Firasat Keluarga Dea Annisa Sebelum Rama Meninggal Dunia

Selasa, 16 Januari 2018 07:30 Penulis: Tyssa Madelina
Firasat Keluarga Dea Annisa Sebelum Rama Meninggal Dunia Dea Annisa © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Kabar duka tengah menyelimuti mantan artis cilik Dea Annisa atau yang biasa dipanggil Dea Imut. Kemarin, pada hari Senin (15/1) pukul 7 pagi sang kakak yang bernama Rama meninggal dunia karena serangan jantung. Sebelum meninggal, Dea yang akrab dengan sang kakak tersebut mengaku tidak mendapatkan firasat apapun, namun sang kakak sempat mengajaknya makan siang sesaat sebelum berpulang.

"Kemarin aku sama mama mau jenguk ke rumah sakit, Bang Reza (kakak kedua) tadinya nggak ngomong kalau Bang Rama dirawat, takut aku kepikiran. Selain itu Bang Ama udah baik-baik aja terakhir. Aku nggak ngira apa-apa, tadinya kita malah mau janjian makan siang. Aku abis syuting tadi masih nggak nyangka, kalau aku nggak ada firasat apa-apa," tutur Dea Annisa, saat ditemui di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur Senin (15/1/2018).

Berbeda dengan Dea, Reza sebagai kakak kedua justru mendapat firasat kuat sebelum adiknya tersebut berpulang. Tak seperti biasa, Rama yang sebelumnya cuek tiba-tiba saja kemarin memeluk Reza dengan erat. Bahkan menurut penuturan Reza, Rama sempat beberapa kali menanyakan tentang Dea.

Sebelum meninggal, kakak Dea Annisa sempat menanyakan perihal pemakaman. © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoSebelum meninggal, kakak Dea Annisa sempat menanyakan perihal pemakaman. © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Kemarin saya ke rumah sakit, sore itu tiba-tiba dia nanyain soal Dea tapi Dea lagi syuting. Pas aku datang dia juga meluk dari belakang sambil tiduran di pundak, dia nggak pernah melakukan itu. Mungkin itu salah satu firasat, ke papanya juga dipeluk. Abangnya Dea ini beda sama saya dan Dea, dia itu introvert, jadi begitu melakukan hal itu mungkin suatu firasat," jelas Reza menambahkan.

Selain itu, Reza pun menuturkan bahwa saat dirawat di rumah sakit, sang adik sempat menanyakan soal tanah pemakaman. Kala itu, Rama cukup kalut dan merasa takut apabila suatu saat ia meninggal dunia, sanak saudara tidak ada yang menjenguknya di pemakaman.

"Dia pernah tercetus pas masuk rumah sakit, tapi waktu itu saya denial aja 'Mungkin karena lagi sakit'. Dia bilang, 'Kalau aku nggak ada umur, aku mau dimakamin dimana? Kan aku pengen sering ditengokin'. Insyaallah ini nanti jadi satu sama neneknya, biar banyak yang doakan, banyak yang datang," pungkasnya.

(kpl/far/tmd)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING