Gading Marah-Marah Terkait Pemberitaan Media, Ini Kata Roy Marten

Jum'at, 30 Desember 2016 16:15 Penulis: Ahmat Effendi
Gading Marah-Marah Terkait Pemberitaan Media, Ini Kata Roy Marten Roy Marten ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Pasangan artis Gading Marten dan Gisella Anastasia ikut terjaring razia yang dilakukan BNN ketika tengah berada di Parc 19, Bistro Terrace. Setelah diharuskan menjalani tes urine seperti orang lainnya, keduanya akhirnya diperbolehkan pulang karena hasil tes negatif dari narkoba.

Meski demikian sempat muncul headline pemberitaan yang menunjukkan seolah Gading dan Gisel diamankan pihak berwajib. Gading pun sempat marah-marah di akun sosial media karena judul pemberitaan tersebut seolah merugikannya.

"Saya nggak tahu langkah apa yang mau Gading ambil karena kami belum bertemu. Tapi kalau menurut saya, media hoax ini kan sudah luar biasa sampai saya baca tadi pagi. Pak Jokowi juga marah dan berita-berita yang sangat tidak bertanggung jawab. Tapi ya itulah kemajuan media. Haha," ujar Roy Marten, ayah Gading di KOI Restaurant, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (30/12).

Postingan Gading yang marah-marah karena headline satu media. 姆nstagram.com/gadiiingPostingan Gading yang marah-marah karena headline satu media. 姆nstagram.com/gadiiing

Sebagai orang tua, Roy Marten langsung menelepon Gading begitu mendapatkan informasi tentang adanya razia di Parc 19. Selain itu terkait pemberitaan di media yang tak benar, Roy telah mendapatkan keterangan yang lebih jelas dari Gading.

"Oh, iya. Tadi saya komunikasi dan dia jelaskan," ujarnya.

Razia narkoba menurut Roy Marten juga hal yang baik untuk dilakukan. Selain itu karena anak-anaknya tak memakai narkoba, Roy pun tak merasa khawatir meski Gading dan Gisel sempat berada di tempat yang jadi sasaran razia.

"Jadi ketika ada berita itu saya juga tidak khawatir dan ketika saya cek ke Gading, dia bilang ya memang nggak ada. Jadi pas mereka minum-minum di situ, ada tes urine, ya sudah. Tapi bagus, hasil tes urinenya bagus. Kita mesti apresiasi petugas-petugasnya karena hal itu kan akan mengurangi pemakai narkoba," tandasnya.

(kpl/rhm/sjw)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING