gusti Irwan Wibowo dan ditulis bersama Narpati Awangga atau lebih dikenal Om Leo. Ardhito merasa bersyukur selama penggarapan album Wijayakusuma ini dibantu oleh teman-temannya yang masih memberikan dukungan terhadap dirinya.

"Alhamdulillah sih dikelilingi orang-orang yang baik, dikelilingi teman-teman yang luar biasa. Yang supportif banget. Akhirnya yang membuat perjalanan yang berliku dan berkerikil ini jadi kerasa penuh dengan harapan untuk melihat ke depan. Dan mengubah masa lalu menjadi Ardhito yang baru," katanya.

2. Momen Kebangkitan Setelah Lalui Berbagai Kejadian

Album Wijayakusuma ini menjadi kebangkitan dirinya setelah melewati berbagai kejadian, termasuk menjalani masa rehabilitas akibat narkotika. Ardhito menyebut, semua keresahan, penyesalan dan keindahan yang ia alami dituangkan ke dalam lagu di album baru tersebut.

"Wijayakusuma statemen banget buat gue, ya gue habis diterpa banyak kejadian, jadi kayanya statemen banget si Wijayakusuma ini. Album ini adalah keresahan, penyesalan, keindahan, dan hal-hal yang terjadi di beberapa tahun belakangan," kata Ardhito Pramono.

"Lewat album ini, sekiranya gue ingin melampiaskan dan memotret beberapa kejadian yang terjadi," tutup Ardhito Pramono.

(kpl/far/ums)


REKOMENDASI
TRENDING